Eunha21
Hy kakk
Ai050609
@ Eunha21 Ada, tapi bukan sebagai tokoh utama.
Musim hujan sudah mulai menyapa kota Jogjakarta hari itu dan Larasati yang membawa payung berhenti sejenak saat melihat Mbak Una berdiri di depan lobi kantor seorang diri. Perempuan itu segera menghampiri.
"Mbak Un! Belum pulang?" Tanya Larasati.
Mbak Una menoleh dan menggelengkan kepalanya.
"Motorku tadi pagi mogok, jadinya dianter sama pacarku. Ini lagi nunggu pacarku jemput," jawab Mbak Una.
"Ooh... Si Cowok Bingung itu ya?" Tanya Larasati, memanggil sebutan pacar Mbak Una. Mbak Una nyengir, tapi mengangguk. "Masih lama?"
"Dia pulang kerja jam lima," jawab Mbak Una, melihat jam tangannya yang menunjukkan pukul empat lewat lima menit. "Paling sampai sini jam setengah enam."
"Mau ikut ke apartemenku dulu? Deket kok. Jalan kaki paling lima menit sampai," tawar Larasati.
"Ohh? Nanti kalau ada Mas Mada gimana?" Tanya Mbak Una tidak enak hati.
"Hah? Mas Mada kan punya rumah. Dia balik ke rumah orang tuanya, Mbak. Ngapain balik ke apartemenku? Kami nggak kumpul kebo," jawab Larasati.
Mbak Una tertawa mendengarnya. "Kamu nih, lama kelamaan mulutnya kayak nggak ada rem!" Ucap Mbak Una geli. "Padahal dulu waktu baru masuk, aku kira kamu anak pendiam dan pemalu!"
"Mbak, kalau orang liat dari muka Mbak Una aja, nggak akan ada yang percaya kalau Mbak Una suka ngomongin hal-hal porno," balas Larasati yang kembali membuat Mbak Una terbahak-bahak.
•
Reply