PUISI Part 2

31 2 0
                                    

2. Struktur Batin Puisi

~ Tema/makna (sense) ; media puisi adalah bahasa. Tataran bahasa adalah hubungan dengan makna, puisi harus memiliki makna ditipa kata, baris, bait, dan makna keseluruhan.

~ Rasa (feeling) yaitu sikap penyair mengenai pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. Pengungkapan tema dan raba erat kaitannya akan latar belakang sosial dan psikologis penyair, seperti latar pendidikan, agama, bentuk kelamin, kelas sosial, dan kedudukan dalam masyarakat, usia, pengalaman sosiologis, dan psikologis, serta pengetahuan. Kedalaman pengungkapan tema dan ketetapan dalam menyikapi suatu masalah tidak tergantung dari kemampuan penyair memilih kata-kata, rima, gaya bahasa, dan bentuk puisi saja, namun juga dari wawasan, pengetahuan, pengalaman, dan kepribadian yang berbentuk/terbentuk oleh latar belakang sosiologis dan psikologinya.

~ Nada (tone) adalah sikap penyair terdapat pembacanya. Nada berhubungan dengan tema dan rasa. Penyair dapat menyampaikan tema baik dengan nada yang menggurui, mendikte, bekerja sama dengan pembaca dalam pencerahan masalah, menyarankan masalah kepada pembaca dengan nada sombong, menganggap bodoh dan rendah pembaca, dll.

~ Amanat/tujuan maksud (intention) adalah pesan yang akan disampaikan penyair kepada pembaca yang terdapat dalam puisi tersebut.

☆ Jenis - Jenis Puisi

  Ada beragam tipe puisi yang berkembang sekarang ini. Puisi-puisi itu yakni :

1. Puisi Lama
  Puisi lama biasanya disebut sebagai puisi terikat. Puisi lama adalah puisi yang diciptakan pada saat sebelum pujangga baru terikat oleh ketentuan-ketentuan. Ketentuan yang disebut, yakni jumlah baris dalam bait, jumlah kata dalam baris, serta jumlah suku kata ataupun rima.
Ini merupakan beberapa contoh puisi lama :

¤ Pantun adalah satu diantara puisi lama. Pantun mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
~ Satu bait terbagi dalam keempat baris.
~ Baris pertama serta baris kedua adalah sampiran.
~ Satu baris terbagi dalam delapan - dua belas suku kata.
~ Bersajak a-b-a-b.
~ Baris ketiga serta baris keempat adalah isi.
  Pantun berdasar pada isi, dibedakan jadi :
~ Pantun anak muda, adalah satu diantara jenis pantun yang mengenai nasib dagang, persumpaan, perpisahan, asmara, jenaka, serta iba hati.
~ Pantun orang tua, adalah satu diantara jenis pantun yang berisikan nasihat, kebiasaan istiadat, serta agama.
~ Pantun anak, adalah pantun yang berisikan mengenai perasaan yang senang atau suka.

¤ Syair adalah jenis puisi lama yang datang dari daerah arab, ciri-ciri dari syair yakni seperti berikut ini :
~ Satu baris ada delapan sampai dua belas suku kata.
~ Satu bait terbagi dalam empat baris.
~ Bersajak a-a-a-a.
~ Baris pertama sampai baris keempat adalah isi.

¤ Karima atau pantun kilat, karima mempunyai ciri-ciri seperti berikut :
~ Baris pertama adalah sampiran.
~ Baris kedua adalah isi.
~ Ada dua baris dalam satu bait.
~ Sajak a-a.

¤ Gurindam adalah tipe puisi lama yang datang dari daerah Tamil atau India, ciri-ciri dari gurindam yakni :
~ Baris pertama adalah sampiran.
~ Baris kedua adalah isi.
~ Puisi ini berisikan mengenai nasihat.
~ Mempunyai sajak a-a.
~ Ada jalinan kausal pada baris satu serta baris dua.
~ Satu bait terbagi dalam dua baris.

2. Puisi Baru
  Puisi baru dikenal dengan puisi modern. Puisi ini nampak pada saat pujangga baru. Lalu dipopulerkan pada tahun 1945. Ketika itu Chairil Anwar sebagai pelopor puisi baru. Lahirnya di latar belakangi oleh semangat dalam mencari kebebasan untuk bicara. Kebebasan itu tak terikat pada pola-pola estetika yang kaku ataupun patokan-patokan yang membelenggu diri seorang penyair dalam bicara. Jenis-jenis puisi baru yakni :
~ Tersina yang terbagi dalam tiga baris dalam tiap-tiap satu bait.
~ Kuatren yang terbagi dalam empat baris tiap-tiap satu bait.
~ Kuin yang terbagi dalam lima baris tiap-tiap satu bait.
~ Distikan yang terbagi dalam dua baris untuk tiap-tiap satu bait, serta biasanya bersajak sama.
~ Soneta yang terbagi dalam sembilan baris untuk tiap-tiap satu bait.
~ Septima terbagi dalam tujuh baris dalam tiap-tiap satu bait.
~ Oktaf terbagi dalam atas delapan baris dalam tiap-tiap satu bait.
~ Sektet yang terbagi dalam enam baris dalam tiap-tiap satu bait.

3. Puisi Bebas
  Puisi bebas adalah tipe puisi yang tidak memperhatikan ketentuan-ketentuan yang ada pada puisi. Puisi bebas tak akan mengutamakan pada pemakalan kata yang indah serta tak ekisien, pengarang diijinkan untuk lebih ekspertif. Lewat cara memakai pilihan kata yang mempunyai arti. Puisi bebas tak mempunyai ketentuan dalam sajak yang didusun. Pengarang bebas memilih kata yang sesuai dengan kebutuhannya.

4. Puisi Kontemporer
  Puisi kontemporer adalah jenis puisi masa kini. Puisi ini mempunyai tujuan untuk mengemukakan kritikan, ide, atau sindiran dari penulis mengenai kehidupan yang ada di sekelilinggnya. Puisi kontemporer tak mempedulikan arti dari puisi.
  Puisi ini lebih mengutamakan pada batin yang dirasa oleh pengarangnya tentang satu persoalan. Puisi kontemporer dibedakan berdasar pada isi, yakni :
~ Satire adalah jenis puisi kontemporer yang melukiskan mengenai perbincangan sosial. Bentuk satire yakni sindiran serta kritikan.
~ Balada adalah jenis puisi kontemporer yang didapat dari merubah cerita jadi puisi.
~ Roman adalah jenis puisi kontemporer yang diisi mengenai luapan perasaan cinta pada kekasih.
~ Himme adalah jenis puisi kontemporer yang diisi mengenai pujian terhadap tuhan.
~ Elegi adalah jenis puisi kontemporer yang diisi mengenai rasa sedih atau ratapan hati seseorang.
~ Ode adalah jenis puisi kontemporer yang diisi mengenai pujian atau sanjungan pada seseorang.
~ Erigram adalah jenis puisi kontemporer yang diisi mengenai ajaran kehidupan, baik sosial, agama, ataupun sopan santun.

☆ Ciri Ciri Puisi

¤ Dalam penyusunan puisi, unsur-unsur bahasa harus teratur, diperindah, serta ditata sebaik-baiknya dengan memperhatikan irama serta bunyi.

¤ Bahasa yang dipakai berbentuk konotatif.

¤ Dalam puisi ada pemadatan dari seluruh unsur kemampuan bahasa.

¤ Puisi mengungkap pikiran serta perasaan penyair berdasar pada pengalaman serta berbentuk imajinatif.

PuisiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang