Flashback [02] #03

10 3 1
                                        

Semua orang yang ada di lapangan itu pun langsung masuk kelas masing-masing. dan Meisca pun langsung kembali ke kelasnya dan duduk di sebelah Teo, diantara mereka tidak ada yang bicara sama sekali sampai bell pulang sekolah.

Teo pun langsung meninggalkan Meisca sendiri di kelas anak-anak yang lain sudah terlebih dahulu keluar, Tidak tahu kenapa Meisca mempunyai pikiran bahwa ada kejadian di rooftop, lalu Meisca pun langsung berjalan ke arah rooftop dan boom.. apa yang di lihat Meisca sampai Meisca menangis?...

______________________________________
At Rooftop

"Jadi selama ini lo udah ada hubungan sama Meisca Fan?, gue pikir lo ga bakal nikung sahabat lo sendiri, ternyata gue salah milih lo sebagai teman dan minta bantuan sama lo. BRENGSEK!"ucap Teo dengan nada lantang dan beberapa kali menonjok pipi Fanzy

"YAAA! KENAPA HAH?. Lo ga suka klo gue deket sama Meisca?. Lagi pula yang deket sama Meisca gue duluan bukan lo. BRENGSEK!"ucap Fanzy dengan nada lantang dan kembali menonjok Teo

"HEI UDAH CUKUP. JANGAN CUMA GARA-GARA GUE KALIAN SEPERTI INI. KENAPA SIH KALIAN INI. HARUSNYA DIANTARA KALIAN TUH ADA YANG MENGALAH DAN LEBIH MEMILIH PERTEMANAN BUKAN CEWE!"ucap Meisca sambil teriak dan menangis yang membuat Fanzy dan Teo mengakhiri keributan tadi

"Udah cukup kalian ga usah berantem dan berharap sama gue. Gue bakal pergi dari kehidupan kalian, dan.. Jangan harap kita bakal punya hubungan pertemanan yang baik"ucap Meisca sambil meninggalkan mereka berdua.

Teo dan Fanzy pun terdiam sambil mengingat perkataan Meisca yang tadi.

Sudah lama dua lelaki itu di atas rooftop setelah kepergian Meisca tadi. Dan Teo-pun turun duluan dan meninggalkan Fanzy di atas rooftop sendiri.

FANZY POV

"Apa yang kau lakukan manusia bodoh!"ucap batin Fanzy ke dirinya sendiri sambil mengacak-acak rambutnya

"mungkin benar kata Meisca gue seperti anak kecil"

"tapi gue takut Meisca pergi dari kehidupan gue!. God, what should I do?!"

______________________________________
The next day

In the corridor

Pagi ini orang-orang menatap Meisca tidak seperti biasanya, mereka menatap Meisca dengan tatapan dingin dan tidak suka dengan keberadaan Meisca sekarang dan itu membuat Meisca tidak nyaman dan memutuskan untuk pindah sekolah, dan hari ini adalah hari terakhir Meisca sekolah di sekolah itu.

______________________________________
At Classroom

Meisca POV

Ketika aku berjalan ke arah kelas aku melihat Teo berdiri di depan kelas bersama temannya dia kelihatan sangat bahagia seperti tidak ada apa-apa. Lalu aku berjalan untuk memasuki kelas setelah aku masuk kelas Teo langsung meninggalkan kelas dan menuju ke arah kantin.

"Kenapa semua orang seperti ini, apa ada yang salah sama aku sampai semua orang terlihat aneh seperti ini?"pikir Meisca.

Setelah pelajaran telah usai dan waktu istirahat telah selesai semua murid pergi meninggalkan sekolah karena sudah waktunya jam pulang, dan Meisca kembali ke rooftop karena di pikiran dia Teo dan Fanzy pasti akan berkelahi di sana. Tanpa pikir panjang Meisca kembali ke rooftop dan melihat dua lelaki sedang berkelahi.

______________________________________
At Rooftop

"Hei berhenti!, kenapa kalian berdua selalu berkelahi hah?, apa ini semua gara-gara aku kalian seperti ini?"

"JAWABBB!"ucap Meisca lantang

"Meisca ini semua ga yang kaya kamu kira kok"ucap Fanzy untuk menenangkan Meisca

"Ga!. Ini semua emang gara-gara lo Meisca, ini semua gara-gara lo yang waktu itu nolak gue! dan gue sama Fanzy berantem itu semua gara-gara lo Meisca!"ucap Teo yang mengomporkan keadaan disana dan itu membuat Meisca kaget dan menangis

"Teo cukupp!"ucap Fanzy yang geram akan ucapan Teo

"Apa hah? lo ga terima? bukannya lo juga ga suka kan sama Meisca?"

"HEI GUE GA BICARA SEPERTI ITU BODOH!"

"halahh bilang aja lo mau melindungi Meisca kan? tapi klo dibelakang Meisca lo beda? ya kan?!"

"UDAH CUKUP! KALIAN GA USAH BERKELAHI LAGI. Gue minta maaf untuk kejadian hari itu. dan lo Fanzy gue kira lo dibelakang gue tuh biasa aja ternyata ada kelakuan aneh lo ya, kecewa gue sama lo Fan!"ucap Meisca yang membuat Fanzy merasa bersalah karena Meisca tidak pernah bicara "lo-gue" ke Fanzy.

Ketika Teo memutuskan untuk pergi dari situ Meisca langsung berbicara kepada Fanzy agar tidak ada kebencian diantara mereka dan Teo. Tapi Hati Meisca tidak bisa berbohong dia sangat benci sama Fanzy.

"aku harap, kau dan dia bisa selalu berteman tanpa diriku, aku hanya mengganggu pertemanan kalian saja. Dan aku harap kita bisa bertemu tanpa diantara kita saling membenci"-ucap Meisca yang membuat Fanzy bingung

"ayolah ini semua bukan salahmu Mei, hanya saja aku yang dulu tidak siap untuk mengungkapkan perasaan ku ini. Dan akhirnya pertemanan pun yang harus di korbakan, maafkan aku Meisca. te amo!"-Ucap Fanzy agar Meisca tidak salah paham

"Sudahlah Fan yang terpenting kau tidak akan bertemu dengan wanita aneh seperti ku, dan aku juga tidak akan bertemu dengan lelaki brengsek sepertimu dan kau dan Teo bisa berteman baik tanpa diriku"Ucap Meisca yang membuat Fanzy ingin menangis, dan Meisca langsung meninggalkan Fanzy di rooftop sendiri

Setelah kejadian itu Meisca pindah dari sekolah itu dan memutuskan untuk kesekolah baru dan lingkungan baru.

Flashback Off
______________________________________

ketika Meisca kembali ke Indonesia untuk Sekolah disana dia bertemu kembali dengan Fanzy,entah mimpi apa semalam sampai dia bisa ketemu cowo yang membuat masa SMP-nya dulu hancur



Thank you for reading my story. semoga kalian suka dengan part ini. Jika ada kesalahan kata seperti typo dan yang lain mohon maaf ya!.

If you want to support me you can follow my Instagram and wattpad accounts, TERIMA KASIH!

Instagram account: @mutiiarrraaa.d_






Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 30, 2019 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Garis Waktu & KisahCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang