prolog

73 7 0
                                        

Hai , kalian pasti udah tau sedikit gambaran sikap gue melalui bacotan author pada part sebelumnya . Mana gue dikatain Mak lampir segala untung gue sabar. Oke next...

Ini adalah awal dari pertemanan kami , yah awal dimulainya TGS dibentuk . Awal dimulainya kami saling akrab dan bisa disebut saudara kandung . Awal berjumpanya kami dalam satu kelas yang sama .

Yah kalian pasti sudah tau tentang si Cath temen gue yang paling baik sedunia . Sebenarnya gue tuh dah kenal dia sejak gue masih jadi zigot makanya gue lebih akrab sama dia dibanding dengan personil TGS yang lain.
"Personil?Lo kira Nih blackpink "-author
"Udah diem bacot Lo"-allice

Awalnya kami adalah siswa biasa yang sok malu malu padahal malu maluin yang dipertemukan oleh takdir dalam satu kelas yang sama . Kelas yang penuh dengan sejarah kebersamaan kita dalam masa masa bahagia. Kelas XII IPA 1 adalah awal bertemunya 5 personil pelo dan otak gesrek.

Hari pertama gue masuk kelas ,eh malah gue duduk sebangku sama kaleng panci, gue Samarin aja namanya jadi inem . Pas hari hari berikutnya duduk bareng dia tuh gue udah gak tahan karena bacotan recehnya . Selain itu dia juga terlalu mencercai orang lain ,bilang jelek lah ,bau lah , emang situ gak ngaca ?apa perlu gue kasih kaca gue yang ada dirumah? Gak nyadar anyiggg---

Setelah seminggu berlalu , entah apa ini emang rejeki gue atau hanya belas kasihan dari wali kelas gue yang ngebebasin gue dari kandang beo itu . Yahh gue pindah pasangan cuuyy !!??.
"Pasangan pasangan , Lo aja jomblo karatan "-author
"Lo dari tadi ngoceh muluh, gue gunting tuh lidah tau rasa Lo" -allice

"Akhirnya gue bisa ganti posisi duduk . Horeeeeee"

Gue duduk dengan seorang yang berbadan agak gemuk , berkulit putih , blasteran Jerman -jejer Kauman - dan sedikit pendek yang namanya adalah ... Gue lupa lagi.
"Bego nih si Allice ,temen sendiri lupa "-author
"Bacot Lo"-allice

Namanya adalah Belva Christy Felly atau lebih dikenal dengan Belva . Gue kadang agak nyaman agak enggak ,yah dibawa santai aja mah namanya hidup . Lama kelamaan kita semakin akrab dan akhirnya kita berteman .

Sebelum gue berteman Ama Belva , gue udah berteman sama yang namanya Becca . Gue kenal Becca karena dia adalah tetangga dari Cath , yang dikenalkan ke gue sejak menginjak ke dunia SMA galaxy ini . Gue pun memperkenalkan Belva kepada dua sahabat gue yang agak gesrek nih.

Sedangkan Belva , ia mempunyai seorang teman yang bernama virgin . Siswa polos dengan sejuta pesona . Belva pun memperkenalkannya ke gue . Dan gue sih terima terima aja , dan nyaman nyaman aja toh dia orangnya baik makannya kami menyambutnya sebagai sahabat dengan tangan terbuka .

Hari hari udah kita lewati bersama , suka maupun duka kita tanggung bersama . Contoh yang pertama adalah saat virgin dibully habis habisan oleh inem and the Genk ,kita selaku sahabatnya malah ngebully balik tuh inem sampe sampe dia gak masuk seminggu . Contoh yang kedua adalah saat gue ngepost foto gue ,Belva dengan sepupunya eh malah dicercai abis abisan . Bukan gue yang dicercai malah Belva , gue juga bingung padahal gue yang ngepost eh kok malah Belva yang kena. Dan disitu gue selaku sahabatnya langsun aja turun tangan .

Pas dia lagi ngerumpi alehoy Bareng Genk nya ,gue langsung Jambak tuh rambut dan ngebawa dia di kelas sepupunya Belva yang bernama Erick . Yah tentunya malu tuh orang , apalagi yang ngeliat deretan adek kelas . Yaiyalah banyak adek kelas ,orang gue nyeret dia sampe ke kelas X IPS 5 . Erik itu adalah salah satu adek kelas gue ,gue kenal dia gara gara gue sering main ke rumahnya Belva ,yah pada akhirnya kita akrab.

Saat gue Jambak tuh rambut , si inem malah meringis kesakitan dan memohon ke gue
"All....aalliceee...awww sakit , gue mohon lepasin tangan Lo "

"Apa !?mohon !?Lo kira selama seminggu Lo ngebully habis habisan temen gue dengan seenak jidat terus Lo minta maaf dengan begitu mudah " bukannya malah simpati , gue malah tambah menarik kuat kuat rambutnya sampai ia benar benar meringis kesakitan
"Awwww...am...mmpunn" sejurus kemudian gue bisikin sesuatu di telinganya. Eeittss bukan dengan suara pelan tapi dengan suara melengking

"Lo bego apa pura pura bego sih!?gue udah bilang sama Lo waktu Lo ngebully virgin agar Lo gak semena mena sama sahabat sahabat gue . Bukan hanya sahabat sahabat gue , orang lain pun harus Lo hargai . Dan sekarang Lo mau nya apa hah !?"

"Gue udah nahan emosi gue selama seminggu belakangan ini yah, dan akhirnya emosi gue sampek ke puncak gara gara tadi Lo udah mempermaluin Belva dilapangan dan udah nampar dia.salah dia apa ke Lo !!? sekarang gue bakal tunjukkin ke Lo " jari telunjuk gue udah nunjukin ke arah Erick "nih tuh Erick , sepupunya Belva. Dia tuh gak ada hubungan selain sepupu BEGOO!? Dan Lo juga udah tau kan kalo gue yang ngepost fotonya , terus napa Lo malah nyalahin Belva . Dasar otak gesrek" gue pun mengambil nafas dengan sebanyak banyaknya , eh malah gak ada sahutan dari si inem . Ia malah nangis , gue bogem tau rasa Lo .

Sejurus kemudian datang anggota TGS yang lain dari arah pintu yang berhasil melewati semua kerumunan para adek kelas. Eh gue juga baru sadar juga kalo gue dikerumuni para tukang kepo .

"ALLLICEE" teriak Cath dengan nada cemas , gue yang mendengar itu langsung menoleh ke sumber suara .

"Nah tuh , minta maaf sekarang Lo ke Belva!?"titah gue yang hanya diangguki oleh inem sebagai tanda setuju .

Erick yang melihatnya hanya bisa diam mematung diempat tanpa berbicara. Sementara gue langsung aja tuh ngedorong si inem sampek tangannya nyentuh sepatu Belva .

"Aww...www" rengeknya

"Sekarang apa lagi .CEPET MINTA MAAF " sejurus kemudian gue langsung tendang tuh kakinya

"Udah udah Allice jangan kasar , gue udah maafin dia " sahut Belva

"Tunggu dulu bel . Eh Lo Tante bar bar , Lo udah denger kan gimana baiknya temen gue . Sebelum Lo minta maaf aja Lo udah dimaafin"

Ekspresi inem berubah seketika menjadi berbunga sambil menatap kearah Belva

"Eeiitsss tunggu dulu , gue selaku temennya gak Sudi ngelepasin Lo kalo Lo belum minta maaf sendiri ke Belva sambil sujud dihadapannya .NGERTII!!"

Ekspresinya yang tadinya berbunga berubah menjadi senyum kecut ala inem dkk.

"APAA?? GUE HARUS SUJUD DIKAKI DIA ? OGAH BANGET !?"

"Ngapa!? Lo gak mau !? Lo Bosen hidup apa gimana !? "

"Ooo....okee"
Inem langsung bersujud dibawah kaki Belva dan kemudian mengatakan bahwa ia sangat menyesal. Tapi raut wajah yang ia tunjukkan bukannya penyesalan malah tersenyum licik kearah gue.

"Belva gue minta maaf ke Lo , gue ngaku gue salah. Lo mau maafin gue kan ?"

"Okee gue maafin Lo "

"Ehh tunggu dulu kalian semua . Kalo ada satu orang diantara kalian yang sampe bilang ke BK tentang masalah ini ,gue pastiin hidup kalian gak bakal tenang selama sekolah disini terutama Lo inem " tunjuk gue kearah inem

"Eh nama gue Claudia bukan inem "

"Terus ngapa Lo mau protes!? Oohh Lo berani yah ke gue. Sekarang Lo pergi dari hadapan gue sebelum gue bener bener buat hidup Lo hancur "

Inem langsung pergi meninggalkan kelas X IPS 5 ini. Sejurus kemudian anak anak TGS langsung memeluk gue dengan erat layaknya Teletubbies. Gue pun tak mau kalah dengan memeluk erat mereka semua dan satu persatu fans laknat gue pergi meninggalkan kelas ini.












Friends Or LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang