Black_P3arl

Ada yang kangen BIL ga...

Black_P3arl

@ mayaeve  diusahakan update setelah banding aku diterima ya. Karena BIL di report Sama oknum 
Reply

Black_P3arl

@ Girls_Sagi  bahagianya dikelilingi bunga-bunga lagi 
Reply

mayaeve

Kangen banget kk
Reply

Black_P3arl

Ada yang kangen BIL ga...

Black_P3arl

@ mayaeve  diusahakan update setelah banding aku diterima ya. Karena BIL di report Sama oknum 
Reply

Black_P3arl

@ Girls_Sagi  bahagianya dikelilingi bunga-bunga lagi 
Reply

mayaeve

Kangen banget kk
Reply

Black_P3arl

Promo Khusus awal Juni guys....
          
          1. Semua PDF diskon 10%. Buat yang beli 2 Fanfic gratis 1 pilih sendiri. Beli Tiga mendapatkan satu PDF gratis yang belum di update di WP.
          
          2. Akan ada dua pemenang yang like di semua story setiap aku up. Pemenang berhak memilih satu PDF Yang di inginkan ( kalo di hubungi gak respon ganti orang)
          
          3. Promo dibuka mulai hari ini tanggal 3-5 Juni 
          
          Thank you 
          
          

Black_P3arl

@ Artyajjah  benar 
Reply

Artyajjah

@ Black_P3arl  berarti klo di potong 10% bisa JD sktr 60K bener ga KA 
Reply

Artyajjah

@ Black_P3arl  wahh kereen nich
Reply

Black_P3arl

Siapa yang udah kelar baca PDF BIL?
          Boleh kok mengeluarkan semua gundah gulana disini 

rizky117

@ Littlexiaoyi  parah sumpah iya... Bahkan sampe skrg masih kepikiran. Lama sih kayanya move on nya ini...
Reply

Black_P3arl

@ Littlexiaoyi  ayah Wang sama Ian punya aku ya...
Reply

Littlexiaoyi

@ Black_P3arl  but overall, aku benar" suka peran semua Ayah dari S1-3 kecuali Bailey anj. Cerita nya indah untuk Diabadikan. Aku harap kak black Mau bikin buku fisik. Mau peluk Damian. 
Reply

Black_P3arl

Hallo, aku datang dengan informasi Pdf.
          Untuk pdf Buddy In Love sudah Ready ya.
          Silahkan chat nomor di bio WP, atau Instagram.
          Thank you..

Black_P3arl

@ Artyajjah  tetap tapi tentunya slow update 
Reply

Artyajjah

@ Black_P3arl  berarti ini ga end di WP ka
Reply

Black_P3arl

Dulu, sekitar tahun 2021, saya pernah mendapat tawaran dari sebuah penerbit buku. Mungkin ada yang masih familiar dengan dua karya saya, Symphoni Without You dan Tears Aclipse. Kedua karya itu pernah dipinang untuk diterbitkan.
          
          Dengan penuh semangat dan rasa percaya diri khas penulis muda saat itu, saya menerima tawaran tersebut. Beberapa minggu kemudian, setelah naskah kedua novel saya kirimkan, pihak penerbit tiba-tiba menghilang tanpa kabar.
          
          Sakit hati? Tentu saja.
          
          Sejak saat itu, saya memilih menarik kedua karya tersebut dari peredaran hingga hari ini. Pengalaman itu meninggalkan trauma yang cukup besar terhadap dunia penerbitan. Akibatnya, setiap kali ada pihak yang meminang karya saya melalui email, Instagram, maupun Wattpad, saya selalu memilih menolak.
          
          Beberapa kali Corazon Salvaje sempat dipinang, begitu juga dengan tiga karya omegaverse saya baru-baru ini. Namun lagi-lagi, saya menolaknya.
          
          Bukan hanya karena trauma, tetapi juga karena beberapa hal:
          
          1. Perlindungan hukum terhadap penulis dan hak cipta di Indonesia masih terasa belum benar-benar kuat.
          
          2. Saya tidak pernah tahu apakah mereka benar-benar tulus ingin bekerja sama, atau hanya ingin memanfaatkan karya orang lain.
          
          3. Ada ketakutan bahwa karya bisa dicuri, diplagiat, lalu diterbitkan ulang dengan nama pena berbeda demi keuntungan pribadi.
          
          Karena itu, saya lebih memilih menerbitkan karya dalam bentuk PDF saja. Tidak masalah bagi saya jika tulisan itu tidak menjadi buku fisik. Yang paling penting, tujuan dan makna dari setiap tulisan yang saya buat tetap bisa sampai kepada para pembaca.
          
          Karena pada akhirnya, saya menulis untuk mengekspresikan diri saya sendiri.

Black_P3arl

@ Sugiantoyant  amin, Amin, amin. Doa yang baik kembali untuk mu juga ♥️♥️
Reply

Sugiantoyant

@ Black_P3arl  kamu memang author terhebatku,seorg penulis yg terbaik yg pernah aku baca karyamu,semangaat KK walau kmu pernah dijahatin& kmu ttp memaafkan ny,sungguh aku ga tau hrs ngmng apa lagi,& aku yakin org yg sudah menjahati kmu akan mendptkan blasan dari Allah,& org baik spt kmu akan mendptkan kebahagian dunia akhirat aamiin,rezeki mu akan ttp mengalir deras kak
Reply

alinaxiao_02

@ Black_P3arl  Iya jie, biar bisa di jangkau sama orang2 kaya aku nantinya 
Reply

Black_P3arl

Promo Khusus awal Mei guys....
          
          1. Semua PDF diskon 10%. Buat yang beli 2 Fanfic gratis 1 pilih sendiri. Beli Tiga mendapatkan satu PDF gratis yang belum di update di WP.
          
          2. Akan ada dua pemenang yang like di semua story setiap aku up. Pemenang berhak memilih satu PDF Yang di inginkan ( kalo di hubungi gak respon ganti orang)
          
          3. Promo dibuka mulai hari ini tanggal 11-13 Mei 
          
          Thank you 

rizky117

@ Black_P3arl  aku juga mau banget kalau buddy in love udah ada pdf nya. Gemas kali pengen gigit Ethan...
Reply

Black_P3arl

@ Briliana2  belom ada 
Reply

Briliana2

@ Black_P3arl  buddy in love udh ada pdf nya blm ka
Reply

Black_P3arl

Semakin lama aku menulis, semakin aku menyadari bahwa adegan dewasa tidak harus selalu banyak, atau bahkan selalu ada. Justru ketika ditempatkan dengan tepat, ia menjadi klimaks dari hubungan yang dibangun perlahan bukan sekadar untuk memancing gairah seperti dalam novel-novel pornografi, tetapi sebagai bagian dari perjalanan emosional yang lebih dalam.
          
          Dalam konteks itu, adegan dewasa bisa menjadi bahasa tubuh dari cinta itu sendiri. Ia hadir bukan untuk mendominasi cerita, melainkan untuk memperkuat makna kedekatan, kepercayaan, dan kasih sayang di antara dua tokoh. Dengan begitu, pembaca tidak hanya melihatnya sebagai tindakan, tetapi juga ikut merasakan emosi yang mengalir di baliknya hingga sampai pada rasa hangat dan bahagia.
          
          Dan jika harus jujur, sebagai penulis aku justru paling menyukai adegan ciuman. Ada sesuatu yang jauh lebih jujur dan dalam di sana. Melalui sebuah ciuman, aku bisa merasakan interaksi perasaan yang lebih intim, lebih emosional, dan lebih bermakna dibandingkan adegan ranjang. Seolah-olah semua kata yang tidak terucap akhirnya menemukan jalannya dalam satu momen sederhana itu.

Black_P3arl

@ Sugiantoyant  tidak tahu harus bilang apa tapi terimakasih 
Reply

Black_P3arl

@ Cilunmanis  ♥️♥️♥️
Reply

Sugiantoyant

@ Sugiantoyant  cerita yg sangat bagus 
Reply