Annadelunaaaa

Gue menemukan sebuah perdebatan, tentang seberapa lama Belanda menjajah. Ada yang bilang 350 tahun adalah benar, dan ada yang bilang Belanda cuma jajah 4 tahun (terhitung dari 1945-1949).
          	
          	Sebenarnya simple aja sih, dulu sekolah nggak diajarin sejarah? Apa anda yang nggak belajar?
          	
          	Gue suka nih kalau ada perdebatan soal sejarah dan keilmuan. Tapi, ada baiknya kalau orang-orang tuh sebelum mengetik atau bicara harus riset dulu seminimal mungkin.
          	
          	At least, nggak akan bilang Belanda cuma datang, berdagang, dan tidak menetap. Hey dude, lahir di tahun berapa Anda? Jelas-jelas Belanda datang dengan niat mengambil sumber daya di Indonesia (waktu itu belum diberi nama Indonesia).
          	
          	Coba pahami tentang VoC, Romusha, Tanam Paksa, Daendeles, Politik Liberal, Politik Etis, Politik balas budi, dan lain sebagainya. 
          	
          	Cari tahu juga jejak Cornelis de Houtman, dan lihat tahun berapa dia datang membawa rombongannya. Bahkan dalam buku sejarah Belanda sendiri, mereka menuliskan secara jelas tahun berapa dan apa yang mereka lakukan pada tahun-tahun tersebut.
          	
          	Baru pelajari tentang Perjanjian linggarjati, konferensi meja bundar, perjanjian Renville, dan Perjanjian Roem-Roijen.
          	
          	Kalian itu perlu yang namanya studi banding, jangan cuma membaca satu sumber sejarah (versi sejarah Indonesia) karena di versi lain (sejarah Netherland) jauh lebih rinci. Jangan menutup mata, kalau sejarah kita pun ada yang dipermanis, kita jadi kayak yang paling menderita.
          	
          	

Annadelunaaaa

Faktanya, banyak orang-orang pribumi yang mengatakan bahwa lebih baik saat Nusantara ada di bawah Belanda daripada Jepang, juga lebih baik dari saat era Indonesia merdeka. Sebuah Fakta yang sudah banyak diketahui bahwa Belanda itu memberi upah pada setiap pekerja. Nah, ini juga harus dibedakan ya. Antara budak dan pekerja, karena kalau budak memang jelas tidak akan di bayar. Perlu juga diketahyi, Belanda menghapus sistem perbudakan mereka pada tahun 1863.
          	  
          	  Tapi, dari sini bukannya jadi bukti kalau Belanda memang pernah menjajah di tahun-tahun sebelum kemerdekaan? Jadi atas dasar apa opini 4 tahun penjajahan itu?
          	  
          	  Perlu kalian tau juga, bahwa sekarang ini keturunan bekas budak sedang menuntut pemerintahan Belanda untuk memberikan ganti rugi (baik secara reparasi maupun kompensasi) atas perbudakan yang dilakukan pada leluhur mereka. Ya tapi pemerintahnya juga mengakui dan meminta maaf sih, jadi menurut gue ya mending lah, seenggaknya mereka ada inisiatif buat tanggung jawab (walau hanya berupa ucapan lisan).
          	  
          	  Dari sini, gue sangat menyayangkan bahwa anak-anak di Indonesia sudah sangat kekurangan literasinya. Padahal, smartphone diciptakan juga fungsinya agar kita bisa dapat informasi tanpa harus membeli buku atau ke perpustakaan besar.
          	  
          	  Bahkan pengetahuan umum aja banyak yang nggak tau. Miris.
          	  
          	  
Reply

Annadelunaaaa

Gue menemukan sebuah perdebatan, tentang seberapa lama Belanda menjajah. Ada yang bilang 350 tahun adalah benar, dan ada yang bilang Belanda cuma jajah 4 tahun (terhitung dari 1945-1949).
          
          Sebenarnya simple aja sih, dulu sekolah nggak diajarin sejarah? Apa anda yang nggak belajar?
          
          Gue suka nih kalau ada perdebatan soal sejarah dan keilmuan. Tapi, ada baiknya kalau orang-orang tuh sebelum mengetik atau bicara harus riset dulu seminimal mungkin.
          
          At least, nggak akan bilang Belanda cuma datang, berdagang, dan tidak menetap. Hey dude, lahir di tahun berapa Anda? Jelas-jelas Belanda datang dengan niat mengambil sumber daya di Indonesia (waktu itu belum diberi nama Indonesia).
          
          Coba pahami tentang VoC, Romusha, Tanam Paksa, Daendeles, Politik Liberal, Politik Etis, Politik balas budi, dan lain sebagainya. 
          
          Cari tahu juga jejak Cornelis de Houtman, dan lihat tahun berapa dia datang membawa rombongannya. Bahkan dalam buku sejarah Belanda sendiri, mereka menuliskan secara jelas tahun berapa dan apa yang mereka lakukan pada tahun-tahun tersebut.
          
          Baru pelajari tentang Perjanjian linggarjati, konferensi meja bundar, perjanjian Renville, dan Perjanjian Roem-Roijen.
          
          Kalian itu perlu yang namanya studi banding, jangan cuma membaca satu sumber sejarah (versi sejarah Indonesia) karena di versi lain (sejarah Netherland) jauh lebih rinci. Jangan menutup mata, kalau sejarah kita pun ada yang dipermanis, kita jadi kayak yang paling menderita.
          
          

Annadelunaaaa

Faktanya, banyak orang-orang pribumi yang mengatakan bahwa lebih baik saat Nusantara ada di bawah Belanda daripada Jepang, juga lebih baik dari saat era Indonesia merdeka. Sebuah Fakta yang sudah banyak diketahui bahwa Belanda itu memberi upah pada setiap pekerja. Nah, ini juga harus dibedakan ya. Antara budak dan pekerja, karena kalau budak memang jelas tidak akan di bayar. Perlu juga diketahyi, Belanda menghapus sistem perbudakan mereka pada tahun 1863.
            
            Tapi, dari sini bukannya jadi bukti kalau Belanda memang pernah menjajah di tahun-tahun sebelum kemerdekaan? Jadi atas dasar apa opini 4 tahun penjajahan itu?
            
            Perlu kalian tau juga, bahwa sekarang ini keturunan bekas budak sedang menuntut pemerintahan Belanda untuk memberikan ganti rugi (baik secara reparasi maupun kompensasi) atas perbudakan yang dilakukan pada leluhur mereka. Ya tapi pemerintahnya juga mengakui dan meminta maaf sih, jadi menurut gue ya mending lah, seenggaknya mereka ada inisiatif buat tanggung jawab (walau hanya berupa ucapan lisan).
            
            Dari sini, gue sangat menyayangkan bahwa anak-anak di Indonesia sudah sangat kekurangan literasinya. Padahal, smartphone diciptakan juga fungsinya agar kita bisa dapat informasi tanpa harus membeli buku atau ke perpustakaan besar.
            
            Bahkan pengetahuan umum aja banyak yang nggak tau. Miris.
            
            
Reply

Annadelunaaaa

this message may be offensive
Anak tetangga gue sering banget main ke rumah. Ada tuh 4 bocil kayaknya.
          
          Nggak ada yang seumuran sama ponakan gue sebenernya, older gitu lah. Tapi berhubung kayaknya, nih, ya. Kayaknya mainan di rumah gue itu banyak banget dan jarang orang punya. Oke, lah, gue paham. 
          
          Tapi gini loh dek adek dan orang tuanya. Berisik bacot lo nyet, teriak mulu anjing. Jerit jerit berasa tu suara merdu kek burung kalik ya. 
          
          Sumpah, mau segede apa pun ni rumah, tetep kedengeran dan itu mengganggu. Gue dah sering bilang buat main di luar aja, jadi ada barang rusak tuh juga ya yang di luar. Entah pot atau apalah itu. 
          
          Ni anak-anak pada lari-larian di dalem rumah, teriak-teriak, mainnya gedebak gedebuk naik ke sofa, naik tangga. Kek, please lah. Bahkan pernah masuk kamar.
          
          Gilak ya, baby blues beneran gue sialan. 
          
          Tolong deh yang udah pada punya anak, tu anak-anak tanggung jawab lo. Di didik yang bener, sat. Jangan kurang ajar kayak nggak pernah di ajarin adab. Bodo amat dah kecil apa gede, umur segitu harusnya udah paham mana yang boleh sama nggak boleh. Ntu anak-anak kalau anak gue udah kena gampar mulutnya. Mana jorok banget omongannya. Terus, tau apa yang nyebelin? Ponakan gue di ajarin nge-fuck.
          
          Damn kids, kalian nggak paham artinya apaan. So, please don't do that. Fucking children. 

ooowlette

@ Annadelunaaaa  bener sihh, pasti yang di pertanyakan pertama didikan orang tuanya dulu 
Reply

Annadelunaaaa

@ ooowlette  emang nggak jelas banget anak orang mah. Baru banget kemarin sore, ponakanku bilang "Falen kemarin bilang goblok, terus aku bales deh... katain goblok juga,"
            Like, wtf kids? Anak-anak sekecil itu (ponakan gue baru 4 tahun) udah ngerti omongan kayak gitu. Entah apa yang orang tuanya ajarkan di rumah. Ya okelah kalau omongan tuh mungkin bisa mereka dapet dari orang lain (tetangga misal), tapi kalau suka main tangan, gue yakin di rumah juga gitu si anak ini. Harusnya di rumah dimarahin/dibilangin jangan suka pukul, lempar, atau ambil punya orang. Apalagi ini kasusnya anak guru. Dia ngajarin anak sendiri kayak gitu, ngajarin anak orang gimana  
Reply

ooowlette

@ Annadelunaaaa  hahah kerasa banget keselnyaa kak, jadi ke inget anak guru aku di sekolah. Bandel minta ampun, suka pukul, lempar barang ke orang, bahkan ngambil atau makan makanan punya orang lain, seenaknya gitu deuuuh. Sampe minuman aku aja dia tumpahin, pusing banget rasanya pengen cubit 
Reply

Annadelunaaaa

Nggak kerasa ya anjir dah mau ending, kayaknya kudu siap mental kena hujat deh gue wkwk.
          https://www.wattpad.com/story/385988042

ooowlette

@ Annadelunaaaa wow!! Bakalan seru banget nihh
Reply

Annadelunaaaa

@ ooowlette  ada, spill deh...
            Ini lokal, mc nya cewek... dan klo kalian mau cari tau inspirasinya dari mana. Coba cari kasusnya Ais (nama samaran), bocah yang waktu itu masih umur 8 tahun. Dia ini anak dari pelaku bom bunuh diri di Surabaya pada tahun 2018.
Reply

ooowlette

@ Annadelunaaaa  emang iyaaaa? Ko berasa cepet banget, ada niatan buat cerita baru ga kak? 
Reply

Annadelunaaaa

It's something weird, guys. But you know what? I mimpi ketemu Hyunjin. Damn, I mean, I've never even dreamed about an idol sebelum-sebelumnya.
          
          Entah udah segila, sebucin, secinta apa diri ini ya Tuhan sama makhluk ciptaan-Mu yang satu itu?!!!
          
          Yeah, I love that glorious man.
          

Annadelunaaaa

Sudah sedari lama seorang kawan bertanya, mengapa tidak seorang perempuan kau jadikan peran utamanya?
          
          Entahlah, mungkin karena aku perempuan, aku tahu betapa rumitnya pemikiran perempuan dan caranya menjalankan kehidupan. 
          
          Tapi, sepertinya kali ini aku punya sedikit motivasi dari sebuah kisah nyata. Ini tentang Lia. Gadis cantik dari kalangan biasa saja, yang akan memberikan banyak trauma untukmu. 

Annadelunaaaa

One more time guys,
          Gue nggak paham kenapa orang-orang tuh suka banget bullying. Tbh, gue dulu pas Smp juga kena Bullying tapi versi verbal. 
          
          At that time, gue kira gue fine aja gitu. Ternyata lama-lama mental kena, karena mulutnya tuh beneran nggak di filter. Bayangin lo di jauhin satu kelas, dikatain caper cuman karena lo dapet cowok kakel (jujur dia emang ganteng banget sih sebenernya), deket sama guru-guru (lah gua kagak ada temen anjir, ya temenan aja ma guru daripada nggak ada ye kan), ngikut OSIS (ini yang bikin heran, masalahnya di mana anji**), terus apalah itu dulu alasannya tak jelas. 
          
          Bedanya, gue dulu ngebales tuh demit demit. Pernah di fitnah apaan gua lupa, tapi intinya itu cewek gue gampar. Gue males sumpah kalau bacot, daripada capek ngomong mending fisik sekalian kata gue mah. Berantem sama cowok kelas yang ujungnya tu lakik cuma bilang sesuatu yang menurut gue kasar banget. 
          
          
          Maksud gue gini loh, lo kalau iri tuh usaha bisa kan, ya? Otak lo dipake cuma buat hal nggak berguna gitu kapan majunya?
          
          Jangan ngira cuma di sekolah orang-orang kaya yang ada hal-hal kayak gini. Walaupun gue akuin di sekolah orang kaya sering ditemui. Bullying di sekolah elit itu lebih ngeri guys, jadi... lo kalau punya anak udah tau pinter, jangan di bikin letoy tu anak, cariin temen jangan lu kurung dalem rumah buat belajar mulu, usahain itu anak bener-bener punya temen, lo juga kudu sering hubungin pihak sekolah (basa-basi doang, itu guru pasti pads sungkan dan nggak mungkin nggak nolong anak lo), jangan biarin anak lo bergaul sama anak yang dari looknya keliatan manis tapi senyum mulu, dan senyumnya mencurigakan. 
          
          Gue yang masih muda aja bisa ngerti orang tuh senyumannya tulus apa cuma gimmick, kalau udah ada tuh yang bentukannya macam poker face gitu, dah, tinggalin! Usir aja dari hidup lo semua tu manusia satu. Kecuali, lo tau cara memanfaatkan manusia modelan begitu. 
          
          

ooowlette

@ Annadelunaaaa  banyak bangett pelajar yang bisa aku ambil, terima kasih banyak kak
Reply

Annadelunaaaa

@ ooowlette   one day, gue pernah ngerasain ketika ada orang yang stay buat gue, dan dia ngomong. "Percuma lo dengerin omongan orang, percuma juga lo care sama orang lain, klo sama diri lo sendiri aja lo abai. Stop jadi people pleasure,"
            
            Gue pernah di tahap dimana terlalu haus sama relationships, temen gue mau apa gue jabanin. Ternyata, akhirnya malah mereka jadi penyebab gue di jauhin. 
            
            Lo tau, manusia itu udah dari sananya diciptakan dengan hawa nafsu, itu termasuk anugerah Tuhan untuk manusia, ciptaan-Nya yang paling baik. So, lo nggak perlu kaget ketika ada aja orang yang iri dan jatuhin lo karena rasa itu. Santai aja, biarin mereka ngoceh. Asal lo tau, sendirian itu gapapa kok. Lo bisa cari temen, tapi ya udah, cukup lo jadiin temen. Jangan berlebihan sampai bikin circle atau bestie bestie gitu. It's okey kalah bestie lo baik, tapi ketika lo sadar dia muka dua, cukup, cukup di situ status bestie itu, jangan lanjutin. 
            
            Circle itu, mau sebaik apa pun isi orangnya, pasti akan ada masa buruknya. Contohnya, lo deket sama orang lain, temen satu circle lo liat, dan yah... itu bakal jadi omongan. Hal kecil, tapi lama-lama bakal makin parah. Jadi, bertemanlah secukupnya. 
            
            Dan pertanyaan apakah itu termasuk bullying, hmm, menurutmu? 
            
            Klo menurutku, "Yes, girl" mereka bully kamu!! Dan kamu pantas buat benci mereka.
            
            Tapi,
            
            Jangan dendam, yang rugi kamu sendiri. Lupain aja dendam itu, tapi jangan lupain apa yang mereka perbuat. Jauhin orang-orang toxicnya, memori kayak gitu iu berguna buat kamu bisa liat sifat orang-orang nantinya. 
Reply

ooowlette

*hampir semua anak kelas maksudnya 
Reply

Annadelunaaaa

Anyway guys, aku lupa. Luhan itu manggil Richard dengan sebutan 'Abang' atau 'Kakak', ya?
          
          Ingetnya cuma kalau dia ngomong sama Richard itu pake Lo-Gue doang. Ya maap, ni anomali munculnya cuma pas acara sama di RS doang hehe 

Lilyamzi

@ Annadelunaaa  aku Nemu di bab 1.2. Luhan manggilnya 'kakak’ 
Reply

damayantivie

@ Annadelunaaaa  belum pernah manggil abang atau kakak kayaknya
Reply