2 - Unclaimed
“Jadi,” suara Adrian mengembalikan konsentrasiku. “Apa yang telah Anda pelajari hingga saat ini?”
Aku mendorong pelan peta ke arahnya dan menunjuk area yang telah ditandai. Daerah konflik berada dekat dengan jalan umum—daerah yang tepat untuk perumahan dan area komersial.
“Berapa banyak developer yang akan kita hadapi, sir?”
“Tiga sejauh ini. Saya telah menyiapkan bukti-buktinya.”
Adrian memajukan tubuh, menjangkau tumpukan kertas di sebelaku.
Aroma tubuhnya terasa lebih kuat—kayu dan peppermint, hangat dan—mengundang.
Aku tanpa sadar ikut memajukan tubuh.
Milikku. Serigalaku mendengkur rendah.
Aku menarik napas cepat dan menampar pipiku sendiri, cukup kuat hingga terasa perih.
Gerakan tangan Adrian terhenti seketika. Dia melihatku—dan tersenyum jenaka.
“Memiliki masalah berat?”
Aku segera mengalihkan pandangan. “Hanya nyamuk.”
Pasanganku.
Oh, diamlah! Aku membentak serigalaku. Atau aku akan menjadi vegetarian selama sebulan.
https://www.wattpad.com/story/407889033