Hai kak, Maaf mengganggu dan mengotori wallnya^^
Aku baru buat cerita baru tentang persahabatan yang dijalin dari waktu berbeda.
Sekiranya kamu suka, kamu bisa mampir ke work-ku.
https://www.wattpad.com/story/196889816
Ditunggu vote dan komentarnya^^
Thank you ♥️♥️
"Kenapa lo gak mau jadi cewek gue dan lebih milih dikurung digudang hah? Lo gak tahu banyak yang ngantri pengen jadi cewek gue?!"
Tentu saja aku tahu. Tapi siapa yang peduli? "Kalo banyak yang ngantri kenapa lo ngebet banget pengen gue jadi cewek lo?" Jawabku sensi.
Ckk dia berdecak kesal. "Kalo gue maunya lo ya lo!" Dia menunjukku. Ku tepis telunjuknya kasar semoga saja sampai keseleo.
"Jadi cewek gue!"
"Nggk!"
"Jadi cewek gue!"
"Nggk!"
"JADI CEWEK GUE KAREN!" Kali ini dia berteriak.
"OGAH!!" Aku balas berteriak.
Kami sama-sama terengah. Aku mendelosor duduk di atas lantai kemudian mengeluarkan cermin kecil yang selalu kubawa. Merapikan rambutku santai.
Tama kian melotot melihatku. Kenapa coba?
Kepoin ceritanya yuk kak;)
https://www.wattpad.com/story/193554544?utm_medium=link&utm_content=share_writing&utm_source=android
Thanks banget kalo udah baca❤
Hai salken, suka cerita romantis gak?
Kalo suka yuk mampir ke cerita aku yang ada di bio aku yang judulnya Teacher of LOVE.
Jika kamu berkenan untuk membaca dan memberikan votment dengan ikhlas.
Aku akan sangat berterimakasih. O:-)