4 # PDKT

44 4 7
                                    

"Tapi gue sama Rival!" Ucap Dinda.

"Plis Din, Gue mohon!" Ucapku.

"Yaudah, ayo!" Ucap Dinda.

"Ayo, Din. Tapi gue sama Noah juga!" Ucap Rival.

"Yuk!" Ucap Dinda.

Entah kemana Mira pergi dengan Bagas mungkin udah duluan kali ya.

"Hai, Vir!" Ucap Noah.

Serius? Ini Noah pegang tangan gue.

"Hai," ucapku.

"Eh, kalian pacaran ya?" Ucap Rival.

"Ih, ngga!" Ucapku.

Gue pun langsung melepas genggaman Noah.

Selesai Istirahat.
"Vir, maen kerumah gue yuk kalo bisa ajak aja Mira sama Bagas soalnya gue mau ngajak kalian pesta dirumah gue!!" Ucap Dinda.

"Boleh tuh, jam berapa datengnya?" Ucapku.

"Abis ashar sampe isya an gitu lah" Ucap Dinda.

"Oh oke oke" Ucapku.

Terlihat lah Mira sedang berpegangan tangan dengan Bagas dan menuju ke arahku.

"Mir, kata Dinda nanti maen kerumah dia. Dia mau ngajak pesta dari abis ashar sampe isya" Ucapku.

"Ayolah" Ucap Mira.

"Virda!" Ucap Noah.

"Apa?" Ucapku.

"Gakjadi deh bye!" Ucap Noah.

Ini seriusan? Noah bye ke gue! Ahhh!!

Dirumah Dinda.

"Vir, temenin gue masak samyang yuk sama gua mau masak makanan special buat kalian tapi lu bantuin ya!!" Ucap Dinda.

"Ayolah" Ucapku.
Di dapur.
"Vir masukin mie nya kedalem panci tunggu airnya mendidih. Sama tolong abis itu lu taro bumbunya di piring yang itu ya , bumbunya semua sama ditambahin sosis goreng tuh." Ucap Dinda.

"Okeh Dinda. Btw Din lu mau masak apaan yang special?" Ucapku.

"Gue mau buat Ayam Mozzarella!" Ucap Dinda.

"Mang Bisa?" Ucapku.

"Gampang itu mah, eh itu liatin dah si Mira ngapain diatas!" Ucap Dinda.

"Okeh" Ucapku.

Didalam kamar Dinda.

"Ya ampun, Mir. Lu main mobile legend? Yaudah dah lanjutin!" Ucapku.

"Iya hehe, bye!" Ucap Mira.

Saat gue kembali ke dapur.

"Udah jadi ayo keatas." Ucap Dinda sambil tersenyum.

"Hah? Udah? Cepet banget, lu duluan aja dah gua ambilin minum dulu disitu." Ucapku.

"Baiklah." Ucap Dinda.

Saat gue ke kamar Dinda.
"Ih masakannya enak banget!" Ucap Mira.

"Iyalah, siapa dulu yang masak!" Ucap Rival yang ingin merangkul Dinda.

"Heh!, jangan pegang - pegang!" Ucapku sambil menepis tangan Rival.

"Ayo makan!" Ucap Bagas.

Emang kalo soal makanan Bagas paling jago dah. Soal Masak Dinda Jagonya. Soal Nyanyi oh jelas gue. Soal Humoris jelas Noah. Soal Fashion jelas Mira dan soal Modus itulah dia si Rival.

Setelah selesai makan...

"Yaudah gue mau pulang ya!" Ucap Mira dan Bagas.

"Ekhmm" Ucap Dinda.

Setelah semua pulang tinggal gue sama Noah doang.

"Gue pulang dulu ya Din!" Ucap Noah.

"Ya" Ucap Dinda.

Sebelum pergi Noah sempat melihatku lama.

"Emm, Vir, pulang bareng gue aja yuk!" Ucap Noah.

"Gapapa emang?" Ucap Ku.

"Gapapa udah ayo naik!" Ucap Noah.

"Bye!" Ucap Dinda.

Si tengah perjalanan.

"Vir, hari sabtu jalan jalan yuk bareng mereka semua!" Ucap Noah.

"A..a..a..y...o.oo" Ucapku sambil tergugup.

"Lu kenapa Vir? " Ucap Noah.

"Gak gue gak kenapa napa, eh lu perhatiin gak sih si Rival sama Dinda kayak pacaran gitu ya?"Ucapku mengalihkan pembicaraan.

"Iya, oh iya besok gakjadi deh!" Ucap Noah.

"Noah, kalo misal....."Ucapku.

Bersambung.

Author Note:
Ingin tahu cerita selanjutnya? Comment! Jangan Lupa Vote juga!

-Ratu Azizzah

From Friend To LoversTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang