22. Between Ended And Holding On

1K 96 7
                                        

Sebelumnya aku mau bilang..
Tolong informasi paling bawah jangan lupa dibaca jangan ditinggal gitu aja!!





























































Johnny terbangun dari tidurnya dan melihat bahwa disampingnya sudah tidak ada Mark. Dia duduk melihat ada pesan di ponselnya dan ia membacanya

"Aku keluar sebentar"

setelah melihat pesan itu, ia melihat box Johnathan untuk mengeceknya, namun sang anak tidak ada membuatnya menghela nafas berat.

"Haechan lagi kan. Kenapa anak itu selalu membawa Johnathan tanpa izin"

Johnny memukul kedua pipinya untuk sadar, setelah itu dia keluar dan ia mendapati Haechan tengah asik bermain dengan Johnathan. Doyoung juga ada disitu dan Johnny duduk disebelahnya.

"Mark kemana?"

"Sedang membeli sesuatu bersama Doyoung hyung"

Saat Johnny duduk, Ten keluar dan duduk disebelahnya. Haechan terkejut bukan main saat Ten menyandarkan kepalanya di bahu Johnny dan memeluknya, yang menjadi masalahnya adalah Johnny tidak memperasalahkan itu dan terlihat nyaman dengan perlakuan Ten.

"Johnny hyung!"

Pintu terbuka dan menampakan Doyoung dan Mark. Dan saat ia masuk ia langsung dihadiahi adegan romantis yang dilakukan oleh sang suami, Mark terdiam melihat keduanya sementara Johnny tidak sadar Mark datang dan malah melihat Ten.

"Hyung, apa yang kau lakukan!?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Hyung, apa yang kau lakukan!?"

Teriakan Doyoung itu langsung menyadarkan Johnny, dan saat ia melepas pelukan Ten, Mark sudah lari duluan ke kamar. Walaupun sempat dicegat Doyoung, Johnny berhasil mengejar Mark.

Dikamar ia melihat bahwa istrinya itu tengah menangis dengan sendunya. Ia duduk disebelah Mark dan memegang kedua tangan Mark.

"Mark"

Johnny melepas kacamata Mark dan menghapus air mata yang membasahi pipinya.

"Marahlah"

Mark menggeleng

"Kenapa kau tidak marah"

"Aku tidak bisa marah padamu, aku hanya bisa menangis saat kamu melakukan kesalahan"

"Tapi aku yang lebih sering melakukan kesalahan Mark"

"Aku tidak bisa marah, apalagi aku sedang mengandung anak kita"

Johnny memeluknya erat dan dibalas oleh Mark, disitu tangisannya pecah membuat Johhny tidak tega untuk melepas pelukannya dan adegan itu disaksikan oleh Taeil dan Doyoung. Merasa sudah cukup Taeil menutup pintunya dan membawa kekasihnya itu ke kamar.

Incredible LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang