kodzukenara
izin promosi ka maaf mengotori wall
Batavia, 1939. Michiel, pemuda Belanda yang selalu penasaran, dan Narini, gadis pribumi yang enggan tunduk pada takdirnya, dipertemukan oleh keadaan yang tak biasa. Mereka berbeda segalanya—asal, status, dan cara pandang—tapi kenapa justru kata-kata pedas mereka terasa lebih hangat dari yang seharusnya? Dalam dunia yang penuh batasan, akankah perasaan bisa menemukan jalannya sendiri?
SANDYAKALA 'S :::
https://www.wattpad.com/story/389666207?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_reading&wp_page=reading&wp_uname=kodzukenara