Note 02 [ End]

23.3K 398 12
                                    

Setiap saat rasanya ingin bermanja bersamanya, wanita cantik yang kini terus merintih nikmat dibawah tubuhnya. taehyung mengecup kening jennie yang mulai berpeluh namun membuatnya terlihat begitu sensual, tidak ada pemandangan indah lain yang lebih indah selain tubuh eksotis milik jennie.. taehyung nikmati sangat menikmati keintiman seperti ini.

"Kau tenang saja, Appa pasti mengerti alasanku terlambat..." jennie tersipu dengan ucapan suaminya, jadi inikah yang akan taehyung katakan nanti pada mertua taehyung, bukankah itu memalukan, bibir jennie mengerucut kesal membuat taehyung menatapnya gemas.

"Wae?,,," tanyanya dengan ucapan begitu pelan, deru nafasnya begitu kental terasa. Karena wajah mereka yang terlalu dekat, bahkan teramat dekat.

"Sayang?,," taehyung mengeratkan pelukannya kembali, tubuhnya enggan berpindah untuk menindih tubuh polos itu.

"Kau marah atau lelah?" Tanya pria itu polos membuat istrinya mendecih jennie tak bergeming pada ekspresi polos itu, Otaknya sibuk memikirkan hal lain.. ia tak akan sanggup menerima reaksi aneh dari Ayahnya nantinya, karena menantu mahkotanya selalu datang terlambat hanya karena satu alasan 'meniduri istrinya lagi.. lagi.. dan lagi?'

taehyung menatap wajah bimbang istrinya dengan sayu, tanpa ragu tangannya menarik dagu jennie agar tak terus menunduk, ia tak mau melihat istrinya yang mulai tak bersemangat.

"Yaa.. jennie-ah, kau kenapa?" ia mengeluh minta dikeluarkan dari pengekangannya. "Sudah ku bilang ini sudah siang, aku belum menyiapkan sarapan untukmu..." protesnya lagi tubuhnya menggeliat kesal karena jennie mengacuhkan kekesalannya. Bibir pria itu semakin gencar melukis kissmarknya disepanjang tubuh jennie. Tangan kirinya sibuk memilin dada kanan jennie.

"Oppah.," desah jennie lagi..yang membuat pria itu makin bersemangat mendengarnya, taehyung tahu tubuh istrinya mulai lelah tapi tidak dengan tubuhnya yang justru terlihat bugar, tetesan vitamin dari istrinya membuat peredaran darahnya mengalir drastis... ia tak perlu melakukan olahraga setiap pagi, karena melakukan gerakan cinta dengan istrinya mengalahkan olahraga jenis apapun didunia..

Baiklah tidak ada cara lain untuk menghentikan aksi protes istrinya lagi. Kedua tangan taehyung mengelus tubuh eksotis wanitanya, nafasnya mengendus kasar diarea lehernya , bibirnya menyesap payudara dan menggigit puting miliknya.

"arkh..." Lagi dan lagi jennie memekik akibat perlakuan suaminya, taehyung mengangkat kedua kaki jennie membiarkan bertengger dipinggulnya menunjam lebih dalam alat vital keduanya, juniornya kembali menghunjam liang kenikmatan itu. Decakan demi decakan terdengar seakan menggema diruang kamar pernuansa merah pastel itu, bagai tergambar nuansa indah kamar pengantin baru.

"Oppah.,.arkh.." taehyung bersemangat mendapatkan kembali jatah pribadi yang sangat digemarinya itu. "jennie~ah... Eungh.. Arkh.." Tiada kata lagi selain lenguhan dan erangan nikmat keduanya. Tubuh keduanya bergerak meritme mencapai titik kenikmatan yang ingin didapat. taehyung makin genjar menggerakan tubuhnya lebih cepat.

"arkh..." Lenguhan panjang keduanya mengakhiri romantisme pagi ini,setelah keduanya mencapai orgasme bersama.

'CUP' pria itu mencium dalam kening jennie. "Gomawo... kau sudah memberiku energi luar biasa di pagi ini.." jennie mengerucutkan bibirnya kesal.. ingin protes lagi tapi ia juga menikmatinya..

"Kau puas??" taehyung mengangguk bahagia. "Kalau begitu, bergegaslah mandi.. dan berangkat ke kantor, Arasho!!.." jennie mulai bangkit dari ranjangnya, dan menutupi bagian tubuh polos itu yang terekspose sempurna dengan selimut seadanya.. taehyung terdiam wajahnya terlihat masam, wajah kesalnya bahkan tak dihiraukan istrinya sama sekali.

"Kau mau kemana??" taehyung mencegah wanitanya agar tidak menghilang dari pandangannya, terlebih jennie benar-benar tlah membungkus tubuhnya dengan selimut tebal miliknya, ia mengutuk benda tersebut dan bersumpah untuk membuangnya ke dasar laut...

"Tentu saja aku mau mandi..Kau juga harus mandi, cepatlah akan ku buatkan sarapan untukmu.." taehyung berdecak malas beranjak sungkan atas seruan istrinya tangannya justru kembali menarik jennie dalam dekapannya. Membuang kembali selimut yang ia kenakan.. "Yaaa.." jennie memekik dan memukul tubuh suaminya, Pagi ini taehyung benar-benar enggan untuk mengakhiri permainan ranjangnya.

"Sepertinya aku akan bolos kerja saja hari ini..." Ucapnya setelah menikmati percintaan esok tersebut... ia tersenyum miring, menyeringai dan kembali menggoda istrinya.

"Jangan, kau sudah gila.. ayahku bisa marah nanti..!"

"Dia tidak akan marah, justru dia akan sangat berterima kasih, jika usaha kita dipagi ini menghasilkan..banyak cucu untuknya.."

"Apa??" taehyung kembali menyeringai. dipeluknya rapat-rapat tubuh jennie dari belakang menyampirkan beberapa helai rambut miliknya. Tangannya bergerak lembut meremas kembali gundukan yang sangat ia suka dari tubuh jennie kemudian tangan itu terulur mengelus bagian perut istrinya.

"Cepatlah hadir Appa dan Eomma menantikanmu...!" ucap taehyung masih sambil mengelus perut rata jennie, wajah wanita itu menghadap kearahnya dan tersenyum bahagia, taehyung yang melihatnya tak menyia-nyiakan dengan kembali menciumnya. Lama mereka berpelukan dari arah belakang,

"Cup.." Lagi-lagi taehyung menciumnya, menyesap kulit putih itu, bagian punggung jennie bahkan tlah tercetak jelas warna kemerahan, kissmark dari taehyung tercetak dimana-mana.. taehyung menghadapkan tubuh jennie lagi menatapnya kembali penuh gairah.

"Kau yakin ayahmu tidak marah.." taehyung tersenyum mengangguk mantap, meyakinkan tidak akan terjadi apapun setelah ini... jennie tidak yakin akan hal ini tapi tak membuat taehyung hilang akal. ia masih ingin melampiaskan rasa cintanya pada wanita itu.

"Saranghae..." taehyung menyentil hidung jennie dan membimbing wajahnya untuk lebih dekat kembali mencium dan melumatnya kasar.

"Nado saranghae..!" Jawab wanita itu dengan senyuman yang hanya dibalas keukehan ringan dari suaminya.

"Aku sudaah tahu kalau kau sangat mencintaiku.." Mereka kembali membaringkan tubuh polos masing-masing mendiamkannya sesaat. beristirahat mengumpulkan senyawa dan energinya kembali... Cukup lama mereka termenung sibuk dengan dunianya masing-masing. taehyung melihat istrinya bingung dengan wajah kesal menatapnya cemberut, tentu saja melihat kantuk istrinya tidak membuatnya puas..

jennie memiringkan tubuhnya membelakangi taehyung, rupanya gadis itu akan segera tidur kembali, mungkin benar-benar merasa lelah.

"Yaaa... jangan tidur!!" Protes taehyung yang sempat melihat jennie hampir mengatupkan matanya.

"Wae Oppa? aku lelah..." taehyung tersenyum nakal, seringainya benar-benar tak bisa dimengerti.. jennie bahkan ingin memukul otak mesum suaminya dengan palu..

"bagaimana kalau kita lanjutkan ronde ke lima..." tawarnya dengan senyuman yang sangat khas, namun dibalas dengan lengkingan penolakan dari istrinya.

"Andwee!! aku tidak mau..!!"

sambil memukul gemas kepala taehyung

END

Sequel : Making In love in pool

Love sex in the Morning (Taennie) NC 21+Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang