23:43
My Thehun♡ is Calling...
"halo? Ada apa menelfon malam malam begini?" tanya gadis itu pada lawan bicaranya di seberang telpon sana
"ada yang ingin aku bicarakan, apa besok kau ada waktu?" dengan suara berat khas laki laki ia menjawab pertanyaan gadis itu
"heumm, iya aku sepertinya tidak begitu sibuk" jawab gadis itu sambil merebahkan dirinya di atas ranjangnya, karena memang ini sudah waktunya istirahat
"oke, besok di cafe seperti biasa jam 10 pagi. Selamat malam semoga mimpimu indah"
"oke, selamat malam" setelah mengakhiri percakapannya gadis itu meletakan handphone-nya di atas nakas
"tidak biasanya Sehun mengajaku bertemu seperti ini, biasanya dia akan langsung menjemput ke rumah" gadis itu bermonolog sembari menarik selimut dan segera terjun ke dunia mimpi
⸙͎ೃ࿐
10.09
"sudah lama menunggu?" tanya Sehun yg membuyarkan lamunan Minjung
"ah Hunie! tidak, aku baru saja sampai"
Ya, Sehun dan Minjung adalah sepasang kekasih. Mereka sudah mejalin hubungan sejak 3 tahun yang lalu"kau ingin pesan apa?" tanya Sehun
"seperti biasa" jawab Minjung
"ada lagi?" Sehun kembali bertanya pada Minjung yang hanya dibalas gelengan oleh gadis itu, lalu Sehun pergi untuk memesan
Tidak lama kemudian sehun kembali dengan matcha late di tangan sebelah kanan dan ice orange americano di tangan sebelah kirinya"ini" Sehun memberikan matcha late kepada minjung disertai dengan senyumnya yang manis
"terimakasih" balas Minjung dengan senyum yang tak kalah manisnya, hingga matanya membentuk bulan sabit.
"oh ya, apa yang ingin kau bicarakan?" tanya Minjung menyadarkan lamunan Sehun
"ah iya aku lupa" jawab Sehun sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
"sebelumnya aku ingin minta maaf" Minjung bingung, ia tidak tahu kemana topik pembicaraan ini mengarah
"maksudmu?" raut wajah Minjung memperlihatkan sebuah tanda tanya besar
"sepertinya hubungan kita berakhir sampai disini, maaf. Aku tidak pantas untukmu" Sehun berusaha menyunggingkan senyuman palsunya.
"hah? Tapi kenapa? Apa aku salah? Apa aku sudah membuatmu marah? Apa alasannya? Tolong jelaskan, Sehun" gadis itu syok, hatinya sakit, tangisnya seketika pecah.
"jangan menangis, aku bosan dengan hubungan ini. Aku sudah memiliki perempuan lain" rasaya seperti di hujani oleh ribuan jarum, hati Minjung perih bagai tersayat belati. Bagaimana ia bisa tega melakukan ini padanya?
"k-kau serius? oh ayolah aku tidak berulang tahun, kenapa kau harus mem- prank" gadis itu tidak mampu lagi menahan tangisnya, ia berharap ini hanya prank yang biasanya dilakukan oleh orang orang
"sudah cukup dengan apa yang aku sampaikan padamu tadi, aku pamit. Sorry" Sehun pergi, aku tidak percaya. Hubungannya kandas semudah ini hanya karena orang ketiga
⸙͎ೃ࿐
Di jalanan kota Seoul terlihat seorang gadis berjalan tanpa arah. Sehun, laki-laki yang dibanggakannya kini mengkhianatinya, ia berpaling demi perempuan lain. Sakit? Tentu saja, ingin rasanya ia mati saat ini juga
Otaknya membenci Sehun, namun tidak dengan hatinya. Bagaimana bisa? Kenangannya dulu saat mereka masih bersama tercetak jelas di pikiran Minjung

KAMU SEDANG MEMBACA
SOMEONE'S SOMEONE ;-YKH
RandomKamu adalah miliku, aku adalah milikmu. Kita akan melakukannya bersama, melewati segala rintangan, dan sama-sama bertahan selama badai menerpa. Sampai akhirnya cahaya itu bersinar, ya cahaya kebahagiaan untukmu, untukku, untuk kita.