Dragonflyeternal

this message may be offensive
Bab 7 Midnight Moon sudah up di Lynk
          	Cuplikan: 
          	Delapan bulan yang lalu
          	“Hei, Orpheus….”
          	Sebuah suara membuatku membuka mata yang terasa begitu berat.
          	Aku mengedip. Semuanya tampak kabur. Berbayang. Kepalaku seperti terbakar.
          	Wajah Killian perlahan muncul dalam pandanganku. Ia terlihat khawatir sekaligus marah.
          	Seperti biasa, pikirku.
          	Terlalu emosional.
          	“Apa yang kau lakukan di sini?” tanyaku lirih. “Di mana ini?”
          	Aku mengerjap menatap sekeliling. Semuanya terlihat asing dan sangat terang.
          	“Apakah aku sudah mati?” tanyaku lagi. 
          	Killian langsung tergelak.
          	“Ya, tapi Tuhan menertawakanmu dan mengirimmu kembali ke sini.”
          	Aku mengernyit bingung, yang kemudian membuatku meringis kesakitan.
          	Tanganku spontan menekan kepalaku yang kini terlilit sesuatu yang kasar.
          	“What the fuck?” erangku. “Apa yang terjadi?”
          	"Apa yang kau ingat?" Killian menyandarkan punggung ke kursi di samping ranjang. 
          	Aku menatapnya beberapa detik. “Aku ingat Levy menembakku di kepala.”
          	“Ya,” balas Killian. “Aku dan Hector menemukanmu di atas atap gereja. Sekarat, tapi masih bernapas. Kau ada di rumah sakit sekarang.”
          	“Rumah sakit?” Kualihkan pandangan ke arah lenganku.
          	Jarum infus.
          	Monitor jantung.
          	Sial.
          	Aku benar-benar berada di rumah sakit.

Dragonflyeternal

this message may be offensive
Bab 7 Midnight Moon sudah up di Lynk
          Cuplikan: 
          Delapan bulan yang lalu
          “Hei, Orpheus….”
          Sebuah suara membuatku membuka mata yang terasa begitu berat.
          Aku mengedip. Semuanya tampak kabur. Berbayang. Kepalaku seperti terbakar.
          Wajah Killian perlahan muncul dalam pandanganku. Ia terlihat khawatir sekaligus marah.
          Seperti biasa, pikirku.
          Terlalu emosional.
          “Apa yang kau lakukan di sini?” tanyaku lirih. “Di mana ini?”
          Aku mengerjap menatap sekeliling. Semuanya terlihat asing dan sangat terang.
          “Apakah aku sudah mati?” tanyaku lagi. 
          Killian langsung tergelak.
          “Ya, tapi Tuhan menertawakanmu dan mengirimmu kembali ke sini.”
          Aku mengernyit bingung, yang kemudian membuatku meringis kesakitan.
          Tanganku spontan menekan kepalaku yang kini terlilit sesuatu yang kasar.
          “What the fuck?” erangku. “Apa yang terjadi?”
          "Apa yang kau ingat?" Killian menyandarkan punggung ke kursi di samping ranjang. 
          Aku menatapnya beberapa detik. “Aku ingat Levy menembakku di kepala.”
          “Ya,” balas Killian. “Aku dan Hector menemukanmu di atas atap gereja. Sekarat, tapi masih bernapas. Kau ada di rumah sakit sekarang.”
          “Rumah sakit?” Kualihkan pandangan ke arah lenganku.
          Jarum infus.
          Monitor jantung.
          Sial.
          Aku benar-benar berada di rumah sakit.

Dragonflyeternal

Bab 5 season 2 Midnight Moon sudah update di Lynk.
          Cuplikan: 
          Untungnya bagiku, lamaran Ethan adalah satu-satunya hal yang terjadi malam itu.
          Anton Gabasa tidak mendadak muncul dan memergokiku. Aku tidak perlu khawatir. Kesempatanku untuk membunuh pria itu masih terbuka lebar, sesuai dengan rencanaku.
          Keesokan harinya, pukul 09.30, aku, Daisy, dan Aaron sudah berada di rumah sakit. Kami duduk menunggu bersama puluhan orang lain yang sepertinya memiliki tujuan yang sama.
          Aku mengenakan gaun yang kupadukan dengan blazer berwarna gelap agar terlihat profesional. Rambut pirangku tersisir rapi membingkai wajahku yang tertutup riasan cukup tebal. Belati yang terselip di pahaku terasa mengganjal, tetapi kuabaikan. Mungkin aku akan membutuhkannya di menit-menit terakhir.
          Duduk di sebelah Daisy, kupeluk erat tas selempang di pangkuanku. Di dalamnya ada sebuah pistol dan beberapa peluru. Benda yang kuharapkan akan kupakai untuk membunuh Anton Gabasa.
          Namun sebelumnya, masih ada satu hal yang harus kulakukan.
          Mencari tahu di mana pria itu berada.

Dragonflyeternal

Buat kalian yang penasaran sama lanjutannya Midnight Moon, 2 bab season 2 sudah di up di Lynk. id. Ini bukan pdf ya, gaes, jadi cuman bisa dibaca ditempat. Untuk buka akses hanya sekali bayar Rp45.000 aja. Setelah beli, kalian bisa lanjut baca sampai cerita selesai tanpa perlu bayar lagi.
          
          ✨ Yang perlu diketahui:
          
              Harga Rp45.000 (sekali bayar).
          
              Akses baca sampai novel tamat.
          
              Cerita akan di-update per bab.
          
              Aku akan usahakan update serutin mungkin sampai ceritanya selesai.
          
          Kalau ada kalanya update agak terlambat karena urusan pribadi atau pekerjaan, makasih banyak ya sudah sabar. Aku tetap berkomitmen buat menyelesaikan Midnight Moon sampai ending.
          
          Terima kasih banyak buat yang sudah mendukung karyaku. Semoga kalian menikmati perjalanan cerita ini! ❤️
          
          Link ada di halaman profil, thank you.

Dragonflyeternal

NEW RE-MAKE 
          
          MIDNIGHT MOON
          
          Blurb: Orpheus adalah seorang pembunuh bayaran.
          Sejak kecil, ia hidup dalam bayang-bayang darah, aturan, dan kesendirian yang membuatnya menjadi pembunuh bayaran terbaik di dalam organisasi. Hingga suatu hari, Orpheus memutuskan untuk meninggalkan dunia itu demi mengejar ketenangan.
          Namun ketenangan tidak datang semudah yang Orpheus harapkan.
          Seorang wanita muncul dan perlahan menembus kesendirian yang selama ini ia bangun. Di tengah rahasia yang terus mengejar, Orpheus harus memilih: mempertahankan ketenangan yang ia impikan, atau mempertaruhkan segalanya demi sebuah penebusan jiwa.
          
          https://www.wattpad.com/story/411215232-midnight-moon