Black_P3arl
Menjadi penulis sejak tahun 2020 hingga sekarang membuatku memahami banyak hal tentang dunia menulis. Di awal, mungkin aku juga pernah berpikir bahwa sebuah karya akan dianggap baik jika mendapatkan banyak vote, komentar, atau perhatian dari pembaca. Namun seiring waktu, aku belajar bahwa ukuran sebuah tulisan tidak selalu ditentukan oleh angka-angka itu.
Jika seorang penulis hanya berpatokan pada vote dan komentar, perlahan hal itu bisa berubah menjadi tekanan. Ketika angka tidak sesuai harapan, rasa ragu mulai muncul, kepercayaan diri memudar, dan tanpa disadari writer’s block datang menghampiri.
Karena itu aku memilih cara yang berbeda untuk memandang tulisanku.
Bagiku, menulis adalah hobi. Sebuah ruang bebas tempat imajinasi hidup tanpa batas. Di dalamnya, aku bisa menciptakan dunia yang mungkin tidak pernah ada di kenyataan, dunia yang hanya lahir dari pikiran, perasaan, serta pengalaman yang kutuangkan lewat kata-kata.
Setiap cerita yang kutulis adalah pintu kecil yang kubuka bagi siapa saja yang ingin masuk. Di sana mungkin ada kebahagiaan, luka, pelajaran, atau sekadar kisah sederhana yang menemani waktu luang.
Itulah sebabnya aku tidak pernah meminta vote, komentar, ataupun meminta karyaku dibagikan. Jika ada yang membaca, itu sudah lebih dari cukup bagiku. Karena pada akhirnya, menulis bukanlah tentang seberapa banyak orang memujimu, tetapi tentang seberapa jujur kamu mengekspresikan dirimu melalui cerita.
Dan sejak awal, aku selalu memegang satu moto sederhana dalam hidupku: “Aku menulis bukan untuk dipuji, tetapi untuk mengekspresikan diriku.”
(Kreatifitas itu meliputi proses mencipta, bereksperimen, berkembang, mengambil resiko, melanggar aturan, berbuat salah dan bersukaria. 'Mary Lao Cook')
ybzhnlvs
@ Black_P3arl kamu penulis hebat ka, walaupun aku masi suka pusing sama teorinya :') tapi sumpah kamu keren sekali ka, maaf ya ka jarang komen, karna kadang aku bingung mau komen apa :( btw aku suka tulisan kaka, semua pesan yg ada di dlm ceritanya juga, semangat berkarya trs ya ka, cinta kaka author selalu
•
Reply