Belajarlah untuk tidak egois pada suatu urusan yg belum menjadi hak untuk memiliki apapun itu alasannya
-Arshel-
"Natha itu...."
"woeee ngapain lu berdua?!" teriak iki dan memecahkan keseriusan bicara kami
"Ki, apansi lo! Ganggu aja!"
Iki cuma ketawa dan cengengesan, "iyaiya maaf abisnya lo berdua serius amad, ngomongin apaan?" tanyanya dan mulai serius
"engga lo kepo banget si dah sono ke bu marni" kata Acel ngusir Iki
"yaila cel iyaiya oke" sungut Iki dan pergi, "dasar ribet! Ganggu aja" dan kembali lagi Acel sungut kesal karena Iki
"jadi gimana mau jelasin sekarang?" tanya Rey yang masih menatap Acel
"hmm, nanti aja deh Rey ga mood hehe" iya ga mood karena Iki, "yauda nanti ya" ucap Rey dan mengusap surai gadis disampingnya
Acel hanya senyun tipis dan kesal. Ya, kalo bukan karena Iki, Acel tau siapa Natha. Wanita misterius yang ia dapatkan dari orang yang tak dikenal.
Acel hanya kaget ketika orang tak dikenal itu ada hubungannya dengan Rey dan Acel. So fucking now of situation!
~~~~~
Apa harus jujur aja gitu ke Acel kalo Natha itu dulu ada masa sama gua? -Rey
Batin Rey sambil memijat pelipisnya dia bingung dengan semuanya
"Rey?" Acel, sambil menepuk pundak Rey, "Rey sakit? ke UKS aja"
"engga Cel tadi sedikit pusing but it's okay"
"itu pucet sana ke UKS"
"gapapa Cel"
"yauda kalo ga enak bilang ya biar ga parah" jawab Acel sambil senyum
Fak!
Senyumnya sama kaya Natha haha. Tapi Natha terlalu bangsat buat diinget.
Gue pengen jelasin tentang Natha tapi gue males buat inget semuanya. Sedangkan Acel masih tetap terus mencari tau semuanya. Gue gatau kenapa dia bisa tau Natha.
Ah iya!
Karena gue waktu itu! Bego banget si Rey
Kring!!
Bel istirahat, gue keluar untuk nenangin diri gue setidaknya aman dari Acel dulu.
"gue duluan ya" kata Rey dengan senyum
"iya"
Rey pergi kekantin dan ke tempat nya untuk menenangkan diri
"Hai Cel!" sapa salah satu murid dan duduk di depan Acel
"iya?"
"kenalin gue Aura. kemarin mau kenalan cuma kayanya lo kemarin sakit soalnya kaya tiduran di bangku" jawab perempuan itu dengan senyum
"bukan sakit tapi karena belum tau lingkungan sini hehe"
"lo ga ke kantin?"
KAMU SEDANG MEMBACA
DEAR R AND DEAR TEARS
RandomTuhanku tau apa yg kurasakan, dia juga tau apa yg aku inginkan. Entah soal hidup atau mati. Terkadang hidup butuh inspirasi orang lain agar berubah. Jangan tanyakan kenapa ini menyakitkan tapi batinku tetap kuat untuk mempertahankan. -Arshel Dear "R...
