"Bahaya soo, bahaya!"
"Udah cepetan naik liftnya"
Sebenarnya taehyung cukup bingung
Karena saudara tirinya itu sangat berani melawan robot yang terlihat berbahaya itu
Dengan sebuah megaphone?
Tidak, taehyung salah itu bukanlah sebuah megaphone tetapi sebuah hacking gun yang mengirim sebuah sinyal pada robot itu
Taehyung ingin menaiki lift segera tetapi
Ya, dia harus melindungi saudaranya itu
"HIYAA"
Taehyung melempar robot itu dengan pot didekat lift
"JISOO AYO"
Taehyung menarik lengan jisoo dengan kasar dan segera menuju lift
"WOYYY TUNGGUIN GUE"
"JIMIN CEPETAN MASOKK"
akhirnya jimin pun ikut bergabung dengan mereka
"Jisoo, jimin...."
"Napa tae?"
"Kalian darimana ajaa? Kita udah terpisah lama"
"Entahlah waktu itu gue diculik entah sama siapa" ucap jisoo sambik menutupi mulutnya dengan syal
"syal dari taeyong masih elu pake"
"Iya"
Ting!
Pintu lift pun terbuka dan taehyung mendapati apartemen itu benar-benar terbakar
"AYO CEPET KELUARR" mereka pun keluar dari apartemen
Dan mereka saat ini di kota yang sangat asing bagi mereka
Semuanya berteknologi canggih
"Kita dimana?"
"Entahlah, ayo kita kesitu" ujar jisoo sambil menunjuk ke sebuah restoran cepat saji disebrang
"AYOOO"
Mereka pun berlari ke tempat itu
Belum saja sampai sebuah bom sudah saja diledakkan dari dalam restoran tersebut
"Test"
"Hah apa itu?"
"Saya hanya ingin mengucapkan welcome to this beautiful city enjoy!"
mereka bingung seperti nya suara itu berasal dari balai kota
"Shall we start now?"
Okay ini ceritanya bener-bener gue gantiJadi yang baca ini sebelum dipublish ulang gabisa spoiler
Yeyyy
KAMU SEDANG MEMBACA
dead city | 95 line
Mystery / ThrillerIn this beautiful cruel world, we can only ask "why we still alive?" [Highest rank #13 in m/t] × lowercase intended × non baku