14 tahun kemudian
Daddy POV
Hari ini (y/n) akan menikah bersama Lucas
Lucas adalah anak yang baik, sopan, dan ramah pada semua orang
Saya percaya pada Lucas untuk menjaga (y/n)
Mereka sudah 4 tahun pacaran itu yang membuat saya percaya pada nya
"Daddy lagi memikirkan apa?" Tanya (y/n)
"Tidak ada sayang" Jawab ku
"Apa kau sudah siap?" Tanya ku
(Y/n) menjawab dengan anggukan dan tersenyum
Saat itu juga aku membawa (y/n) pada Lucas yang sedang menunggu (y/n) sambil tersenyum hangat dan yang dibalas senyuman hangat oleh (y/n)
Aku merasa waktu sangat lah cepat, dari saat (y/n) yang baru pertama kali bertemu dengan keluarga baru nya itu sekarang sudah besar
Yang tadinya milikku, sekarang akan menjadi milik seseorang
(Y/n) POV
Akhirnya pernikahan ku dengan Lucas sudah berakhir, semoga saja semua berjalan dengan baik
Kami akan tinggal serumah dan membangun keluarga kecil kami sendiri
"Aku mencintaimu (y/n)" Kata Lucas
Seketika detak jantung ku lebih kencang dari sebelumnya
Oohh tidak ini tidak baik untuk jantung ku 😳😳😳😳😳😳
Lucas POV
"Aku mencintaimu (y/n)" Kataku
Entah mengapa tiba-tiba aku mengatakan kalimat itu
Saat aku melihat reaksinya dia sangat lah lucu, pipinya merah dan yang pasti jantung nya berdetak kencang
Aku berharap kami dapat menjalankan hari-hari kami dengan bahagia
-The End-
Moga kalian suka kalo ada kesalahan mohon dimaafin
Kalo kalian tanya kenapa pendek banget??
Kalian harus tau kalo nih wattpad bermasalah
Masa mimin udah nulis 670-an lebih langsung ilang kan sedih mimin
Sebagai reader yang baik semoga kalian ngerti ya
Mungkin bakal buat cerita baru
Mimin pengen cepet namatin ini cerita biar bisa belajar lebih baik dalam membuat cerita jadi kalian tunggu aja
Tangan mimin lagi keram jadi kalo ada typo ato kalimat yg aneh mohon dimaafkan ya
👋Good bye👋
Love u all
❤❤❤❤❤❤❤❤
See you later
😘😘😘😘😘😘😘😘
KAMU SEDANG MEMBACA
MY BROTHER
Fiksi PenggemarHalo readers, Mimin baru pertama kali nih ngebuat cerita so semoga kalian dapat terhibur, ya. Love u???? (lebay deh) Jadi ceritanya tentang kamu para readers ku yang maminya udah meninggal terus pada saat kamu udah bisa dibilang besar, ayah kamu nik...
