---
"Bang Johnny tadi kenapa?" Tanya Renjun, Daera menggeleng pelan. Renjun menghela nafas. Daera menatap Renjun yang mencoba fokus ke layar TV kamar Daera
"Kamu gak cemburu kan?" Renjun menggeleng, tapi raut wajahnya tidak mencerminkan kebenaran.
"Gue baru tau lo bisa seposessif ini bahkan ke abang abang neo Ren.." Ucap Daera memeluk pinggang Renjun.
"Aku percaya sama kamu Ra.. Tapi gatau kalau sama mereka." Jawab Renjun.
"Bang John cuma nanyai kamar kosong sayang." Jawab Daera.
"Mau bawa cewek?" Tanya Renjun, Daera menggeleng tidak tau.
"May be.." Jawab Daera, Renjun menatap gadisnya dengan tatapan sendu. Ia memainkan rambut Daera dan menyematkan anak rambut itu ke telinga Daera. Matanya menuju bibir ranum milik Daera.
"Ra.. Kangen.." Ucap Renjun, Daera tersenyum sembari mengalungkan tangannya pada leher Renjun.
"Sebentar aja ya? Kamu ada kelas kan besok?" Tanya Daera, Renjun mengangguk pelan lalu menyambar bibir Daera yang sedari tadi ia idamkan.
Saling melumat satu sama lain bertukar saliva. Renjun membawa Daera untuk berbaring di Sofa tanpa melepaskan ciumannya. Pelan tapi pasti. Telapak tangan Renjun menyusuri rahang dan leher gadisnya. Entah sejak kapan Daera menjadi semurahan ini pada Renjun. Begitu pula Renjun.
Ia hanya ingin Daera menjadi satu satunya.
Tangan Renjun turun kebawah untuk menyelinap pada kaos Daera. Meremas pegangan hidup yang sangat ia sukai. Lenguhan terdengar dari bibir Daera saat Renjun memainkan putingnya.
"Enggh..mpp" Renjun masih setia menyesap bibir atas dan bawah gadisnya dengan bergantian.
Tangannya sangat antusias untuk membuka kaitan bra milik Daera dengan satu tangannya. Setelah terlepas Renjun mundur untuk melepaskan Kaos yang ia pakai. Begitupun Daera. Ia melepas baju dan dalaman yang sudah Renjun tanggalkan kaitannya.
Kembali menyerang Daera dengan kecupan dan hisapan lembut di leher Daera. Membuat Daera semakin tidak tahan. Tangannya meremas rambut kepala Renjun dengan acak.
"Euhh.. Renjunh.." Daera melenguh ketika Renjun menghisap dadanya memberikan beberapa kissmark disana. Renjun menyusu pada Daera. Memainkan puting Daera dengan lihai. Daera hanya bisa pasrah dengan perlakuan Renjun saat ini.
Dengan inisiatif Daera mengelus punggung Renjun keatas dan kebawah. Dan akhirnya sampai di resleting celana Renjun. Sudah terlihat sangat ketat karena adik renjun yang mulai membesar tanda ia sangat ingin di manjakan.
"I want your lollipop.." Ucap Daera, Renjun tersenyum senang dan merubah posisi. Daera sekarang diatasnya. Tangannya mengelus pelan adik Renjun dan meremasnya.
"Arghh.. Emmh.. Sayang, keluarkan." Ucap Renjun. Daera dengan senang hati membuka resleting Renjun dan menanggalkan celana dalam bertulisan DIOR itu. Dan benar adik Renjun sudah berdiri dengan tegak setelah dikeluarkan dari sangkarnya.
Bermodalkan precum yang sudah membasahi adik Renjun, Daera mulai mengelusnya pelan.
"Ahh.. Shh.." Renjun mendesah, tangan Daera yang dingin menyentuh adiknya. Sensasi yang sangat nikmat.
Daera menjilat kepala penis Renjun dan memasukkan penis itu kemulutnya dengan hati hati. Matanya tidak lepas untuk melihat ekspresi Renjun yang sangat menikmati permainannya.
Tangan Renjun berada di kepala Daera untuk membantu Daera agar rambut gadisnya tidak menghalangi.
Daera menghisap dan mengeluar masukkan penis Renjun didalam mulutnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
NCT Slut 21+ [ MATURE ]
De TodoHANYA FIKTIF GAK SUKA BISA BLOCK/SKIP "Gue dijebak, tapi kenapa gue suka" "Kamu itu candu" This out Random member of NCT 21+++
![NCT Slut 21+ [ MATURE ]](https://img.wattpad.com/cover/181595397-64-k430418.jpg)