Claire_mehdel

Aku mencintaimu
          	dengan cara yang tak selalu sehat
          	menyebut namamu dalam diam,
          	menjadikan bayangmu rumah
          	dan kehilanganmu, doa yang tak pernah selesai.
          	
          	Aku menanam kamu
          	terlalu dalam di dadaku,
          	hingga setiap detak
          	tak lagi bertanya “siapa aku”,
          	melainkan “apakah kau masih di sana?”
          	
          	Obsesi itu halus, katanya.
          	Ia datang menyerupai cinta,
          	membungkus rindu dengan janji,
          	lalu pelan-pelan
          	menggerogoti diriku sendiri.
          	
          	Aku ingin memilikimu
          	bahkan ketika kau tak lagi ingin dimiliki.
          	Aku ingin bertahan
          	meski semesta sudah berkali-kali
          	memintaku belajar pergi.
          	
          	Maka pelepasan ini
          	bukan karena cintaku mati,
          	melainkan karena aku ingin hidup.
          	
          	Aku mengikhlaskanmu
          	seperti laut mengikhlaskan ombak
          	tetap mencintai,
          	tanpa harus menahan.
          	
          	Dan jika suatu hari
          	kau merindukan namaku,
          	biarlah ia datang
          	bukan sebagai luka,
          	melainkan kenangan
          	yang akhirnya bisa bernapas.
          	

Claire_mehdel

Aku mencintaimu
          dengan cara yang tak selalu sehat
          menyebut namamu dalam diam,
          menjadikan bayangmu rumah
          dan kehilanganmu, doa yang tak pernah selesai.
          
          Aku menanam kamu
          terlalu dalam di dadaku,
          hingga setiap detak
          tak lagi bertanya “siapa aku”,
          melainkan “apakah kau masih di sana?”
          
          Obsesi itu halus, katanya.
          Ia datang menyerupai cinta,
          membungkus rindu dengan janji,
          lalu pelan-pelan
          menggerogoti diriku sendiri.
          
          Aku ingin memilikimu
          bahkan ketika kau tak lagi ingin dimiliki.
          Aku ingin bertahan
          meski semesta sudah berkali-kali
          memintaku belajar pergi.
          
          Maka pelepasan ini
          bukan karena cintaku mati,
          melainkan karena aku ingin hidup.
          
          Aku mengikhlaskanmu
          seperti laut mengikhlaskan ombak
          tetap mencintai,
          tanpa harus menahan.
          
          Dan jika suatu hari
          kau merindukan namaku,
          biarlah ia datang
          bukan sebagai luka,
          melainkan kenangan
          yang akhirnya bisa bernapas.