AggnezH

“So Min-ssi,” In Ah meletakkan garpunya, menatapku lebih dalam. “Boleh aku jujur padamu? Aku baru kembali dari London karena permintaan paman, maksudku, Ayah Nam Joon. Beliau ingin aku membantu Nam Joon di sini, dan... yah, kau pasti sudah dengar rumornya. Beliau ingin kami melangkah ke jenjang yang lebih serius.”
          	
          	Aku menatap wajah In Ah yang begitu cantik dan tulus. Dia tidak sedang memamerkan kemenangannya padaku. Dia benar-benar sedang mencari jalan untuk mencintai pria yang juga kucintai.
          	
          	Dan di situlah letak tragedinya. 
          	
          	_______________
          	KIM NAM JOON | Chapter 12 —a.k.a "Right People, Wrong Place" - Published! ✨
          	
          	https://www.wattpad.com/1599614478?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH

AggnezH

“So Min-ssi,” In Ah meletakkan garpunya, menatapku lebih dalam. “Boleh aku jujur padamu? Aku baru kembali dari London karena permintaan paman, maksudku, Ayah Nam Joon. Beliau ingin aku membantu Nam Joon di sini, dan... yah, kau pasti sudah dengar rumornya. Beliau ingin kami melangkah ke jenjang yang lebih serius.”
          
          Aku menatap wajah In Ah yang begitu cantik dan tulus. Dia tidak sedang memamerkan kemenangannya padaku. Dia benar-benar sedang mencari jalan untuk mencintai pria yang juga kucintai.
          
          Dan di situlah letak tragedinya. 
          
          _______________
          KIM NAM JOON | Chapter 12 —a.k.a "Right People, Wrong Place" - Published! ✨
          
          https://www.wattpad.com/1599614478?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH

AggnezH

Namun, tidak dapat dipungkiri perasaan ini sungguh hangat. Seperti banyak kupu-kupu beterbangan di dalam perutnya. 
          
          “Apakah benar apa yang mereka katakan? Kim Seok Jin mencintaiku?” tanya Se Kyung dalam hatinya. “Ini terlalu berlebihan, tapi sepertinya aku mulai menyukainya.” Se Kyung masih berbicara dalam hatinya.
          
          “Oh, iya. Kemana perginya aktor Park? Bahkan aku belum melihat aktor Park Seo Joon menjengukku.” Tiba-tiba ada perasaan kecewa saat Se Kyung sedang berdiskusi dengan dirinya sendiri. 
          
          _______________
          A Modern Heart An Ancient Soul | Chapter 14 ---a.k.a "And I am Here" - Published! ✨
          
          https://www.wattpad.com/1590601290?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH 

AggnezH

Di salah satu sudut rak, tersusun rapi beberapa potong sweater rajut miliknya, sebuah bando beludru, bahkan botol parfum yang isinya tinggal sedikit. Semuanya adalah barang-barang yang Se Jeong pikir sudah dibuang atau hilang saat mereka putus tiga bulan yang lalu.
          
          “Kau... belum membuangnya, Seonbae (senior)?” tanya Se Jeong pelan saat Yoon Gi muncul di ambang pintu membawa segelas teh chamomile hangat.
          
          Yoon Gi terdiam, matanya menatap barang-barang itu, lalu beralih ke wajah Se Jeong yang tampak hancur. 
          
          Dia meletakkan gelas itu di nakas, tangannya masuk ke saku celana, mencoba mengembalikan benteng pertahanannya yang mulai runtuh. “Aku hanya malas memilah sampah.”
          
          _______________
          The Law of RECIPROCITY| Chapter 07 ---a.k.a "Domestic Silence" - Published! ✨
          
          https://www.wattpad.com/1601360752?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH

chacha_chichi

@ AggnezH  APA ITU???
            
            HEEEH???
            
            APA ITU MEMILAH SAMPAH?????????????
            
            GK DI SONO, GK DI SINI.
            COCOTNYA NYAKITIN
Contestar

chacha_chichi

@ AggnezH  KOK BANGSAT COCOTNYA YOONGI????????
Contestar

AggnezH

@chacha_chichi apa apa apaaa.. aku kaggeett bgt!!! Huuuuaaaaaaa ..
Contestar

AggnezH

Sambungan diputus secara sepihak. Aku mematung, menatap ke atas ke arah jendela ruangannya. Di sana, aku bisa melihat siluet tubuh tinggi Nam Joon yang berdiri membelakangi cahaya, menatap tajam ke arahku. Habislah aku siang ini.
          
          “Seonbae (senior)? Ada apa? Wajahmu pucat sekali,” tanya Jimin bingung.
          
          “Ah... tidak apa-apa, Jimin-ah. Sepertinya... aku harus benar-benar pergi sekarang. Sampai jumpa!” aku hampir berlari meninggalkan Jimin yang kebingungan.
          
          Aku melangkah masuk ke ruangan Direktur Kim, aku siap dimarahi kali ini.
          
          _______________
          KIM NAM JOON | Chapter 11 ---a.k.a "Walls Within Walls" - Published! ✨
          
          https://www.wattpad.com/1599571511?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH

AggnezH

Yoon Gi menggebrak meja dengan satu tangan, suaranya menggelegar memenuhi ruangan. "Yang Mulia. Pertanyaan Jaksa Kim Seok Jin tidak relevan dan bersifat tendensius terhadap kehidupan pribadi klien saya."
          
          "Saya hanya ingin memastikan tidak ada konflik kepentingan, Yang Mulia," bantah Seok Jin santai, sambil menatap Yoon Gi dengan tatapan mengejek.
          
          Tatapan Yoon Gi saat itu benar-benar bisa membunuh jika mata adalah senjata. Pria itu melihat Se Jeong mulai gemetar, napasnya mulai pendek---sebuah tanda serangan panik yang sangat Yoon Gi hafal.
          
          "Sidang diskors selama lima belas menit!" ketuk Hakim.
          
          _______________
          The Law of RECIPROCITY | Chapter 06 —a.k.a "Sandalwood Sanctuary" - Published! ✨
          
          https://www.wattpad.com/1601355232?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH

AggnezH

“Duduk di sini. Kau bisa menggulung lengan seragammu?”
          
          Keon Ho menurut. Dia duduk di bangku piano dan menggulung lengan kemejanya. 
          
          “Gomawo, Noona (terimakasih, kak).” Keon Ho berbisik.
          
          “Kau dilarang memanggilku begitu, Ahn Keon Ho Haksaeng (murid).” Kali ini suara Ji Eun terdengar sangat lembut, tidak marah seperti saat pertama kali Keon Ho memanggilnya di koridor waktu itu.
          
          Mendengar itu Keon Ho tersenyum saat tatapan mereka bertemu.
          
          _______________
          Perhaps Love: The Forbidden Harmony —a.k.a "The Rhythm Of His Eyes" - Published! ✨
          
          https://www.wattpad.com/1590781065?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH

AggnezH

Lalu siapa aku? Aku hanya seorang Manajer Editorial yang nasibnya ditentukan oleh satu tanda tangan pria ini. 
          
          Rasa rendah diri itu tiba-tiba merayap naik, menghimpit dadaku. Menyesakkan dan menyedihkan dalam satu waktu.
          
          “Manajer Jung So Min, silakan tunjukkan data distribusi digitalnya,” ucap Nam Joon tanpa menoleh padaku. Suaranya sangat formal, sangat jauh. 
          
          _______________
          KIM NAM JOON | Chapter 10 ---a.k.a "Furtive Touches" - Published! ✨
          
          https://www.wattpad.com/1599559729?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH

AggnezH

Pria itu meletakkan sumpitnya, lalu mencondongkan tubuh sedikit ke arah Se Jeong. “Jika aku bilang iya, apa kau akan berhenti tersenyum pada Jaksa itu dan kembali ke sisiku sekarang juga?”
          
          Skakmat.
          
          Kali ini, Se Jeong yang tersedak kuah supnya sendiri. Wajahnya seketika memerah sampai ke telinga. Dia tidak menyangka Yoon Gi akan melakukan serangan balik sefrontal itu di tengah restoran sup tulang sapi.
          
          “Yo-Yoon Gi Seonbae (senior)!”
          
          “Makanlah, Se Jeong-ah. Pipimu sudah semerah cabai di dalam sup itu,” ucap Yoon Gi dengan senyum tipis yang sangat menyebalkan sekaligus tampan di saat yang bersamaan.
          
          _______________
          The LAW of RECIPROCITY | Chapter 05 ---a.k.a "A Heart's Reciprocity" - Published! ✨
          
          https://www.wattpad.com/1600567567?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH

AggnezH

Aku tertawa geli, bocah ini ada-ada saja. Tapi aku segera menarik tanganku, supaya Jimin tidak punya kesempatan untuk menyentuhku.
          
          "Seonbae (senior), bagaimana kalau besok kita makan siang di luar saja? Ada restoran pasta baru yang--"
          
          "Manajer Jung So Min."
          
          Suara itu berat, dingin, dan berwibawa. 
          
          Aku tersentak. 
          
          Kim Nam Joon berdiri tepat di samping meja kami. Wajahnya datar---
          
          _______________
          KIM NAM JOON | Chapter 09 ---a.k.a "Unfinished Business" - Published! ✨
          
          https://www.wattpad.com/1599443897?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH

AggnezH

Min Yoon Gi berdiri dengan tangan terbenam di saku celana. Pria itu tidak memakai jasnya, hanya kemeja putih dengan lengan yang digulung.
          
          "Kau menghindariku seharian ini, Kim Se Jeong-ssi," ucap Yoon Gi. Kali ini pria itu menggunakan suara rendahnya yang sangat mengintimidasi.
          
          "H-hah? Siapa yang menghindari siapa? Aku hanya sangat sibuk sekali, Seonbae (senior)," dalih Se Jeong tanpa berani mengangkat wajah. Pipinya kini sudah bersemu merah, persis seperti tomat matang.
          
          Yoon Gi melangkah satu langkah lebih maju, memperpendek jarak hingga Se Jeong bisa mencium aroma sandalwood yang menguar dari dalam tubuh pria berusia tiga puluh tiga tahun itu. "Kau sudah minum obat?"
          
          _______________
          The Law of RECIPROCITY | Chapter 04 ---a.k.a "Public Domain" - Published! ✨
          
          https://www.wattpad.com/1600420275?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH