Tujuh

1.3K 250 18
                                    

[ Ceritanya plotnya maju mundur ya, jadi ada scene - scene pas di masa depannya]

Song played : Yoona : When the wind blows (ada di media^)












6 tahun kemudian

Dua orang gadis dewasa sedang menikmati kopi expresso yang baru saja mereka pesan itu.

"Wah ga disangka ya... Diduluin sama Seulgi nih hehe" Sarah memberikan selamat kepada Seulgi atas pernikahannya satu bulan yang lalu

Pipi Seulgi seketika menjadi merah merona saat otaknya memutar kembali memori pernikahannya dengan laki - laki yang dulu satu sekolah bersamanya saat SMA dulu

"Duh, bukannya Sarah juga sama kan? Katanya bentar lagi mau lamaran?"

"Iya, lusa mau ketemu sama calonnya kok," Gadis berambut panjang itu menyesap kembali minumannya.

××××××××

Tiba - tiba ponsel Seulgi yang ada di atas meja berdering, "Angkat dulu ya, Sar"

Gue ngangguk ngebiarin Seulgi ngobrol sama orang di telpon sambil minum kopi gue yang mumpung masih anget.

Gak lama setelahnya, dia nge - lockscreen hpnya setelah percakapan selesai. "Sar maaf nih tiba - tiba, suami gue udah jemput di depan"

Yaah padahal baru ngobrol bentaran

"Eh, yaudah. Kasian dia disuruh nunggu terus hehe"

"Duluan ya, Sar. Jaga kesehatan! Lagi musim penyakit soalnya" Gue senyum hangat ke Seulgi pas dia pamitan ke gue

Lagi hujan di luar sana, tepat begitu Seulgi ngelangkah keluar ngelewatin pintu kafe

Cowok yang selama ini gue kenal sejak SMA itu langsung mayungin Seulgi

Gue tebak pas lagi mayungin, cowok itu pasti nanya - nanya apa Seulgi kehujanan karena dia mayunginnya ga bener, atau apa Seulgi udah makan siang, tentang seberapa sibuk Seulgi di kantornya hari ini. Sesuatu yang intinya ngebuat lo bakal merasa dipeduliin seseorang

Gue akhirnya cuman menghela nafas, ngeliat ke luar lewar jendela di sebelah gue, jendelanya berembun karena tetes - tetes air hujan.

Kenangan masa - masa SMA gue berputar kembali, menurut gue mungkin cinta sama suka itu emang bener - bener beda.

Mungkin kalau yang waktu itu cinta, saat ini dia ada di sebelah gue

Mungkin kalau yang waktu itu cinta, Orang tua gue bakal kaget anak sulungnya akhinya dilamar sama seorang cowo

Mungkin kalau yang waktu itu cinta, saat ini ada yang bakal selalu ngasih semangat tiap gue buka mata di pagi hari

Mungkin kalau yang waktu itu cinta, saat ini ada yang bakal ngomong "kamu udah ngerjain yang terbaik, tenang ... Ada aku" saat gue capek sepulang kerja

Dan intinya, mungkin kalau yang waktu itu cinta, gue ga akan ngerasa sekesepian ini ...

Ahhh karena daritadi langit yang terus menangis, apa sekarang giliran gue?

Stars in the sky
Bintang bertebaran di langit

I bameun naccseolji anha
Malam ini terasa tak asing

Neowa duri wassdeon got
Tempat kita berkumpul

Neowa gati issdeon gos
Tempat aku bersamamu

Neon gieoknani
Apakah kau ingat?

Oneulcheoreom barami bulmyeon
Di hari yang berangin seperti sekarang

Neowa geonildeon geu giri saenggakna
Aku rindu jalanan yang kita lalui

You are my star
Kau adalah bintangku

Naege gobaekhadeon nega
Kau mengakui perasaanmu padaku

Eodideun wajwossdeon nega
Kau datang padaku, dimanapun aku

Geuttaega geuriwo
Aku merindukan hari-hari itu

Kkumkkudeut jinabeorin
Bagai sebuah mimpi

Neowaui chueokmaneuro
Kenangan denganmu telah berlalu

Gin bameul bonaessdeon na
Aku menghabiskan malam seperti ini

Geuttaen mollasseo neoui maeumeul
Aku dulu tak tahu isi hatimu

Neon gieokhani
Apakah kau ingat?

Sojunghaessdeon uri cheot mannam
Pertemuan pertama kita yang berharga

Sujupge usdeon neoui geu moseubeul
Senyum malu-malu mu

Kkumkkudeut jinabeorin
Bagai sebuah mimpi

Neowaui chueokmaneuro
Kenangan denganmu telah berlalu

Gin bameul bonaessdeon na
Aku menghabiskan malam seperti ini

Geuttaen mollasseo sarangiran geol
Aku dulu tak tahu bahwa itu cinta

Dalbit arae neowa danduri
Di bawah sinar rembulan, bersamamu

Gyejeorui kkeut geugose seoseo
Berdiri di penghujung musim

Tto neoreul chueokhae
Aku mengenangnya lagi

Geuttaeui neol
Kau, saat dulu

Nega isseo cham gomawosseo
Aku sangat bersyukur untukmu

Neodo nal tteoollimyeon miso jieul su issge
Semoga kau juga bisa tersenyum saat memikirkanku

TBC

Ini cerita lu pada ngarti kagak si?:' takut gaje gue:' Guenya aja pusing pusing bikin ni cerita 😹

Backstreet +pcyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang