Lisa pun di bawa ke UKS oleh ferel namun Robi dan Amelie sudah masuk ke kelas karna 5 menit lagi bel masuk
"Sini kaki lo gue obatin" tawar ferel sambil mengambil kapas dan betadine untuk mengobati luka yang ada di lutut Lisa,lisa pun hanya diam tak menjawab ia masih merasa sakit di kaki karna jatuh dan pipi akibat tamparan mina
"Lu tahan ya" ferel pun mengoleskan betadine ke kapas dan mengaplikasikannya ke kaki Lisa
"Sssshhhh awww sakit" Lisa pun meringis kesakitan
"Tahan dikit elah"
"Sssshhhh"
"Dah" setelah selesai memakaikan plester ke lutut Lisa ia menatap Lisa begitu tajam
"L-lo kenapa?" Tanya Lisa begitu gugup saat di tatap seperti itu
"Gua yang harusnya nanya ke lo,lo kenapa bisa ber urusan sama si mina sih?" Pertanyaan ferel membuat lisa bingung
"Lah mana gue tau,tiba tiba dia nyelangkat gue"
"Gak mungkin pasti lo ada masalah kan sama dia?"
"Sumpah gak ada" Lisa pun mengankat kedua tangannya dan ke tiga jarinya tertutup dan membentuk angka 2
"Dah lah udah bel,lain kali jangan ber urusan sama dia" ferel pun pergi meninggalkan Lisa
***
Setelah pulang sekolah lisa memutuskan untuk masuk ke ruang musik dan mengambil gitar
"Lagu apaan ya?"
"Oh iya ini aja"
Aku tak mengerti apa yang ku rasa
Rindu yang tak pernah begitu hebatnya
Aku mencintaimu lebih dari yang kau tau
Meski kau taakan pernah tau.....
Baru ku sadari
Cintaku bertepuk sebelah tangan
Kau buat remuk sluruh hatiku
-pupus
hanin dhiya
Prok prok prok prok
Suara tepuk tangan dari dekat pintu membuat Lisa menoleh cepat
"Hebat juga lo lis maen gitar" Robi menghampiri Lisa yang tengah menduduki bangku kecil sambil memangku gitarnya
"Eh elo rob bikin gue kaget aja lo"
"Iye tadi gua lewat sini terus gua denger ada yang maen gitar ya udah gua liat aja ternyata lo"
"Eh iya gua lagi nugguin Amelie piket"
"Oh,ya udah gue duluan ya"
"Okay" Robi pun pergi meninggalkan Lisa
"Lisa" tak lama Robi pergi Amelie pun datang
"Eh iya"
"Gua cariin lu kemana-kemana"
"Eh Iy maap ya"
"Iye dah ga papa ya udah gc dah mau ujan"
Lisa dan Amelie pun pulang naik motor scoopy putih nya,rumah Amelie dan Lisa tidak jauh satu komplek namun beda blok Lisa blok c Amelie blok e
"Makasih ya mel,lo mau masuk dulu kaga?" Lisa pun turun dari motor dan menawarkan Amelie untuk berkunjung sejenak
"Gk lah gua balik ae ya,bye Sa"
"Ah iya bye" Amelie pun pergi dan Lisa pun masuk ke dalam rumahnya
***
Brak....
Ferel membanting HP nya ke dekat meja karna mina yang terus terusan mengirim pesan lewat line
_______________________________
Mina
Rel
Ferel
Lagi apa?
Udah makan Belom?
Jangan cape-cape ya
Aku sayang kamu rel❤️❤️❤️
Ferelll
Sayang
_______________________________
"Arghhhh,tuh orang mau apa sih bacot sumpah!" Ferel pun memutuskan untuk mengnonaktifkan hp nya
Ferel pun memutuskan untuk mandi.
Setelah mandi ferel pun mengaktifkan hp nya lagi dan banyak sekali notif dari line mina dan 2 pesan dari tak di kenal
"Sapa ni?" Ferel pun membuka pesan tersebut
_______________________________
Lisa
Hai rel
Ini gue Lisa
Add id gua ya
Iye
_______________________________
Ferel pun melihat foto profil Lisa,ia melihat foto lisa sedang tersenyum,rambut terikat menggumpal,tangan memegang pipi,dan mata yang tertutup di lengkapi background kolam renang dengan nuansa matahari Sunset membuat ia begitu sempurna di mata ferel
"Kalo di liat liat lo imut juga ya" gumam ferel
***
"Pagi ferel!" Sambutan mina untuk ferel yang baru saja sampai di sekolah
"Pagi" jawab ferel datar
"Ish kamu mah Jutek banget si" mina pun memegang tangan ferel manja
"Ish lepasin tangan gue,apaan sih"
Ferel pun menarik tangannya dari lingkaran tangan mina
"Ish kamu kenapa si?"
"Gak usah lebay lo jing" ferel pun pergi meninggalkan mina
"Arghhhhhh,gue benci Lisa!!!!" Mina pun kesal sambil menghentakan kakinya,ia pun menyalahkan Lisa atas perubahan sikap ferel terhadapnya
_Next
KAMU SEDANG MEMBACA
Ferelisa
Teen FictionBagi Lisa pacaran itu hal yang biasa,setiap laki-laki yang menyatakan cintanya pada Lisa pasti di terima,sampai akhirnya bertemu seorang lelaki yang membuat Lisa tersadar bahwa cinta tidak bisa di permainkan. Up setiap hari Jumat and sabtu👌🏻
