Ayolah menangis, aku semakin menyukainya , semakin kecil kau menangis, semakin ku hancurkan semua sisi badanmu
Highest rank
#3 Blackpink 11 april 2019
#2 Jimros 11 april 2019
#5 Psychopath 26 april 2019
#7 Yoonnie 14 april 2019
#26 Killer 14 apri...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Vote dulu gaes
Oke lanjut baca ,
Guasaraninsambildengarlagusedih
°°°°
Setelah kecelakaan Jennie, Suga frustasi mengakhiri hidupnya Dia menembak kepalanya sendiri dan dimakamkan disebelah Makam Jennie .
Jungkook sempat menghilang ntah kemana, ada yang bilang dia mngakhiri hidupnya juga.
Semua sangat terpukul, kehilangan orang yang benar benar telah mengisi hidup mereka
Sekarang Jimin sedang berjalan di sebuah lorong, membawa bunga mawar yang indah, untuk diberikan ke orang yang dia sayangi
Jimin mengetuk pintu ruangannya, tampaklah rose yang sedang memakai baju putih dengan rambut berantakan, Jimin meneteskan airmatanya dan segera mengusapnya
Setelah mendengar kejadian Jennie kecelakaan Rose sangat terpukul, dia stres dan menjadi gila, makanya sekarang dia berada diruma sakit Jiwa, dia selalu mencoba bunuh diri, dan akhirnya Eunkyung ibu rose memasukkannya
"Rose? Aku datang ,dan hari ini kita pulang" ucap Jimin
"Siapa kau? Kau yang membunuh Lisa dan Jennie kan, pergi! Jangan bunuh akuuu! Pergi! " bentak Rose
"Sayang ini aku Jimin suami mu hikss... Kita akan buka lembaran baru, dan melupakan semua masalah yang kita lalui, ayo bangkit" ucap Jimin menenangkan
"Jimin? Jimin? Suami? Aku sudah menikah? Jennie harus tau, ayo kita kerumahnya" ajak Rose
Hati Jimin sakit melihat keadaan Rose sekarang, lusuh, kurus tak terawat
Jimin memeluk badan mungil Rose, menenangkan hatinya dan mengecup keningnya
"Kau menangis? Ada apa? Aku tidak akan membunuh mu, jangan sedih kau suamiku" ucap Rose memegang kedua pipi Jimin
"Ayo kita pulang " ucap Jimin memberikan senyumnya
"Janji, kau tidak akan pergi seperti Lisa ,Jennie , Suga dan Jungkook? " tanya Rose
"Promise" jawab Jimin
() () () () ()
"Jisoo, ayo makan" ucap Jin mendatangi Jisoo
"Hmm"
"Sini kusuap, aaa"
Jisoo memakan makanannya, sempat teringat juga saat Lisa pernah menyuapkannya, air mata Jisoo jatuh
Dengan segera Jin memeluk Jisoo
"Sayang kita semua kehilangan , mereka pasti sedih melihat kita seperti ini" ucap Jimin mengelus punggung Jisoo
"Kenapa hikss... Kenapa jadi seperti ini oppa hikss... " isak Jisoo
"Tanya sama authornya sayang".g
" ini semua takdir, dan kita harus menjalani hidup kita sekarang" hibur Jin
"Aku rindu Lisa, Jennie, dan Rose" lirih Jisoo
"Rose akan pulang hari ini, nanti kita kerumah Jimin" ucap Jin
"Baiklah"
•••••
Sekarang Jin dan Jisoo berada di rumah jimin Menunggu Rose keluar dari kamarnya
Jimin menuntun Rose keluar dan melihat Jisoo
Jisoo langsung berlari memeluk Rose, Jisoo menangis melihat keadaan Rose
"Kak? " tanya Rose menatap Jisoo
"Nee... " jawab Jisoo menyeka air matanya
" dimana Lisa, dimana Jennie? " tanya Rose
"Hikss... Mereka sudah bahagia Rose" jawab Jisoo berusaha tersenyum
"Dia siapa? Suamimu? " tanya Rose
"Iya "
°°°°°°°
Mereka datang ke makam Jennie ,Lisa, Suga .
Mereka Jin, Jisoo, Jimin, Rose Namjoon , Joy, Jhope, Wendy, Taehyung, Irene.
"Aku minta maaf pernah membenci mu" ucap Irene memandang makam Jennie
"Maafkan kami rin, wen, Joy " ucap Jisoo
"Kalian harus kuat yah" hibur Joy
"Pasti" jawab Rose memberikan senyum miliknya
"Ayo kita buka lembaran baru" ucap Jhope
"Ya, kita buat kebahagiaan baru" sambung Namjoon
"Ayoooo" jawab Mereka serentak merekatkan seutas senyum
Mereka melangkah pergi dari pemakaman, Rose sempat menghadap kebelakang
"Jangan lupakan kami" Suga, Jennie, Jungkook, Lisa
"Never" jawab Rose dan membuat seutas senyum di pipinya
TAMAT
Ahhh akhirnya tamat, makasih ya gaess uda baca FF ini