A : Aku gabisa berkata kata aku hanyalah seorang cowok yang suka memainkan hati wanita aku bukan siapa siapa melainkan hanyakah sebuah sampah belaka
B : Jngn terlalu beranggpn seperti itu. Berikn hrpn kepda orng yg membuktikn nyata hrpn itu.
A : Aku memang bukan kebenaran aku ini hanya kesalahan kesalahan yang tak berguna yang harusnya tak ada dan lenyap bersama sebilah pengkhianatan
B : Tpi bnyk yg menghrpkn hti kmu Supaya bisa di stuin lgi dri pnghiantn jdi kepastian
A : Iyaa sayang aku bru sadar sekarang setelah apa yang membuat aku jadi orang yang hanya mengejar sesuatu yang sesungguhnya semu untuk dikejar namun indah untuk diharapkan
B : Kamu terlalu banyk berfikir kehancuran hati. Sampai kamu lupa ada orng yg berharap lebih untuk menyatuhkn hatimu. Tpi karna kamu terlalu mementingkn hati retak itu. Kmu smpai melukai htinya
A : Aku sekarang tak butuh siapa siapa aku hanyalah sebuah akhir dari patahan hati yang telah hancur tidak bisa disatukan dengan kata kata maupun putaran waktu. ini telah terjadi dan tak ada yang bisa dipungkiri selain patah hatii
B : Kmu akan selalu begitu. Jika tak ada satu wanita yg boleh mengobtinya. Jngn egois. Ada perasaan yg terluka
A : Jika ada orang yang bisa menyembuhkan mungkin definisinya salah bukan menyembuhkan semuanya namun hanya sesaat karena rasa sakit itu akan terus bertambah dan menggenang selamanya dipalung hati yang tertancap oleh sebuah alasan untuk bertahan
B : Kmu egois tersoal hati. Ada jawaban yg akan menyembuhknya. Buka hati itu untuk orng lain.
Rasa sakit yang perlahan membekas dan semakin dalam. Berkali. Terulang. Dan kembli lgi... itu sdh cukup. Hati sy bukan warung.. hati sy adalh berlian. Jika ia buka untuk pertama kali dari 2 thun yg lalu. Jika ia tersakiti dlm waktu singkt. Ia akn hilng . Lenyap. Dan mungkin butuh waktu lama menemukan berlian itu.
A : Aku tak kuat untuk membukanya karena ia tertancap sebuah nama.. Nama yang mungkin sudah asing bagiku saat ini menyisakan kenangan indah manis duka dan tawa dan semua itu tertutup dan terbalut oleh penyesalan dan pengkhianatan yang ada aku tak kuat mencabut tombak itu karena aku hanya bermodal sebuah harapan... Harapan agar aku bisa melupakannya tapi nyatanya tak bisa aku butuh modal yang sama untuk mencabut tombak ituu dan menggantinya dengan sebuah nama yang baruu
B : Kamu berharap. Bahkan kamu sendiri tidak bertekad. Kamu bukn menyiapkn. Tpi merelakan htimu trus tersakiti. Kita memang hrus mliht masalalu. Tpi tdk untuk memoersulit masa depan. Jdi biarlah harapn dan tekad bersatu. Biarin dia yg mnjdi modal kmu.Jangan. Ada saatnya orng yang terlalu banyak berlata bijak adalh orng yg pling lemh dalam menghadapinya. Percayalh. Di balik ceria seseorng. Ada banyk bebn di dlm hidupny yg hnya bisa ia pendm dan ia lupkn sjnak dngn kegilaan
A : 😥
B : 😊😊😊
