aku kehilangan arah lagi. Apa yang bisa dibanggakan dari hidupku? Melihat orang-orang di sekitar yang hidup dengan cerita panjang untuk dibanggakan, tidakkah duniaku ini terlalu bosan untuk didengarkan? Tidak, tidak. Aku lelah mendengar mereka membandingkan diri. Merendah-rendah agar dipuji setinggi langit. Aku sudah berulang kali meyakinkan diri, "tak apa. Semua orang punya jalannya." Namun, realita tak semudah itu diyakini. Jika saja aku bisa berpegangan pada seseorang, jika saja ada satu orang yang benar-benar bangga padaku. Semua praduga itu pada akhirnya habis menyusut lantas jadi tangis di malam hari.