2

5.9K 117 20
                                    

"YAK!PARK SOWON! BANGUN ATAU AKAN KU TINGGALKAN!!!"

Selalu, setiap pagi, dirumah Park itu ribut. Hanya karna,sang adik tidak bangun ketika dibangunkan oleh kakanya.

"Ya sowon!! Baiklah, aku akan bertindak sekarang" -pjm

"Aahhhhh Aniii!! Baiklah aku bangun kaka_-" -psw

"Baiklah,cepat mandi dan sarapan. Kau tidak lihat jam di madingmu? Kau sudah terlambat adikku" -pjm

Sowon Prov.

Ya,dasar Jimin sialan. Mengapa dia membangunkanku jam 6?? Kan aku bisa telat.

Aku segera mandi dan pakai baju. Setelah selesai aku turun ke lantai dasar untuk sarapan bersama kakaku. Ohya, Appa dan Eommaku mereka sedang ada di London untuk mengurusi bisnis mereka yg disana, jadi aku hanya tinggal berdua dengan kakaku di rumah seperti istana ini.

"Hhmmmmmm, sepertinya lezat"

"Sudah makan saja."
"Habiskan juga susumu dan kita akan berangkat"

"Baiklah"

Jimin Prov.

Setelah sarapan, aku langsung mengantarkan adikku ke sekolahnya. Setelah itu aku pergi ke kampus.

Selama perjalanan, aku melihat² jalanan Busan yg padat ini.

'Sudah lama aku tidak memangsa, apa aku mencari korban saja? Rasanya sangat gatal tanganku ini tidak memegang pisau lagi'-j.park

Selagi aku melihat² jalanan, Hpku berbunyi. Ada pesan.

Swn.prk : Kaka, hari ini kau tidak usah jemput aku ya, aku akan kerjakelompok dulu dirumah temanku. Aku tidak akan pulang larut, aku juga satu kelompok dengan jungkook dan taehyung, dan aku mengerjakannya di rumah yerin.

J.park : Ah,baiklah. Jaga dirimu adik. Jangan lupa makan,kalau kau ingin pulang kau bisa telfon kakamu yg tampan ini,arraseo?

Swn.prk : Hm,Arra. Baiklah terimakasih kaka, nanti aku kabari kaka lagi,bye. Saranghae♥

J.park : Nado saranghae♥
read.

Baiklah,aku telat sekarang. Aku harus bergegas sebelum dosen menyebalkan itu menghukumku lagi seperti kejadian sebulan yg lalu hanya karna aku telat masuk kelasnya 2menit. Dasar dosen menyebalkan, akan ku beli kampus ini dan akan ku keluarkan dirimu.

Hhffttt..

Author Prov.

Setelah sampai di kampus, Jimin langsung masuk ke kelasnya. Hah,untung dosennya itu belum masuk. Daripada bosan disini, jimin memutuskan untuk ke kantin,karna dia lapar. Sesampainya di kantin jimin langsung memesan nasi goreng dan teh manis. Jimin makan dengan lahap, padahal tadi dia sudah sarapan. Dasar tukang makan.

Kriiinggg~
Kriiinggg~

Bel masuk berbunyi dan jimin berlari ke kelasnya saat melihat dosennya sedang berjalan menuju kelasnya.

>>>>Skip<<<<

Sekarang Jimin sedang menyetir mengelilingi Busan. Dia melihat kekanan dan kiri hanya untuk mencari korban.

Ingat,Seorang jimin akan beraksi.

Jimin Prov.

Setelah 1jam aku mengelilingi Busan untuk mencari korban, Mataku menangkap sebuah objek. Ya,tepat! Dia korbanku.
Seorang perempuan dengan setelan dressnya,nampak sempurna.

Aku menepikan mobilku dihadapan gadis itu dan aku membuka kaca mobilku.

Aku mengamatinya dari atas sampai bawah,sempurna. Mata yg bulat,hidung mancung dan bibir yg mungil. Hanya mengangkat gairah seorang lelaki saja.

"Ah,apakah aku jadikan dia mangsa? Namun sayang sekali,dia terlalu sempurna"-pjm

" Hai"

"A..aahh, H..hhaaii"

"Boleh aku duduk disini?"

"Ahh,tentu saja boleh. Lagipula aku hanya sendiri dan sedang menunggu bus"

"Eoh begitu. Boleh ku tau siapa namamu??"

"E..emm.. Boleh, namaku Kim Yeri. Siapa namamu?"

"Ah,yeri-ssi. Aku Park Jimin,kau boleh memanggilku Jimin" Jawab jimin sambil berjabat tangan dengan Yeri.

"Emmm,nampaknya hari semakin sore,akan ku antar kau pulang"

"Eh? Ahh,tidak usah,hanya merepotkan saja. Aku akan menunggu bus saja"

"Tidak,seorang gadis sepertimu tidak baik jika naik bus menjelang malam begini. Akan ku antar saja. Ayo naik"

"Eoh,baiklah"

>>>>Dimobil Jimin<<<<

Hening.

Aish,apa dia bisu? Mengapa dia tidak berbicara sepatah katapun padaku?

"Yeri-ssi, dimana letak rumahmu?"

"Ahh di ************"

"Emm baiklah, sepertinya sebentar lagi sampai"

"Betul,tepat didepan sana kau belok kanan dan menemukan rumah berwarna biru,kau turunkan aku disitu. Itu rumahku"

"Eoh,baiklah"

Aku hanya mengikuti instruksi gadis ini. Baiklah, aku gagal memangsa. Hfftt..

"Baiklah Yeri, kita sampai"

"Iya,Terimakasih Jimin"

"Sama-sama"

Saat yeri ingin membuka pintu, aku berniat meminta Id line nya.

"Emm yeri?"

"Ya?adaapa jimin?"

"Emm,bolehkah aku meminta Id line mu?"

"Ah kukira ada apa. Boleh saja. Yr.km , Oke?"

"Ah, baiklah. Aku pulang dulu,sampai nanti"

"Baiklah"

Setelah berpamitan,jimin bergegas menuju rumah.
Ditengah jalan ada telfon masuk, dari adiknya tercinta.

Swn.park call...

"Yeobseyo?"

"Ah ya,kaka tolong jemput aku di rumah yerin ya,aku tunggu"

" Baiklah adik"

Tutt..

Setelah menerima telfon,jimin memutar balikka mobilnya menuju rumah yerin,teman sowon. Tak jauh, hanya beberapa Km saja.









-TBC

------------------------------------------------------

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 06, 2019 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

PSYCHOPATH:PJMTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang