AggnezH

Jimin terkekeh rendah, sebuah tawa getir yang terdengar begitu menusuk di udara terbuka seperti sekarang. Dia melangkah maju tiga kali, mengikis jarak hingga aroma wiski dan ketegangan pekat menguar di antara ketiganya.
          	
          	"Yoo Jung sedang bersama Ibu," sahut Jimin datar, sebelum sepasang matanya beralih menatap lekat-lekat wajah pucat Hye Yoon yang berada di dekat Jung Kook. 
          	
          	"Aku hanya tidak sengaja melihat teman kecilku keluar tanpa long coat di cuaca sedingin ini. Sebagai pria yang tumbuh bersamanya sejak kecil, aku hanya ingin memastikan... dia berada di tangan orang yang tepat. Kau tidak sedang memaksanya untuk menemanimu di sini, khan, Jeon Jung Kook?"
          	
          	Sindiran halus berkedok perhatian itu terasa begitu .....
          	
          	_______________
          	IMMACULATE DECEPTION | Chapter 12 ---a.k.a "Stolen Warmth" --- Published! ✨
          	
          	https://www.wattpad.com/1636994658?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH

AggnezH

Jimin terkekeh rendah, sebuah tawa getir yang terdengar begitu menusuk di udara terbuka seperti sekarang. Dia melangkah maju tiga kali, mengikis jarak hingga aroma wiski dan ketegangan pekat menguar di antara ketiganya.
          
          "Yoo Jung sedang bersama Ibu," sahut Jimin datar, sebelum sepasang matanya beralih menatap lekat-lekat wajah pucat Hye Yoon yang berada di dekat Jung Kook. 
          
          "Aku hanya tidak sengaja melihat teman kecilku keluar tanpa long coat di cuaca sedingin ini. Sebagai pria yang tumbuh bersamanya sejak kecil, aku hanya ingin memastikan... dia berada di tangan orang yang tepat. Kau tidak sedang memaksanya untuk menemanimu di sini, khan, Jeon Jung Kook?"
          
          Sindiran halus berkedok perhatian itu terasa begitu .....
          
          _______________
          IMMACULATE DECEPTION | Chapter 12 ---a.k.a "Stolen Warmth" --- Published! ✨
          
          https://www.wattpad.com/1636994658?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH

AggnezH

Bisnis memang penting, Direktur Jeon. Tapi bagiku, masa depan putriku jauh lebih krusial," ujar Tuan Kim dengan nada bicara yang santai namun sarat akan penekanan yang dalam. 
          
          "Kulihat belakangan ini, kau sering sekali meluangkan waktu di sela-sela kesibukanmu hanya untuk mengantar dan menjemput Hye Yoon. Jika boleh tahu... kedekatan kalian berdua ini sebenarnya sudah sampai di tahap mana?"
          
          Deg!
          
          Hye Yoon seketika mendongak, matanya membelalak kecil karena terkejut dengan pertanyaan frontal sang ayah. "Appa (ayah), kenapa bertanya seperti itu di tempat seperti ini---" 
          
          "Hye Yoon-ah, Ibu dan Ayahmu hanya penasaran," potong Nyonya Kim lembut namun mutlak, menatap putrinya dengan senyuman penuh arti.
          
          "Jung Kook ini pria yang .....
          
          _______________
          IMMACULATE DECEPTION | Chapter 11 ---a.k.a "Silent Requiem" --- Published! ✨ 
          
          https://www.wattpad.com/1636977999?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH

AggnezH

Jung Kook berdeham kecil, sedikit merapikan jaketnya dengan gaya jenaka yang terlihat sangat berkelas di mata orang yang baru tahu rahasianya. “Pengusaha muda itu sedang berdiri di depanmu sekarang, Noona (kak).”
          
          Se Kyung tertegun, pandangannya beralih pada Jung Kook yang tampak santai, lalu kembali pada Seok Jin yang terlihat begitu berwibawa. “Jadi... Manager Jeon Jung Kook yang memilikinya?”
          
          “Hah?! Apa?!” suara Cho Hee pecah di sudut ruangan, membuat semua orang menoleh sejenak. “Manager Jeon? Kau ... kau bos besar yang selama ini dijuluki The Coffee King di artikel ekonomi itu?!” Cho Hee hampir saja jatuh terduduk jika tidak segera berpegangan pada pinggiran meja.
          
          “Secara hukum, iya. Itu adalah aset milik Jung Kook,” jelas Seok Jin lembut. “Aku yang .....
          
          _______________
          A Modern Heart An Ancient Soul | Chapter 24 ---a.k.a "Shadows and Shields" --- Published! ✨
          
          https://www.wattpad.com/1609938820?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH 

AggnezH

“Selamat pagi, Chef Jeon. Saya di sini untuk melakukan pemeriksaan rutin,” ucap Hye Ri. Suaranya stabil, namun dia tetap berdiri di ujung kaki ranjang, tidak mendekat ke arah sofa tempat Jung Kook duduk.
          
          Jung Kook meletakkan berkasnya. Dia menatap Hye Ri, mencoba mencari celah pada wajah profesional wanita itu. “Pagi, Dokter Lee. Bukankah dokter residen baru saja memeriksaku satu jam yang lalu?”
          
          “Saya perlu memastikan sendiri perkembangan neurologis Anda sebelum tim rehabilitasi datang siang nanti, Chef Jeon. Apakah Anda merasa pusing atau ada kilatan memori yang mengganggu pagi ini?” 
          
          “Aku baik-baik saja,” jawab Jung Kook, suaranya sedikit rendah. “Hanya sedikit kesepian karena dokternya sangat sulit ditemui kecuali saat pemeriksaan rutin.”
          
          Hye Ri tidak terpancing. Dia hanya .....
          _______________
          FINE DINING SURGERY | Chapter 15 ---a.k.a "Logic of Distance" - Published! ✨
          
          https://www.wattpad.com/1641489637?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH

AggnezH

“Lalu kau pikir dengan terus menghindarinya, kau sedang menyembuhkannya?” Nam Joon berlutut di depan Hye Ri, memaksa wanita itu untuk menatapnya. “Kau justru sedang mengabaikan seseorang yang juga sedang berjuang hidup demi melindungimu. Kau pikir itu tidak menyakitkan baginya?”
          
          Hye Ri menggelengkan kepalanya dengan emosional. “Ini demi kebaikannya, Oppa (kak). Aku sudah perhitungkan hal ini. Dia harus pulih tanpa tekanan. Tanpa aku terutama.”
          
          “Tidak, Lee Hye Ri. Kau sedang menghukumnya. Dan yang lebih buruk, kau sedang menghukum dirimu sendiri,” Nam Joon mencengkeram bahu Hye Ri, mencoba menyadarkannya. 
          
          “Lihat tanganmu, kau bahkan tidak menyadari bahwa .....
          
          _______________
          FINE DINING SURGERY | Chapter 14 ---a.k.a "Blank Page" --- Published! ✨
          
          https://www.wattpad.com/1638135857?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH

AggnezH

Los Angeles, California
          Satu tahun lalu...
          
          "Butuh tumpangan, Nona Muda Kim?" goda Jimin dengan suara baritonnya yang renyah, menghentikan langkahnya tepat satu pijakan tangga di bawah Hye Yoon.
          
          Ketika Hye Yoon mendongak, detik itu juga langit California yang semula abu-abu seolah mendadak dipenuhi oleh pendar warna cerah.
          
          "Aku tahu kau ada kelas di Haines Hall setelah ini, dan aku juga tahu... keturunan keluarga Kim dari Seoul ini pasti lupa membawa payung saat ramalan cuaca memprediksi hujan," sahut Jimin percaya diri, menyodorkan sebelah tangannya yang bebas ke hadapan Hye Yoon. "Ayo. Sebelum kita terlambat dan dihukum oleh Profesor Smith."
          
          Hye Yoon tampak ragu, tapi .....
          
          ______________
          IMMACULATE DECEPTION | Chapter 10 ---a.k.a "The Last Golden Hours" --- Published! ✨
          
          https://www.wattpad.com/1636783777?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH

AggnezH

"Lepaskan, Park Jimin! Kau menyakiti tanganku!" lirih Hye Yoon setengah berbisik, suaranya bergetar menahan amarah---atau kesedihan---setelah mereka menginjakkan kaki di rooftop.
          
          Jimin sentak melepaskan cengkeramannya. Napas pria itu memburu. "Kau... tidak mencintaiku lagi?"
          
          "Kau bahkan tidak pernah mengangkat teleponku... atau sekadar membalas pesanku, Kim Hye Yoon," tuntut Jimin lagi, kakinya melangkah satu kali, mencoba mengikis jarak yang kian membentang di antara mereka. "Kau membuatku terluka saat merindukanmu."
          
          Hye Yoon menarik napas pendek, rasanya sangat .....
          
          _______________
          IMMACULATE DECEPTION | Chapter 08 ---a.k.a "Silent Surrender" --- Published! ✨
          
          https://www.wattpad.com/1636774024?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH

AggnezH

Secara refleks, pria bermarga Jeon itu melangkah maju dan menempelkan telapak tangannya yang besar dan hangat tepat di atas kening Kim Hye Yoon. Alis Jung Kook kian menyatu erat begitu merasakan suhu tubuh wanita itu yang sedikit hangat. 
          
          Pandangannya lalu turun, menatap sepasang belah bibir Hye Yoon yang biasanya bewarna peach segar, kini berubah menjadi pucat dan kering.
          
          “Aku benar-benar tidak apa-apa, Jeon Jung Kook,” cicit Hye Yoon lirih.
          
          “Kau demam, Hye Yoonie,” tegas Jung Kook dengan nada suara yang .....
          
          _______________
          IMMACULATE DECEPTION | Chapter 08 ---a.k.a "A Heart Locked Away" - Published! ✨
          
          https://www.wattpad.com/1636769723?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH

AggnezH

"Yoo Jung-ah, Hye Yoon-ah... sebenarnya, kedatanganku ke sini juga untuk menyampaikan sesuatu," ucap Jimin, suaranya terdengar begitu tenang dan formal, tipikal seorang Park Jimin yang selalu pandai menyembunyikan badai dalam hatinya. 
          
          "Semalam, Paman dan Bibi Kim mendatangi kantorku. Mereka... berniat menjodohkan Jeon Jung Kook dengan Kim Hye Yoon."
          
          Mendengar kalimat itu meluncur dari bibir pria yang beberapa menit lalu memeluknya dari belakang, Kim Hye Yoon tidak menunjukkan riak keterkejutan yang berlebihan. Wanita itu hanya menyunggingkan sebuah senyuman tipis---senyuman hamba yang pasrah .....
          
          _______________
          IMMACULATE DECEPTION | Chapter 07 ---a.k.a "Crossed Paths" - Published! ✨
          
          https://www.wattpad.com/1636759138?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH

AggnezH

“Bagus. Karena jika kau menyerah, aku harus menuntut calon tunanganmu itu atas pasal berlapis di pengadilan, dan aku sedang terlalu malas untuk berhadapan dengan Jaksa Kim Seok Jin minggu ini,” goda Yoon Gi, mencoba mencairkan suasana yang sempat berat sebelumnya.
          
          Se Jeong tertawa kecil, getaran tawanya terasa hangat di dada Yoon Gi. “Kau selalu membahas hukum di saat seperti ini, Chagiya (sayang).”
          
          “Hukum adalah hidupku, Sayang. Tapi malam ini .....
          
          _______________
          The Law of RECIPROCITY | Chapter 22 ---a.k.a "The Only Constitution" - Published! ✨
          
          https://www.wattpad.com/1640851977?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=AggnezH