Benitobonita

7- Underworld Bulletin
          	
          	Kerberos loves chasing birds.
          	Today, he found a very large one that screamed loudly when chased.
          	
          	Important note: Keres are neither birds nor chickens. They are respectable spirits of violent death.
          	
          	https://www.wattpad.com/story/412912718

Benitobonita

4 - Suami Idaman Nona Pengacara
          
          Rintihan kecil keluar dari bibir Wita saat dia membayangkan perpeloncoan yang akan terjadi sebentar lagi. Wanita itu kemudian menoleh ke suaminya yang terlihat terlalu santai dan langsung mengomel, "Salah siapa jadi kaya gini?! Kalo kamu enggak teriak-teriak di Ruang Keuangan, mereka juga enggak akan tau!"
          
          Sayangnya, Yusuf tidak segera menjawab. Pria itu mengambil waktu untuk memarkir mundur mobil dan menarik rem tangan. Dia pun tersenyum santun saat bertanya, "Memang Mama maunya hamil duluan baru diviralin?"
          
          "Yusuf!" Wita langsung memekik kesal. "Berhenti bahas tentang itu!"
          
          Wita bego! Cuma karena liat foto bayi jadi ngawur pikirannya! Liat, jadi makin ngelunjak, kan, dia?! Dasar bego! Bego! Bego!
          
          "Papa, Ma." Yusuf tiba-tiba menegur istrinya dengan tatapan malas. "Enggak sopan sebut nama suami di depan umum."
          
          https://www.wattpad.com/story/413027842

Benitobonita

7 - Pengantin Tanggungannya
          
          Ellie seketika memekik ketika seseorang menarik pergelangan tangannya. Pandangan gadis itu berputar.
          
          Punggung Ellie menghantam ranjang.
          
          Gadis itu bernapas cepat dengan mata melebar.
          
          Kincaid sudah berada di atasnya dan menahan kedua tangannya.
          
          Pria itu menatapnya dengan tajam.
          
          Akan tetapi, beberapa saat kemudian pria itu mengerjapkan mata.
          
          Ekspresi Kincaid kini tampak kebingungan.
          
          Mereka saling bertatapan hingga pandangan Kincaid turun ke bibir Ellie.
          
          https://www.wattpad.com/story/412922069

Benitobonita

3 - Suami Idaman Nona Pengacara
          
          Para wanita sepuh itu tanpa malu-malu mengamati Wita dari ujung kepala hingga ujung kaki sebelum saling mendahului untuk berbicara.
          
          “Enggak nyangka kamu tiba-tiba nikah enggak ngundang-ngundang. Buat dong syukuran atau apa,” ucap seorang ibu yang memakai gincu merah terang, bersaing warna dengan daster lebar yang menutupi tubuh bongsornya. “Kasihan ibu kamu enggak ngepestain padahal kamu anak laki-laki sendiri.”
          
          “Katanya udah bawa anak, ya? Mbak Wita jadi janda?” tanya ibu lain yang tidak kalah keriput dengan ibu yang berbicara.
          
          “Kaya enggak ada gadis perawan di sini aja sih, Sup.” Ibu berdaster biru ikut menimbrung sebelum disenggol si ibu yang pertama kali berbicara dengan Yusuf.
          
          Ibu itu kemudian tersenyum kepada Wita yang sedari tadi hanya diam dan berkata ramah. “Maaf, ya, Neng. Mulut orang desa memang gini, asal ngomong.”
          
          Yusuf tersenyum canggung, sedangkan Wita memaksakan senyum tipis. Namun, wanita itu tidak berminat untuk berbasa-basi. Kakinya lelah dan dia sudah tidak bisa mengingat lagi siapa saja yang sudah mereka ajak bicara.
          
          https://www.wattpad.com/story/413027842

Benitobonita

6-Pengantin Tanggungannya
          
          “Membela kekasihmu?” Kincaid mengejek. “Kau seharusnya memikirkannya sebelum berbagi kamar dengannya, Missy.”
          
          “Dan, lihat, siapa yang berusaha berbagi ranjang denganku tadi malam,” desis Ellie.
          
          Pria ini menjijikkan—berkhotbah mengenai moral padahal dirinya sama buruknya.
          
          Ekspresi Kincaid seketika berubah. Pandangannya menjadi tidak terbaca, lalu bibirnya melengkung sempurna.
          
          “Jangan khawatir, Missy.” Dia bergumam santai. “Kita akan berbagi ranjang lagi hingga kita tiba di rumahmu.”
          
          https://www.wattpad.com/story/412922069

Benitobonita

2 - Suami Idaman Nona Pengacara
          
          Kak Ayu terlihat sedang berdiri di dekat dinding. Perempuan yang lebih tinggi beberapa sentimeter dari Wita itu baru saja menempelkan selembar kertas pada tembok kamar.
          
          Mata Kak Ayu berkilat riang saat melihat adiknya berjalan masuk. "Eh, Wita. Liat gambar terbaru Kakak. Cakep loh."
          
          Kakak udah enggak kesal lagi, ya? Wita melangkah mendekat. Remaja tiga belas tahun itu merasa lega dengan suasana hati kakaknya. Kak Ayu bahkan terlihat berguman pelan mendendangkan sebuah lagu ceria.
          
          "Ma."
          
          Suara samar yang familier masuk ke pendengaran Wita. Namun, remaja itu tetap berjalan untuk menghampiri kakaknya yang menunggu. Dia pun melihat ke dinding sambil bertanya dengan nada penasaran.
          
          "Gambar a—"
          
          Mata Wita melebar saat dia mengenali salah satu sosok yang baru saja digambar oleh Kak Ayu. Bando merah itu sering dipakai teman sekelasnya yang suka mengolok-ngolok punggung Wita. Sebuah luka panjang terlihat pada pipi hingga bibir, sedangkan sebuah gunting digambarkan tergeletak di atas rumput berwarna merah.
          
          https://www.wattpad.com/story/413027842

Benitobonita

5 - Pengantin Tanggungannya
          
          “Sudah selesai bermain, Jack?”
          
          Ellie hampir melompat saat mendengar suara Kincaid di belakangnya.
          
          Pria itu duduk di samping Ellie dan berkata pada bartender. “Wiski. Tanpa es.”
          
          Bagaimana dia bisa menemukanku?!
          
          Ellie menahan napas dan menoleh ke arah pria itu.
          
          Kincaid tidak terlihat lelah sama sekali. Kemeja cokelatnya bersih, seolah-olah dia telah tidur nyenyak semalaman—dan mungkin makan siang terlebih dahulu—sebelum datang ke sini.
          
          Dan, pria itu tidak menyematkan lencana seperti kemarin.
          
          Mengapa dia melepasnya? Alis Ellie berkerut. Apakah itu … membuatnya berada dalam posisi yang kurang menguntungkan di tempat ini?
          
          Ellie ingat bahwa Tuan Barlow juga tidak menyukai petugas hukum.
          
          https://www.wattpad.com/story/412922069

Benitobonita

1 - Suami Idaman Nona Pengacara
          
          Pas waktu kecil senang banget, ya? Ketawa terus, sih.
          
          Tatapan gemas lagi-lagi tersorot dari mata Wita hingga Yusuf yang sedari tadi mengamati wajah istrinya pun bertanya dengan nada halus. "Ma, mau kasih adik ke Keisha?"
          
          Hah?! Wita seketika bergeming. Pipi wanita itu terasa hangat ketika hati kecilnya menjawab, mau.
          
          "Kalo emang mau, mulai besok pil KB-nya enggak usah diminum lagi, ya, Ma."
          
          Ucapan ringan Yusuf membuat Wita refleks menoleh. Napas wanita itu pun langsung tertahan ketika mendapati suaminya sedang mengamatinya sambil tersenyum samar.
          
          https://www.wattpad.com/story/413027842