A LITTLE STORY OF RAIN

259 29 4
                                    


Bagian Sedih Pada Hujan

.

.

.

Bagian Sedih Pada Hujan

Disclimer : Om Masashi Kishimoto.

Author : Hanna Hoshiko

Pairing : Sakura H. – Sasuke U.

Rated : T+

Genre : Hurt/Romance/Fantasy

.

.

.

Warning!

Cerita ini hanyalah fiksi dan semua yang ada di dalamnya kecuali chara adalah asli murni ide dari author. Kesamaan alur, scene,atau apapun itu dilakukan dengan ke-tidak sengajaan oleh author.

Karakter tokoh disesuaikan dengan tuntutan jalan cerita, dan diusahakan sehingga tidak sampai mem-bashing chara.

.

.

.

Don't Like Don't Read.

.

.

.

Mempersembahkan.

"Kau yang di sana."

Sakura menurunkan senyumnya, kedua tangannya yang berpose menangkap air hujan juga perlahan turun, kimono berwarna kuningnya sangat lepek karena basah, dengan pandangan dingin Sakura menatap orang yang mengganggu aktifitasnya, dia bukan orang sembarang yang bisa di panggil seenaknya.

"Kau mendengarku?" pria itu berjalan mendekat.

Sakura memasang wajah dingin.

Pria itu memakai pakaian perang, kedua katana yang bertengger di pinggangnya sudah sangat jelas menunjukkan status pria itu, Sakura menaikkan salah satu sudut bibirnya.

Sakura menyentuh rambutnya. "Kenapa makhluk sepertimu bisa melihatku." ucapnya.

"Perhatikan cara bicaramu," wajah pria itu memandang rendah dirinya, "kau bukan hantu, tentu saja aku bisa melihatmu." Lanjut pria itu dengan nada dingin.

"Hahaha," Sakura menutup mulutnya, dia sedikit merapikan kimononya yang kusut karena hujan. "kau tersesat? Mau kuberi tahu jalan pulang?" ucap Sakura manis.

"Kau harus menuntunku sampai menemukan pedesaan." Ucap pria itu.

"Aku hanya akan menunjukkan arahnya." jawab Sakura tenang.

"Kau menolak perintahku?" nada pria itu terdengar marah.

Dengan tenang Sakura menatap pria itu, dia sama sekali tidak terintimidasi dengan ucapan pria itu, tangannya menyentuh wajah pria di depannya, memang cukup tampan, baru kali ini Sakura bertemu anggota keluarga kerajaan setampan ini.

Pria itu menatapnya tajam.

"Aku sudah berbaik hati mau menunjukkan arahnya," tangan Sakura perlahan turun. "kenapa aku harus menuruti perintah dari makhluk rendah sepertimu." Ucap Sakura dengan nada dingin.

"Kau-" pria itu mengeluarkan katananya, menempatkan di leher Sakura.

Sakura tersenyum manis.

"Jika benda ini menggores kulitku, kupastikan kau tidak akan pernah keluar dari hutan ini," Sakura menggenggam tangan pria itu. "bagaimana? Kau yakin ingin melakukannya?"

BAGIAN SEDIH PADA HUJANTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang