Ada dinding pembatas yang tak kasat mata di ujung sana
Antara asa ku yang membara
Dan langkah ku yang kian resah
Kelam dan suram
Tak ada lagi benteng penenang
Hanya tersisa lara yang menggenang
Sukma ku pun terkekang
Tertahan oleh angin malam
Bisakah ku buat asa ku seimbang dengan langkah pedati?
Ah, aku ragu itu hanya ilusi
Dan jiwa ku pun sudah sendiri
Meratapi hari-hari ini
KAMU SEDANG MEMBACA
Segulung aksara
Poetry...Hanya beberapa prosa yang tak pernah terucap... //\\ #374 in sajak / 1 juli 2018 Cover by @lieby_ Hope you like it Copyright © 2017 by pizzalokaa
