semua cerita disini murni ide dari otak saya sendiri. Jika ada kesamaan cerita itu hanya kecelakaan belaka. Saya tidak suka cerita saya dikata plagiat. Hargai. Tolong.
"Apa si yang lo harapkan dari sosok bajingan kek dia?"
Tak!
Pensil itu terbentur keras dengan meja kaca yang menghasilkan suara memekak.
Kyungsoo natep nyalang sosok Baekhyun yang berdiri dengan santai di samping jendela ruangannya. Pemuda dengan balutan jas dokter itu maish betah natep Kyungsoo dengan sinis.
"Perasaan, gue ga nyuruh lo buat urusi hidup gue deh, Baek. Ya boleh si lo berkomentar, tapi setidaknya jangan pernah ngehina Jongin. Dia ga seperti apa yang lo liat," suara tegas penuh keyakinan itu keluar begitu saja.
Lantas Kyungsoo berdiri. Merapikan jas dokternya dan melangkah keluar dari ruangan meninggalkan Baekhyun seorang diri.
Kyungsoo udah capek dengan pekerjaannya sebagai dokter ditambah Baekhyun yang cari masalah dateng-dateng ke ruangannya cuma buat ngehina Jongin yang jelas-jelas pacar Kyungsoo sendiri.
Sebenarnya, dia udah sering denger dari banyak orang yang ga suka sama perilaku Jongin. Secara Jongin tuh anak geng motor dan ga jelas masa depannya.
Tapi, Kyungsoo udah terlalu cinta sama Jongin. Sejak pertama kali ketemu pas Jongin jadi pasien dia dulu karena sebuah kecelakaan. Kyungsoo ga mandang secara material sosok Jongin. Banyak orang yang ga tau kalo Jongin itu sosok yang beda dari cowo kebanyakan. Penuh teka-teki yang buat Kyungsoo selalu penasaran.
Kyungsoo ngelangkahin kakinya menuju kantin di rumah sakit. Dia butuh kopi buat nyegerin otaknya.
Seperti biasa, meja sudut kantin selalu menjadi tempat favorit Kyungsoo buat menyendiri. Entah membaca beberapa data pasien yang harus ditanganinya atau cuma membaca majalah harian.
Dering ponsel menampilkan nama Jongin sontak buat Kyungsoo ga bisa kalo ga senyum.
"Hallo.."
"Lo sibuk?"
"Engga sih. Cuma meriksa beberapa pasien aja barusan."
"Oh yaudah. Bentar lagi gue jemput. Tunggu di depan."
"Sip."
Kyungsoo kembali ngeletakkin ponsel di meja begitu kopi pesanan dia dateng.
Rasa pait menjalar bebas memasuki tenggorokan. Kyungsoo cuma ngabisin setengah dari kopi pesanannya. Abis itu dia pergi dari kantin setelah selesai membayar.
Jongin-nya bentar lagi dateng buat jemput dan Kyungsoo gamau Jongin nunggu lama.
Kyungsoo udah selesai ganti bajunya dokternya dengan baju biasa. Dia ngeliat Jongin lagi senderan di motor miliknya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Begitu Kyungsoo sampe di depannya Jongin, cowo dengan kulit sedikit lebih gelap itu mengecup pelan bibir pacarnya. Membuat pipi Kyungsoo sontak bersemu.