Happy Reading
Kring..kring...kring....Bell istirahat berbunyi. Semua siswa mulai berhamburan keluar kelas.
"Y/n ke kantin bareng yuk!" Ucap sahabatku Jisoo
"Hmm.. ohh kau duluan saja aku akan ke perpustakaan sebentar"
"Ohh baikalh, aku duluan ya" ucapnya lalu pergi
Aku mengangguk dan melanjutkan kegiatanku memasukan buku ke dalam tas
"Haiii.. sayang kau tak kekantin?"
Kutatap matanya tajam dan ku hembuskan nafasku dengan kasar
"Tidak" ucapku singkat
"Kenapa? Apa kau diet? Ahhh.. sudah lah kau ini sudah mirip jari kelingking keponakanku"
"DIAM TAEHYUNG, sudah sana aku mau pergi" ucpku lalu pergi dengan sedikit menyenggol bahunya
"Yahh..heyy..y/n..."
Aku tidak perduli dengan panggilannya dan terus menuju ke perpustakaan"Sayang sayang, sayang dari hongkong" grutuku saat diperjalanan akan menuju keperpustakaan
.
.
.
.
.
.#Perpustakaan
Saat sampai di perpustakaan aku mulai memilih- milih buku yang ingin ku baca,
"Promise" lirihku lalu mengambil novel tersebut
Setelah mendapatkannya aku pergi menuju tempat duduk di samping jendelaPencampuran angin dari jendela dan kipas angin membawa sejuknya ruangan ini sehingga berhasil membuat mataku perlahan sayu
Brukk...
"Kalau mau tidur itu dirumah" ucap seorang lelaki yang barusan menaruh setumpuk buku di meja yang ku tempati
"Yakkk kau, ini tempatku" ucapku sambil berdiri karena tak terima dengan kelakuannya
"Ohh ya?, cepat bawa buku ini ke gudang"
"APA..?" teriakku sehingga membuat seluruh penghuni perpustakaan ini menatapku
"Maaf maaf" ucapku sambil menunduk ke mereka semua lalu kembali menatap lelaki brengsek yang kini mulai memperlihatkan giginya
"Apa maksudmu? Ini banyak sekali mana bisa aku membawanya seorang diri"
"Terserahmu bagaimana caranya yang terpenting bawa buku ini sekarang, aku akan menunggumu di gudang" ucapnya dan berlalu pergi
"Ehh kau..aisssahh benar- benar"
Akupun akhirnya menyerah dan membawa setumpuk buku itu menuju ke gudang dengan seribu tubuh raksasa Buto Ijo yang berada di dalam tubuhku
Walau kini siswa- siswa disepanjang koridor melihatku dengan tatapan prihatin.
.
."Kenapa kau lama sekali?" Ucap seorang lelaki yang pertama ia lihat di dalam gudang
"Kau pikir ini tidak berat HAHH?" Kuturunkan buku itu di atas meja
"Dasar lemah"
"APA KAU BILANG?" Ahhh sungguh kini amarahku mulai memuncak
"Hahh iya kau anak kuat, jadi sekarang bantu aku membersihkan tempat ini"
Sekali lagi orang ini benar- benar membuat amarahku semakin meluap
Ku hembuskan nafasku perlahan"Tidak mau, aku mau kekelas ada lelajaran tambahan" ucapku dan pergi menuju pintu gudang
Namun saat ku tekan kenop pintu
Sekali
Duakali
Tigakali
Empatkali
Dan seterusnya"Yakk ada apa ini, kenapa tidak bisa di buka?" Ucapku panik
"Yaa Jungkook apa yang kau lakukan pada pintu ini?" Aku kembali melihat Jungkook yg berada di belakangku"Mana ku tau, aku tidak melakukan apa- apa, lagian kau tau kan aku dari tadi disini"
Jawabannya benar- benar membuatku ahhhh bagaimana iniii
"Kita kekunci dong" ucapku yang hanya di balas dengan bahu ditarik ke astas dan kebawah lagi
Ohh tidakkkk aku mulai panik dan menggedor- gedor pintu smbil berteriak meminta bantuan
"Ehh kau batu dong" ucapku
Jungkook hanya terdiam sambil melipat tangannya di depan dada
"Tak akan ada yang membantu kita"
----------♡☆♡☆♡☆♡☆♡☆♡☆----------
HAIIII..... SEMUANYA
AKU UPDATEMAAF YA LAMA
DUKUNG AKU HANYA DENGAN KASI BINTANG DAN KOMENNYA YA SIAPA TAU ADA IDE' YANG MENARIK
JANGAN LUPA FOLLOWNYA👐💜
![](https://img.wattpad.com/cover/166854597-288-k628958.jpg)
KAMU SEDANG MEMBACA
Janji Jungkook & you
FanfictionHanya karena masalah kecil aku harus menuruti semua keinginannya [Tamat] 23 Juni 2019