Lebaran ke lima di tahun 2022.
Entahlah, masih kepikiran sama kamu. Bahkan, tadi bibirku spontan memanggil namamu saat bertemu orang yang mirip kamu. Aku malah berharap itu kamu, tapi gak mungkin. Barikli gak mungkin kelayapan sampai sini. Cukup, kamu kelayapan di hatiku saja sudah membuatku resah.
Doakan ya, tahun depan aku sudah nikah. Lebaran tahun depan aku sudah menggandeng suami. Mungkin, aku terlalu kesepian sehingga dengan bodohnya masih memikirkanmu. Mengharapkan apa yang tidak ditakdirkan menjadi milikku ternyata menyakitkan.
See you, semoga kamu bahagia.