Setelah menamatkan beberapa cerita, aku hanya bisa menatap deretan judul lain dengan kebingungan. Kubuka satu per satu sinopsis, kubaca beberapa paragraf pertama, lalu kututup kembali. Tidak ada yang benar-benar memanggilku untuk menetap.
Sampai akhirnya, tanpa rencana yang istimewa, aku menemukan Proyek Satu Tahun.
Awalnya kupikir ini hanya akan menjadi teman mengisi waktu luang. Ternyata aku keliru. Cerita ini perlahan menjelma menjadi tempat yang membuatku betah berlama-lama. Satu bab berubah menjadi dua, dua berubah menjadi belasan, hingga aku lupa pada waktu yang terus berjalan. Rasanya seperti menemukan mata air setelah lama berjalan di padang yang kering.
Terima kasih telah menulis cerita yang mampu menarikku kembali jatuh cinta pada dunia membaca. Di saat aku benar-benar bingung harus membaca apa lagi, justru Proyek Satu Tahun datang seperti jawaban yang tidak pernah kusadari sedang kucari.
Ada kehangatan di setiap percakapannya, ada kehidupan dalam setiap tokohnya, dan ada rasa nyaman yang sulit dijelaskan dengan kata-kata. Penulis berhasil membuat setiap halaman terasa hidup, seolah aku tidak sedang membaca kisah orang lain, melainkan ikut berjalan bersama mereka, tertawa ketika mereka bahagia, ikut resah saat mereka dilanda masalah, dan ikut berharap agar semua impian mereka menemukan jalannya.
Thank you for sharing a story that has become a refuge amid my confusion as I search for new reading material. Thank you for pouring so much emotion into every sentence, so that I can feel it without having to actually experience it myself.