Bag 4 [Maafkan aku, KooKoo]

7.6K 654 18
                                        

Ini sakit.. sangat sakit - JJK


*****

"Hiks.. hikss"

Jungkook terisak di depan sungai Han yang luas itu. Sambil meremat dadanya yang terlampau sakit.

Flashback*

"Eomma, appa!"

Namanya Jungkook, anak berusia 5 tahun itu menghampiri kedua orang tuanya sembari menggendong seekor kelinci.

"Jungie-ah! Dimana kamu menemukannya, sayang?" Tanya sang eomma mengelus surai coklat milik Jungkook.

"Jungie menemukannya, disana!" Jungkook menunjuk sebuah bangku di pinggir sungai Han itu. "Eomma, appa. Jungie ingin menjadi kelinci"

"Eoh, geurrae. Jungie ingin menjadi kelinci di perayaan halloween besok? Hum?" Tanya sang appa.

Jungkook menggeleng. Yang membuat kedua orang tuanya bingung.

"Jika sudah besar, Jungie ingin menjadi kelinci"

Kedua orang tua itu saling menatap. Lalu tersenyum kearah Jungkook.

"Jungie, jika sudah besar, akan menjadi namja manis yang kuat, okay? Bukan kelinci.. arra?"

Jungkook masih menggeleng. "Jungie ingin menjadi kelinci saja"

Mau tak mau, orang tuanya mengangguk saja.

"Jungie ingin menempatkannya kembali ke tempat asalnya, ya eomma?"

Jungkook berlari menuju bangku pinggir sungai Han, tanpa pengawasan kedua orang tuanya. Lalu duduk di bangku itu dan meletakkan kelincinya di sampingnya.

"Lihat, kelinci. Eomma bilang, kalau kita memohon saat bulan purnama ada, permintaan kita akan dikabulkan"

Ia menatap bulan purnama, dan bergumam.

"Aku mau menjadi kelinci, di masa depan!"

Ia menatap kearah sampingnya, kelinci itu hilang. Ia mengedarkan pandangannya untuk mencari kelinci itu.

Ia bangun dan berlarian sembari memanggil-manggil kelinci itu. Hingga..

"Kelincii? Kelin--ahh"

Jungkook menghilang, bukan menghilang, maksudku berubah menjadi sosok yang lucu, seekor kelinci maksudku.

"JUNGIE-AHH? JUNGIE-AH EODDIYEO??" Teriak orang tua itu hampir bersamaan.

Jungkook--kelinci--keluar dari persembunyiannya dan mendekati kedua orang tua itu.

'Eomma, appa, Jungie disini' -Batin Jungkook.

"Yeobo, lihat, ini kelinci yang tadi! Jungie-ahh? Jungie.. kau dimana nak?"

Sejak hari itu, Jungkook dinyatakan hilang, dan Jungkook pun kehilangan orangtuanya.

Flashback off*

"Hiks.. eom--eom--ma.. Hiks.. ap--appa.." gumamnya tereja-eja.

Aku menyesal! Menyesal! Menyesal! Eomma, appa.. bogosippeoyo.. kalian dimana? -JJK

Pluk

Jungkook merasakan kedua lengan dipinggang mungilnya. Dan menyadari aroma maskulin milik pria yang ia kenal selama ini. Siapa lagi kalau bukan Taehyung. Ia merasakan bahunya basah, ia tahu, Taehyung sedang menyesal sekarang. Taehyungnya-- menangis.

"Jungkook-ah.. mianhae.."

Jangan menangis lagi, Jungkook! Kau namja yang kuat, sama seperti yang eomma katakan-JJK

"H-hy-hyung.."

Taehyung menatap Jungkook dengan wajah terkejutnya. Jungkook, memanggilnya hyung, tadi?

"K-kook?"

"T-Tae--TaeTae.. hyung.. Ja-ngan.. men-menangis.."

"Kau, bicara padaku?"

Jungkook mengangguk dengan senyuman manisnya. Membuat Taehyung berbinar senang, lalu memeluk Jungkook dengan eratnya lagi.

"Kook, aku minta maaf. Seharusnya tadi aku tidak membentakmu. Itu membuatmu sakit, ne?"

Persetan dengan namja kuat! Aku sakit sekarang-JJK

Jungkook mengangguk lagi yang membuat Taehyung mengeratkan pelukannya, lagi dan lagi. Ia merasa nyaman dengan Jungkook.

"Eo-eomma.. appa.."

Taehyung melepaskan pelukannya, dan menatap Jungkook.

"Kau punya eomma appa?"

Jungkook mengangguki pertanyaan Taehyung.

"Sekarang, umurmu berapa?"

"De-delapan.. be-las.."

"Wah, sungguh muda kau ternyata! Hihi.. bunny kau sangat lucu. Sekarang dimana orang tuamu? Ah, aku menemukanmu di Busan. Pasti orang tuamu di Busan juga, bukan?"

Jungkook bersemu dan menatap nanar Taehyung.

"B-bu--san"

Taehyung mengusak rambut Jungkook gemas dengan perilaku Jungkook.

Ia bangkit dan menatap sekeliling. Tak disangka, ia menemui sosok yang ia kenal, tak lain kekasihnya, Bae Irene.

Ia hendak menghampiri Irene untuk memberikan penjelasan padanya soal tadi sebelum, seorang nsmja dengan dua minuman tiba disamping Irene. Terlihat pula, Irene mencium pipi namja itu, membuat Taehyung geram sendiri. Ia mengeluarkan ponselnya, dan memotret kejadian tadi.

Damn, yeoja jalang -KTH









TBC♡

Astaga, kakaku kenapa jadi pelakor mulu sih kak? Sini-sini sama Seulgi:"

Take care of yourself!♡

Kelincinya Tae!! Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang