~Cemburu~

16 7 2
                                    

18:00
🎶euphoria

"Baiklah ayo kita cari makan" katanya sambil memegang tanganku.

☆☆☆☆☆


Sungguh aku ingin benar-benar pingsan sekarang tadinya Jimin yang memegang tanganku sekarang Jungkook. Coba saja Yoora berada di posisiku saat ini pasti dia sudah tak bernyawa

canda sayang

Sekarang kami sedang berjalan menuju ke tempat makan. Aku tak tahu kami akan makan dimana, terserah Jungkook saja.

Jangan tanyakan lagi semua pasang mata sudah tertuju pada kami, entah itu para staff dan lain lain. Bagaimana jika ada sessaeng fans yang melihat kami dan Jungkook dan aku menjadi lembah turah di berita

Akhirnya kami sampai di salah satu caffe dekat big hit. Disana kami duduk di pojok agar tak ternotice army-army yang ada disini, Jungkook memakai pakaian serba hitam jadi para army tak mengetahuinya.

Kami pun memesan makanan.

"Hyejin" Jungkook memanggilku astaga. Dijalan tadi tidak ada yang membuka suara karena aku sangat malu

"E-eoh, kenapa oppa" aku yang sedang melihat pemandangan di jendela cafe pun menengok kearahnya

"Kau bertemu dengan Jimin dimana ?"

"Di stadium konser kemarin"

"Ohh"

"Memang kenapa opp-" perkataanku terputus karena makanan kami sudah sampai.

Akhirnya kami makan. Pada saat makan, Jungkook menatapku lama,  pasti pipiku sudah memerah saat ini tapi aku tetap makan dan tak menghiraukanya

Dia tetap menatapku lama sekali, akhirnya aku sudah tak tahan lagi aku pun membuka suara

"Yak, oppa kau in-" Belum sempat aku selesai mengoceh Jungkook menutup mulutku dengan telunjuknya

"Jangan berteriak" katanya sambil berbisik

Aku pun mengangguk-kan kepalaku, Jungkook pun kembali menyantap makananya

"Kau tadi mau bicara apa ?" Kata Jungkook dengan mata yang masih menatap ke makanannya

"A-aniya" kataku

Kami pun selesai memakan makanan kami. Tapi selesai makan kami tak langsung keluar . kata Jungkook ia masih ingin berlama-lama di sini jadi dia memesan chessecake untukku dan untuknya

"Oppa, apakah member lainnya tak mencarimu ?" Tanyaku

"Tidak, aku sudah memberitahu Jin hyung"

"Oh, oke"

Disana kami saling bercanda dan tertawa, tak bisa kusangka aku bisa sedekat ini dengannya tapi aku sedikit sedih karena kali ini bukan Jimin biasku melainkan Jungkook, tapi aku masih bersyukur karena bisa dipertemukan dengan salah satu idol terbesar di dunia.

Kami tertawa sampai lupa waktu. Aku pun melihat hp-ku untuk mengecek jam berapa ini

Omo sudah sangat malam. Aku pun tak sadar kalau meja dan kursi di cafe ini sudah diangkat dan hanya tersisa meja kami yang belum

"Oppa, ayo pulang ini sudah sangat malam nanti appa dan eomma-ku marah" kataku sambil menarik tangan Jungkook untuk keluar

"Baik gadis kecil" katanya sambil mengacak rambutku

Jungkook pun membayar bill dan keluar.

.

Kami sudah sampai di depan pintu latihan Jungkook pun membukannya. Disana terlihat Jimin yang duduk terdiam di sofa kemudian menatap ke arah kami. bisa kulihat dari tatapan matanya sangat amat beda dari biasanya. Apakah dia marah padaku karena pulang larut malam dengan Jungkook

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jun 10, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

[]My idol[]  PJM ✔ On EditingTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang