Theme Song:Shawn Mendes-Imagination
Dirimu telah memasuki alam mimpiku.
Serasa kau adalah sebagian dari jiwaku..≈Timeless 1≈
Jam dinding di rumah Xiumin telah menunjukkan jam 21.00 malam.Xiumin meneguk segelas kopi yang masih hangat dan melanjutkan mengerjakan PR.
Sebenarnya,Xiumin masih tidak dapat tidur.Rencananya ia mau main game setelah mengerjakan PR tapi mana mungkin dia meribut saat kedua orangtuanya sedang tidur.Nanti kalau mamanya yang cerewet marah bagaimana?"Ah,sebaiknya aku sudahi saja PR ini.
Toh besok kan aku juga bisa nyontek PR Janny,"ujar Xiumin dengan malas dan segera membereskan peralatan belajarnya.Ia segera pergi ke wc untuk menggosok giginya dan loncat ke pulau bantal.
Lalu,ia tertidur pulasXiumin pun sudah memasuki alam mimpi.
Ia melihat seorang gadis yang mirip dengan Yoojung sedang tertawa bersama dengannya.Seketika Xiumin tersenyum dan tersontak kaget melihat Yoojung."Kau sangat cantik,"ujar Xiumin merayu Yoojung dalam mimpi.
Padahal nyatanya Xiumin tidak suka merayu cewek dan gak niat cari cewek.
Ketika melihat Yoojung memeluknya,
Xiumin pun terbangun dari mimpi."Suwer! Demi apa aku mimpi begini!", teriak Xiumin tersontak kaget.
Xiumin benar-benar tak bisa tidur kali ini, sepertinya ia bisa gila karena gadis itu.
Jam dinding menunjukkan pukul 00.00,
Xiumin merinding.Ia terus memikirkan cerita hantu yang dibacanya di perpustakaan. Karena kalau terbangun jam 12 malam berarti dibangunkan oleh setan."Emang Yoojung hantu ya?",tanya Xiumin linglung dalam hati.
Xiumin terus merutuki dirinya Paboya karena terus berpikiran aneh-aneh.
Ia gak tau harus berbuat apa,ia terpaksa tertidur lagi.Akhirnya ia masuk lagi ke mimpi baru,
Nilai ulangannya jelek.Tapi,untung saja saat itu sudah dibangunkan mama.≈Timeless 1≈

KAMU SEDANG MEMBACA
Timeless [Xiumin]
Fiksi PenggemarCinta yang dibatasi waktu... Apalagi ada masalah orang tua dan teman dibaliknya.. Tapi,Xiumin tak akan pernah menyerah untuk menjaga sahabatnya yang mungkin akan menjadi sahabat hidupnya.