ANONAnonym
Hï Ibiza. Pukul 01.17.
Aku tidak suka tempat seperti ini. Terlalu bising. Terlalu banyak orang yang berpura-pura. Aku datang karena rapat di Barcelona batal, dan asistenku bilang "Tuan perlu melepas penat". Melepas penat. Dengan bass yang membuat tulang bergetar.
Meja VIP ku sepi. Botol champagne ketiga belum tersentuh. Aku hanya menatap laut buatan di tengah dancefloor dan menghitung berapa lama lagi sampai aku bisa pulang.
Lalu aku melihatnya.
Di antara 2000 orang yang bergerak tanpa arah, ada satu titik yang diam.
Gaun hitam. Sederhana. Tidak berkilau seperti yang lain. Rambutnya digerai, tapi matanya tidak mencari kamera. Tidak mencari perhatian. Ia duduk di bar. Sendiri. Menyeruput sesuatu yang bening. Bukan cocktail warna-warni.
Cassie.
https://www.wattpad.com/story/414951828?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=ANONAnonym