Typo bertebaran
---
Irene povHari ini adalah hari pertamaku masuk sekolah baruku di Seoul. Aku sebelumnya bersekolah di Busan tapi karena appaku di pindah tugaskan terpaksa kami pindah kesini. Aku merupakan murid kelas 11.
"Eomma... Appa mana? " tanyaku.
"Masih di kamar tadi udah sempat keluar tapi katanya ada berkas yang ketinggalan." ucap Eomma.
"Kamu langsung makan aja sambil tungguin appamu datang. " lanjut Eomma.
Aku pun langsung memakan roti bakar dan juga susu yang sudah di sediakan eomma. Tak lama kemudian appa datang sambil menenteng tas kantornya.
"Kamu udah selesai sarapan kan. Yaudah kita langsung berangkat aja." ucap Appa.
Aku pun langsung berpamitan sama eomma dan langsung keluar dari rumah karena appa sudah menungguku di mobil.
Author pov
Setelah sampai disekolah barunya Irene pun langsung berpamitan kepada appanya dan keluar dari mobil.
Saat Irene lagi berjalan di koridor sekolah, aku tidak sengaja menyenggol tangan yeoja disekolah itu. Melihat hal itu, Irene pun meruntuki kecerobohannya sambil menundukan kepalanya dan meminta maaf kepada yeoja tersebut.
"Ahh... Mianhae." ucap Irene.
"Nggak pa pa kok santai aja kali. Oh iya, kok gue nggak pernah liat lo di sekolah ini sih atau jangan jangan lo murid baru. " tebak yeoja tersebut.
"Iya,aku memang murid baru disini. " ucap Irene.
"Terus lo ngapain disini?? Kenapa nggak langsung ke ruang kepsek aja?? " tanya yeoja tersebut kebingungan.
"Aku nggak tau dimana ruang kepsek." ucap Irene.
"Astaga gue lupa... " ucap yeoja itu sambil menepuk dahinya.
"Lo kan murid baru disini pasti belum tau dimana ruang kepsek. Yaudah kalau gitu sini gue antarin lo..." lanjut yeoja itu.
"Ehh... Tunggu dulu." ucap Irene menghentikan langkah yeoja itu. Kemudian yeoja itupun membalikan badannya ke arah Irene dan menatapnya kebingungan.
"Kita belum kenalan." ucap Irene menjawab kebingungan cewek itu.
"Bae Irene imnida. " ucap Irene.
"Kang Seulgi imnida." ucap Seulgi
"Yaudah yuk kita ke ruangan kepsek sekarang. Keburu bel nih. " lanjut Seulgi.
Mereka pun akhirnya sampai di ruang kepsek dan setelah sampai disana Seulgi pun diminta untuk menujukan kelas Irene karena ternyata mereka sekelas.
"Wah gue nggak nyangka ternyata kita bakalan sekelas." ucap Seulgi antusias.
"aku juga. " ucap Irene tersenyum melihat Seulgi.
Saat sudah sampai di kelas, mereka pun langsung masuk dan ternyata wali kelas mereka sudah berada disana. Seulgi pun langsung duduk di tempatnya sedangkan Irene mengenalkan dirinya.
"Oke anak anak disini kita kedatangan murid baru dan bapak harap kalian bisa berteman baik dengannya. " ucap Leo selaku wali kelas. Sedangkan itu ada seorang lelaki yang memandang Irene sambil tersenyum.
"Pasti Songsaengnim . " seru seluruh murid di kelas itu.
"Silahkan perkenalan dirimu." ucap Leo.
"Annyeonghaseyo, Bae Irene imnida ." ucap Irene sambil membungkukan badannya.
"Ada yang mau di tanyakan pada Irene? " tanya Leo kepada seluruh murid di kelas itu. Seorang namja yang berada di depanpun mengangkat tangannya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Tak Harus Memiliki
FanfictionMenceritakan tentang seorang gadis bernama lengkap Bae Irene yang mencintai Suho teman sekelasnya dan begitu pun juga sebaliknya. Mereka sama sama tau perasaan masing masing tetapi status mereka masih sebatas teman hingga akhirnya sahabat Suho yaitu...