hi! sorry for posting this here, i just dropped a new story... if you have time, please check it out
Di bawah remang The Vault yang beraroma dosa, Isabella terpaksa meliukkan tubuhnya demi menyambung kuliah. Di usianya yang baru dua puluh tahun, mahasiswi ini harus menukar harga diri dengan tarian yang provokatif.
Tanpa menyadari bahwa dari sudut VIP yang gelap, Sebastian sedang merekam setiap inci goyangan pinggulnya dengan tatapan lapar yang dingin. Begitu musik usai, pengusaha berusia tiga puluh tahun itu menarik Isabella ke dalam kuasanya, membiarkan aroma maskulin dan napas berbau wiski mengepung indra gadis itu.
Sebastian menekan ponselnya yang masih memutar video panas tadi tepat ke dada Isabella yang naik-turun tak beraturan. "Video ini hilang dan seluruh biaya kuliahmu lunas jika kau keluar dari lubang sampah ini sekarang," bisiknya serak, selagi jemarinya merayap kasar dari rahang hingga ke pangkal paha Isabella.
Sambil menyentakkan pinggul gadis itu hingga menempel pada tubuhnya yang tegang, ia memberikan ultimatum mutlak "Imbalannya? Mulai malam ini, setiap lekuk tubuhmu hanya milikku, kau hanya akan menari di kamarku, sampai aku puas."
Isabella membeku di antara aroma kemewahan dan ancaman yang menghancurkan. Akankah ia menyerahkan sisa dunianya pada pria asing ini, atau membiarkan rekaman itu menghancurkan masa depannya selamanya? Satu jawaban, dan takdirnya tak akan pernah sama lagi.
https://www.wattpad.com/story/409366453?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=renzohere