Halo, izin numpang sebentar ya!
Untukmu yang menyukai kisah pelan bak ombak ditengah pulau tak berpenghuni, untukmu yang pernah merasa sendiri di tengah ramainya hiruk pikuk kota, dan untukmu yang percaya dasar laut bisa jadi rumah kedua. Mungkin Utara Abangdja cocok kalian semua.
"Kuharap, bumi mengizinkan tubuhku singgah dan meminjamkan bagian dari dirinya untukku berpulang. Jangan cari diriku, carilah saja sesal yang kalian pantas dapatkan karena dahulu menindasku."
Ini kisah tentang Utara. Anak yang kata dunia kurang, tapi kata laut cukup. Bibirnya seolah menjadi pajangan tak berguna, telinganya sia sia, tapi di hadapan biru, ia sempurna.
Dari kolam air panas kecil sampai ke air asin yang luas, yang menjadi habitat para biodata laut, lalu berakhir ke pinggiran pantai yang kini sepi dan tak berpenghuni.
https://www.wattpad.com/story/412129815?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Tatbunda
Mau ikut Utara berlabuh dipelukan Bunda? Klik dan masuk ke prolog yang sudah tayang. Utara menunggu kalian di tepi! Tinggalkan jejakmu, sekecil apapun akanku baca :33