Wendy, wanita hits asal Seoul, yang berusia 18tahun. mengagumi laki-laki cuek jutek super duper dingin sifatnya.
Yang akhirnya................
Ya baca aja kalo penasaran🙃😂
--------
Sekeras apapun berjuang, jika dilakukan sendirian tidak ak...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
~ ~ ~
(* Wendy POV *)
Setelah kejadian 2hari yang lalu, Yoongi ikut pulang dengan ku dan sepanjang perjalanan aku dan Yoongi tidak saling bicara satu sama lain. Tapi, percaya kah kalian? Dia orang yang sangat peduli walaupun dia tidak pernah mau menunjukan kepedulian nya.
Dan hari ini, aku berangkat ke sekolah dengan Seulgi dan Joy.
(*Author POV*)
"Karena kemarin libur kita tidak bertemu, kau bisa ceritakan sekarang." Ucap Joy sambil meledek Wendy yang sedang menyetir.
"Cerita tentang apa?" Wendy pura-pura tidak tahu apa yang Joy maksud.
"YA! Apalagi kalau bukan tentang kau dan Yoongi saat pulang dari perpustakaan waktu itu." Sahut Seulgi yang tetap fokus memakan cemilan nya.
"Tidak ada apapun." Jawab Wendy dengan singkat.
"Kau bohong kan?" Joy mulai menatap Wendy.
"Sepanjang perjalanan aku dan Yoongi tidak bicara sama sekali, tapi.... " Wendy memotong sedikit pembicaraan nya agar kedua sahabat nya itu penasaran.
"Tapi apa?" Kali ini Seulgi yang menatap Wendy.
"Tapi saat aku kehausan dia sangat peka, dia langsung berhenti di mini market dan membelikan ku minuman. Padahal aku tidak bilang sama sekali kalau aku sedang haus." Ucap Wendy.
"Jinjja?" Tentu saja Seulgi terkejut mendengar cerita Wendy.
"Ada lagi? Coba lanjutkan." Joy masih penasaran dengan cerita nya Wendy.
"Lalu saat perut ku bunyi karena lapar yang sudah tidak bisa di tahan lagi, sungguh aku sangat malu saat itu. dia tidak bicara sepatah kata pun. Dan tiba-tiba dia drive thru dan memesankan makanan untuk ku." Wendy melanjutkan cerita nya.
"Woah daebak." Joy tersipu malu mendengar cerita Wendy.
"Apa kau memakan nya berdua?" Tanya Seulgi.
"Ani, dia hanya memberikan nya untuk ku. Dia bilang aku sangat menyusahkan nya." Wendy sedikit tertawa.
"ㅋㅋㅋ sungguh dia berkata seperti itu?" Tanya Seulgi.
"Dia sangat menyakitkan jika bicara." Ucap Joy sambil tertawa samar.