AUTHOR POV
Hari yang indah dikota Seoul,seorang gadis sedang duduk dibawah pohon sambil mendengarkan musik kesukaannya.Angin yang sepoi-sepoi menerbangkan ujung helai rambut dari gadis itu.Gadis itu memiliki paras cantik seperti bidadari,memiliki hidung mancung,bibir yang sempurna dan bulu mata yang lentik, juga rambut panjang berwarna merah maroon yang tergerai dengan indah.
Tak terasa hari sudah mulai gelap dan dia masih belum tersadar dari keasikan mendengarakan musik,sampai seseorang mengagetkannya.
"YAKKKKK...... kau belum pulang".Ujar seorang temannya.
Karna rasa dikejutkan dia segera melepas headshet dan berbalik.
"hmm..." dia hanya berguman tanpa menjawab karna dia tau kalo yg mengagetkannya adalah jenny teman ceweknya yang paling cerewet.
"Lah kok cuma hmm dong ayolah sekali ngomong gitu".ketus jenny.
Gadis itu hanya memutar bola matanya jengah lalu tersenyum.
"Buat apa lo kemari".ujar gadis itu.
"hehehe..."jenny menyengir dan berkata "lo nggak pulang ini udah mau malem lho.."
Gadis itu pun baru menyadari klo udah malam.
"Ini mau pulang ehh ternyata nenek rempong datang".ucap gadis itu sambil menatap jenny dengan tatapan kesal.
"Apaaaa...... lo bilang gue nenek rempong,yahh ampun roseeeee mata lo dimana masa cewek secantik gue dibilang nenek-nenek,rempong lagi".marah jenny sama rose.
Rose langsung menyambar tas ranselnya dan langsung kabur secepat flash dari amukan jenny.
"Heyyyy... Rosee jangan coba-coba lari lo tunggu gue".ancam jenny kemudian lari mengikuti rose.
Beberapa menit kemudian....
"Lho rose kok lo berhenti sih".guman jenny.
"Itu coba lo liat,itu bukannya anak sekolah kita yha".tunjuk rose.
Jenny memutuskan untuk melihat apa yang dikatakan rose dan ternyata itu memang anak sekolah mereka.
"Ehh rose lo mau ngapain ke situ".jenny kaget melihat rose maju dan seperti mengendap-endap.
"Ayo gue penasaran jadi apa salahnya kalo liat bentar doang".rose kembali melangkah dengan perlahan agar tidak menimbulkan kebisingan.
Mereka berdua mengendap-endap seperti seorang pencuri ke arah Gudang kosong dan akhirnya mereka melihat apa yang dilakukan segerombolan anak sekolah yang tadi sempat mereka lihat.
"Jenny ayo..cepat nanti kita tidak bisa melihat apa yang mereka lakukan didalam gudang kosong itu".rose menarik jenny dengan cepat menuju gudang tersebut.
Akhirnya mereka(rose dan jenny)sampai didalam gudang itu dan mereka sembunyi dibalik tumpukan gentong-gentong besar.
"Ehh... rose lo liat itukan cowok yang disekolah kita".jenny bertanya pada rose.
"Yang mana".rose bertanya kembali pada jenny.
"yaa.. ampun rose itu yang pake baju kaos dan celana jeans hitam terus ada dia juga peke kalung yang warnanya rada keemasaan gitu".jenny mulai gemas dengan rose.
"ohhh... yang itu,mana gue tau emangnya gue pikirin.gue cuma mau lihat apa yang mereka lakuin disini bukan kenal orangnya".rose mulai bosan dengan jenny.
Akhirnya mereka melanjutkan kegiataan mereka untuk melihat segerombolan anak sekolah tersebut.
Setelah beberapa lama jenny mulai bosan dan mengajak rose untuk pulang.
"Rose ayo kita pulang yuk..".bujuk jenny pada rose yang lagi asik melihat mereka yang berada tak jauh darinya.
"Ahh.. jenny cuma bentar kok,dikit lagi kita pulang yhaa".rose memelas.
"Tapikan sekarang udah larut rose".jenny kembali merajuk.
Rose menatap jenny yang sudah mulai mengantuk dan segera mengajak jenny untuk pulang.
"Ayo jen kita balik,aku juga mulai bosan disini".ajak rose.
Namun mungkin karena jenny yang sudah mengantuk atau rose yang kurang memerhatikan langkah mereka berdua tidak sengaja menabrak salah satu gentong tersebut hingga jatuh.
"Woyy..siapa disitu".teriak salah seorang dari segerobolan tersebut.
Deg...rose merasa seketika jantungnya berhenti berdetak.
Jenny yang lagi mengantuk seketika kehilangan rasa kantuknya dan mulai gementaran.
"Aduh rose gimana ni". jenny yang sudah keringat dingin sudah panik tingkat dewa.
Akhirnya tanpa pikir panjang lagi rose langsung menggenggam tangannya jenny lalu menariknya supaya mereka segera lari.Namun baru beberapa langkah kemudian langkah mereka terhenti.Sontak membuat rose dan jenny balik kebelakang secara refleks.
"Mau lari kemana honey".kata cowok yang sudah memegang erat pergelangan rose.
"Ji..ji..jimin".kata jenny dengan sangat kaget dan takut.
Cowok itu hanya memamerkan senyum devilnya kepada rose dan jenny kemudian menarik mereka untuk ikut kepadanya.
Hal tersebut membuat rose berusaha melepaskan cengkeraman dari tangan cowok yang bernama Jimin itu.
"Heyy lepaskan tangan lo dari tangan gue".rose berontak agar cengkeraman itu terlepas namun usahanya hanya sia-sia karena Jimin lebih kuat darinya.
"Melepaskanmu huh..jangan berharap".hardik jimin menatap rose dengan mata devilnya
.
.
.
.
.
.Hay.... para readers suka nggak sama cerita pertama gue maaf kalo ceritanya absurt soalnya baru pemula heheheheheh......😅😅
gue harap pada suka yaa(pasti suka😂).
Ok jangan lupa tinggalkan jejak yaa....
Please vote and comment ....
SALAM MANIS DARI KUUU😚😚😚😚😚😚😚😚😚😚😚 (lebay amat lu thor).

KAMU SEDANG MEMBACA
Don't Touch MY [MINE].........❤JIROSE❤
RomanceMau tau ceritanya😆😆 Maka dari itu baca😊😊 . . . . . . (JIROSE)❤❤😘😘