Amertara16

Halo sobat Amerta!! Udah lama aku nggak nulis di wall kayak gini hehehe. Oh ya, sorry banget kalau misalnya cerita Enzee masih harus pending dulu dalam beberapa hari kedepan.. karena.. saya selaku penulis hendak melakukan ujian tengah semester jadi harap maklum yaa teman-teman..
          	
          	Dan jangan lupa juga stay tune buat cerita Arthur dan Sekar yang bakal berlanjut di Season 2 nya pada bulan Juli atau agustus 2025!!
          	
          	Semoga cerita-cerita baru yang akan aku tulis disini dapat menghibur kalian semua, selamat membaca!! See you all!! 

Purpleblink28

Hai Kak ^^
          Salam Kenal ya— 
          
          Btw, aku lagi Open Member "GC Feedback" di WA lho, jadi kita-kita yang ada di GC bisa saling feedback (vote & komen) tulisan kita secara berkala gitu, siapa tau Kakak berminat, —silahkan hubungi aku ya di 0858-2405-9322 (Ran) ^^
          
          Thank You ^^

melia_aa0

Hai kak, izin promosi ya, semoga suka sama ceritanya, jangan lupa komen, vote and follow ya..
          feedback?
          aman pasti difeedback juga kok..
          sekali lagi maaf jika menganggu waktunya..
          https://www.wattpad.com/story/391249821?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=melia_aa0

Amertara16

@ melia_aa0  okee siaap
Reply

tesaswali

Hai kak? maaf banget ya kalau wall mu kotor hehe, izin promosi bole ya kak?
          
          Ehh kamu tertarik ga si sama cerita percintaan anak sekolah yang berlatar di Lampung? Jarang-jarang tau yang berlatar di Lampung. Walaupun kelihatan nya rata-rata orang lampung itu tegas dan punya nada bicara yang cukup tinggi nyatanya mereka baik kok ^^
          
          Jadi buat kalian yang mau tau gimana aja si lingkungan sosial di Lampung tepatnya, Bandar Lampung bisa baca karya ku. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa vote maupun komentar. 
          Semoga suka ya terimakasih.
          
          link here: https://www.wattpad.com/story/390867078?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=tesaswali
          
          feedback? yeah, ayo kak saling tuker vote!!

Amertara16

@ tesaswali  okee siip
Reply

Amertara16

Halo sobat Amerta!! Udah lama aku nggak nulis di wall kayak gini hehehe. Oh ya, sorry banget kalau misalnya cerita Enzee masih harus pending dulu dalam beberapa hari kedepan.. karena.. saya selaku penulis hendak melakukan ujian tengah semester jadi harap maklum yaa teman-teman..
          
          Dan jangan lupa juga stay tune buat cerita Arthur dan Sekar yang bakal berlanjut di Season 2 nya pada bulan Juli atau agustus 2025!!
          
          Semoga cerita-cerita baru yang akan aku tulis disini dapat menghibur kalian semua, selamat membaca!! See you all!! 

Lu_readmind

Permisi mau Promosi, boleh ya… 	
          ----	
          Kami terbangun karena suara alarm yang terus menerus.
          Aku diam sejenak memperhatikan Davi yang terburu-buru. Aku menyelimuti tubuhku sambil bersandar di kasur. Aku menunggunya mengatakan sesuatu tapi dia seperti tidak mempedulikan keberadaanku "Davi," panggilku akhirnya.  
          Dia menoleh lalu berjalan ke sebelahku untuk mengambil jam tangan dan handphone di nakas. Dia menarik nafas berat ketika mata kami bertemu pandang, caranya melihatku seperti orang putus asa. Aku masih menunggu reaksinya. "Jullie kita nggak pakai pengaman." 
          "Iya.." 
          Dia menelan ludah, menunduk sejenak, matanya memperlihatkan kegelisahan. "Jull. Maafin aku..." 
          Tiba-tiba aku bisa membaca kemana arah pembicaraan kami. Semua yang dimulai dari maaf berakhir mengecewakan!
          "Ini salah banget! Aku harap kamu bisa ngelupain malam ini." Dia menatapku sungguh-sungguh.
          Aku tidak bereaksi.
          "Aku ingin kita sepakat bahwa tidak terjadi apapun di antara kita. Kita cuma menghabiskan malam bersama. Tidak ada rasa di antara kita, benar?" 
          Aku menggigit bibir bawahku, menahan amarah dan air mata yang ingin kutumpahkan detik itu juga. Rasanya ingin berteriak untuk menjawab pertanyaannya tapi dia tidak butuh responku, dia menganggukan kepala singkat lalu berpamitan pergi.  
          Tidak ada rasa diantara kita? Tidak ada? 
          Aku tertawa dingin, tawa itu diiringi oleh air mataku. Bisa-bisanya dia memutuskan sendiri bahwa aku tidak memiliki perasaan apa-apa padanya tanpa bertanya dulu. 
          Lalu bagaimana dengan aku, bagaimana dengan tubuh telanjangku yang ditinggalkan tanpa penghargaan, tanpa maaf, tanpa perbincangan? Aku tidak ada bedanya dengan kondom di tong sampah, habis dipakai dibuang. 
          ————————
          MAAF YA KALO PROMOSINYA KEPANJANGAN PIS ✌️
          https://www.wattpad.com/story/311846801-single-father-number-225