4 Hari telah berlalu begitu cepat, dan 4 Hari pula Lisa tidak pulang ke mansion keluarga Song , dan tanpa Lisa sadari Jennie selalu menangis Mengingat Lisa tidak pernah pulang ke Mansion , Jujur selama 4 hari ini Jennie selalu tertidur di Kursi tamu karena menunggu Lisa karena dia pikir Lisa akan pulang tapi nyatanya Lisa tak pernah lagi menginjakan kaki di mansion Song karena perdebatan hebat tempo Hari.
Saat Jennie mengunjungi Lisa di perusahaan pun Jennie tak bisa karena Lisa memerintahkan Security untuk melarang Jennie memasuki kantornya. Di telpon pun tak pernah di angkat dan itu membuat Jennie Frustasi , dia selalu menyalahkan dirinya sendiri untuk apa yg terjadi , bekerja pun kadang tak fokus , kadang Jennie menangis sendiri mengingat bahwa adiknya itu marah kepadanya, di tak pernah bertengkar hebat seperti waktu itu dan Lisa tidak pernah membentak nya seperti tempo hari , jika waktu bisa diulang maka dia tidak akan pernah membentak Lisa , apalagi dia tau bahwa Lisa tidak bisa dikasari
Tok tok tok
"Masuk!"
"Hay Lice" sapa Gadis berambut pirang dan tidak lupa dgn senyum manisnya . Lisa mengalihkan pandangannya untuk menatap datar lawan bicara nya itu
"..."
"Kau masih marah ya?, Maaf kan aku lice sungguh aku tidak bisa melihatmu terus mendiami ku seperti ini, aku mengaku salah tapi aku tak sanggup lice maaf "ucap Rose lirih, sambil meneteskan air mata nya di akhir kalimat, melihat itu Lisa sedikit terkejut . Ah iya Lisa lupa bahwa sahabat nya yg ini sangatlah Sensitif
"Sudalah kenapa menangis, aku juga salah aku egois seharusnya aku tau bahwa kau hanya takut mengganggu ku , sudah ya jgn menangis"ucap Lisa lalu memeluk Rose dgn hangat dan dibalas oleh pelukan hangat Rose pula
"Terima kasih .Tolong datang lah Ke acara pertunangan ku "ucap Rose setelah melepaskan pelukan mereka berdua. "Kalau kau tidak meminta pun aku akan datang karena kau sahabat ku"ucap Lisa
"Maaf karena belum memberi tau nama calon tunangan ku , nama nya adalah J-"
"Sudalah aku sudah tau, tidak perlu diberi tahukan lagi "ucap Lisa memotong ucapan Rose, "Ah... Dari mana kau mengetahui nya? Aku kan belum memberi tau nya"tanya Rose
"Tunangan mu yg memberi tau ku"ucap Lisa
"Oh.. bagaimana Dia tampan kan? kau pasti jatuh cinta saat bertemu dgn nya, Tapi sepertinya kau tidak boleh mencintai nya karena dia hanya mencintai ku"ucap Rose
"Dan sialnya aku sudah mencintai nya Rose"batin Lisa
"Ah.. iya mana mungkin aku mencintai Tunangan sahabat ku Hhhh"ucap Lisa dibarengi dgn tawa yg dipaksakan
"Kau ini, baiklah sepertinya aku harus pergi dgn tunangan ku karena hari ini kami akan membeli Cincin Pernikahan dan photo Prewedding bay.."ucap Rose
"Dah.."ucap Lisa
Setelah itu Rose pergi meninggalkan Lisa tapi..
"Oh ya jangan lupa Temanya Hitam kau harus ingat"ucap Rose sambil memunculkan sedikit kepalanya di pintu lalu dibalas anggukan dan kekehan kecil dari Lisa mengingat sahabat nya itu sangat imut
Lalu Pintu tertutup dan sudah dipastikan bahwa Rose telah pergi lalu Lisa merutuki dirinya sendiri
"Kenapa Aku selalu menyukai orang yg salah , Agrhhh!!"gumam Lisa lalu menarik rambutnya Frustasi
Setelah kepergian Rose yg Mungkin sudah sekitar 2½ jam yg lalu sepertinya dia lagi-lagi Dihadiahi oleh perkataan Hyerin yg mengatakan bahwa ada orang yg ingin bertemu dgn dirinya lagi
"Nona Diluar Ada tuan Jungkook beliau ingin bertemu dgn anda"Mendengar Pernyataan Dari Hyerin tersebut Lisa membalas perkataan Hyerin tanpa menghilang kan konsentrasi nya melihat kota Seoul dari kaca Kantor Ruangannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
It's About Us/Lizkook
RomanceBaca aja dulu siapa tau cocok WARNING!! TERDAPAT BEBERAPA PART YG MENGANDUNG UNSUR DEWASA!!!
