i-am-a-p-i-g

Hay kak makasih udah mampir baca Birokrasi Edan Mbak-Mbak. Gimana nih ceritanya, ada kritik dan saran kak?

i-am-a-p-i-g

@i-am-a-p-i-g tunggu sekuelnya aja kak. Masih ada next storynya. Habis cerita yang kedua yang sekarang masih on going. "CEO meet Ghost" 
            
            Bantu share juga kak
Reply

Deameliandini

@ i-am-a-p-i-g  amannn kaaaa, cerita lucu tulisan rapih keren kaaaa semangat teruss untuk nulissnyaaa, bisa kali extra part
Reply

purplerillianaa

Hai, kak? Sambil nunggu buka, baca cerita aku, yuk. Judulnya INVERSION. Baca dulu deh, siapa tahu suka. Ceritanya seru kok. 
          
          https://my.w.tt/AuV4YS3s3W
          
          Sinopsis : Dari sekian banyaknya hal yang masuk ke dalam daftar tentang hal-hal yang Disa benci, keramahtamahan palsu adalah salah satunya. Disa tidak suka berlaku munafik. Ia akan tersenyum jika memang sesuatu itu dirasa perlu diberi senyuman. Jika tidak, ia akan lebih memilih menampakkan bare face-nya, tidak peduli jika orang-orang melabelinya dengan sebutan cewek judes, songong, dan sebangsanya. Namun, sejak salah satu guru muda disekolahnya yang memiliki senyum sejuta Watt pindah ke samping rumahnya, Disa tahu, hidupnya tidak akan lagi sama. Hal yang ia benci, keramahtamahan palsu ini, harus ia lakukan demi mendapat nilai sikap minimal B dan lulus SMA dengan durasi normal 3 tahun. Jika tidak? Haha. Siap-siap saja memperpanjang durasi, karena nyatanya, seorang Disa Swastikana memang sejudes dan sesongong itu. Tanpa keramahtamahan palsu, Disa positif akan mendapat nilai sikap C. 
          
          Tapi, siapa sangka jika menjalani sesuatu yang kita benci terkadang membuka peluang untuk kita menemukan sesuatu yang lebih hebat dari rasa benci itu sendiri? Memang apa? Kalian pasti tahu jawabannya.
          
          Jangan lupa vote dan comment ya kakak. Makasih