Abiyan_lio

Eh tapi aneh nggak sih. Aku cuma kepikiran ending nya aja. Bahkan awalan nya aja aku belum nata. Lebih seperti aku kepikiran buat cerita itu dari ending malah

Abiyan_lio

Btw ini cuplikan ceritaku yang lagi aku kerjain. tapiiii ini ga akan aku upload hehe
          
          Mata Calista masih terbuka—terkejut, kosong, tapi entah kenapa... ada secercah sesuatu di sana. Sesuatu yang hampir terlihat seperti... lega.
          
          Elara menatap wajah itu—wajah yang pernah ia bayangkan penuh tawa, penuh kehangatan, penuh kebahagiaan.
          
          Air matanya jatuh menetes ke pipi Calista yang sudah dingin.
          
          "Berbahagialah, Calista," bisiknya, suaranya retak seperti kaca yang pecah perlahan. "Kumohon... di mana pun kau akan pergi setelah ini..."
          
          Ia memeluk kepala Calista erat ke dadanya, tubuhnya bergetar karena isak tangis yang akhirnya pecah.
          
          "Berbahagialah."
          
          itu chapter terkahirnyaa

Abiyan_lio

Lagi gabut ehe~~
          Saya baru saja menerbitkan " Entitas Tidak Biasa " cerita saya" Hari-Hari Saat Kamu Lupa Aku ". https://www.wattpad.com/1532203313?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=Abiyan_lio

Abiyan_lio

Yo what's up brooo. Hihi baru muncul lagiii. Btw masih sibuk sama kuliah sih. Tapi aku malah kepikiran cerita yang sedih oy.  Termotivasi dari perasaan ku yang ya udah terhitung tua sama crush ku. Yahh jangan kangen
Reply