Aymahaccount

sequel aufz uhuyy!!!
          	ayo buruan!!!

N_A_PUTRI

https://www.wattpad.com/story/412065042?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=N_A_PUTRI
          
          halo k, izin promosiin ceritaku ya... kalau kakanya tidak nyaman boleh dihapus ya ka. terimakasih... 
          
          judul : REM NERAKA UNTUKMU
          karya : N.A PUTRI
          
          mohon bantu vote ya semuanya.... 
          ini adalah cerita pertama ku, jadi 1orang baca aja udah seneng banget dan nambah semangat buat aku... bantu follow juga ya.. kalau mau fb bilang aja gapapa... 

roroputri_

 Hai kak, izin promosi ya, silakan saudara² sekalian, baca deskripsi siapa tau menarik? 
          
          https://www.wattpad.com/story/359080651?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Park_sooyang
          
          Ada satu insiden yang membuat Rea, si anak baru terpaksa harus menerima ajakan untuk berpacaran pura-pura dengan Nata, si biang kerok SMA Abipraya demi Karin,sahabatnya. Rea tidak mau persahabatan mereka hancur karena Rea diam-diam didekati cowok yang Karin taksir dari dulu. Padahal di awal pertemuan mereka, Rea sudah mengibarkan bendera permusuhannya terhadap Nata. 
          
          Awalnya mereka saling benci, berubah menjadi cinta karena kedekatan mereka yang awalnya hanya sandiwara belaka. 
          Suatu hari, ketika Nata mengungkapkan perasaan yang sebenarnya kepada Rea, Rea menolaknya karena traumanya terhadap lelaki. Dan pada akhirnya, Rea mengungkapkan perasaannya juga yang sebenarnya kepada Nata di kuburan setelah mendapat pencerahan.
          
          Tetapi, bagaimana jadinya jika ibu satu-satunya Nata, dan ayah satu-satunya Rea disatukan oleh anak-anaknya sendiri-yang mana, Rea belum mengetahui identitas asli Nata bahwa dia adalah anak dari gurunya, alias calon ibu barunya nanti? Apakah hubungan mereka akan baik-baik saja, terus berlanjut bahagia, atau berujung luka? Atau... justru keduanya memilih mengalah saja?