vsyeidn
Malam kak Adaresta_,
Aku memang bukan pembaca lama dari tulisan kakak. Sebelumnya maaf kalau kalimatku juga bertele. Sebagai pembaca, aku merasa perlu untuk mengapresiasi secara langsung, terima kasih banyak karena sudah menyempatkan waktu dan pikiran kakak menulis (terutama geranium). Geranium benaran manis, jelas pembukaan cerita kadang suka senyum karena malu-malunya dua karakter itu. Aku memang gak bisa bilang geranium itu cerita favoritku dari semua yang pernah dibaca tapi cerita ini jelas cukup memorable buatku. Walau aku sampai sekarang akhirnya berhenti baca pada bagian terakhir tentang trauma karakter (ternyata aku juga ikut sedih dan trauma) sampai gak sanggup lanjutkan baca. Sedihnya lagi teman dekatku ada yang punya cerita mirip tentang trauma karakter, balik lagi aku sedihin dua hal antara fiksi dan kenyataan. Hatiku benaran sakit sampai gak bisa tanggapi apapun. Dunia memang jahat rupanya sama perempuan. Sekali lagi terima kasih kakak sudah buat cerita-cerita bagus. Semoga kakak dan orang-orang yang kakak sayangi banyak dapat hal baik dihidup (walau ada pahitnya dikit)
Best Regards,
Pembaca Geranium
Adaresta_
@ vsyeidn Haloo, makasih banyak ya udah nyempetin nulis pesan sepanjang ini <3
Jujur aku baca pesannya pelan-pelan dan senyum sendiri. Rasanya hangat banget tahu kalau Geranium bisa jadi cerita yang cukup berkesan buat kamu.
Aku juga mau bilang makasih karena udah mau ikutin perjalanan Kirana dan Nayla. Sebagai penulis, kadang aku suka bertanya-tanya, apakah perasaan yang pengen aku sampain lewat cerita ini bisa sampai ke pembaca atau nggak. Jadi waktu baca pesan kamu, rasanya kayak dapat jawaban kecil untuk pertanyaan itu.
Soal bagian trauma Nayla, jujur aku ikut sedih bacanya. Terlebih ketika kamu ceritain kalau ada seseorang di kehidupan nyata yang punya pengalaman mirip dengan cerita ini. Aku nggak tahu seperti apa perjuangan yang sedang temanmu hadapi, tapi aku berharap dia selalu dikelilingi orang-orang baik yang mau mendengar, memahami, dan berjalan bersamanya. Semoga pelan-pelan dia bisa nemuin ruang aman untuk pulih dengan ritmenya sendiri.
Untuk kamu juga, terima kasih banyak karena sudah bawa empati sebesar itu, baik untuk karakter di dalam cerita maupun untuk orang-orang di sekitarmu. Nggak semua orang punya hati yang lembut dan mau ikut ngerasain luka orang lain seperti itu.
Terima kasih ya sudah mau ninggalin jejak yang begitu indah di Geranium. Semoga banyak hal baik datang ke hidupmu, dan semoga semua kebaikan yang kamu doakan untukku juga kembali ke kamu berkali-kali lipat.
Warm regards,
Adaresta_
•
Reply