Drakenz

Bacaan Barumu nih. 
          	
          	Judul Cerita : Heaven's Diciple: Ranadipraja 
          	Author : Drakenz 
          	Genre : Romance fantasi
          	Status : On going 
          	
          	Link Cerita : https://www.wattpad.com/story/405866525?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Drakenz
          	
          	Sinopsis singkat : Arvenzo Baswara Ranadipraja atau yang lebih dikenal dengan nama Arven sudah lama disakiti dan diselingkuhi, kini ia mencoba mencari cinta baru lewat sebuah aplikasi. Namun perjalanan cintanya jauh lebih rumit dari yang ia kira. Banyak hal terjadi sejak itu, politik, bisnis, dll
          	
          	'apa yang akan terjadi berikutnya?'

Drakenz

Bacaan Barumu nih. 
          
          Judul Cerita : Heaven's Diciple: Ranadipraja 
          Author : Drakenz 
          Genre : Romance fantasi
          Status : On going 
          
          Link Cerita : https://www.wattpad.com/story/405866525?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Drakenz
          
          Sinopsis singkat : Arvenzo Baswara Ranadipraja atau yang lebih dikenal dengan nama Arven sudah lama disakiti dan diselingkuhi, kini ia mencoba mencari cinta baru lewat sebuah aplikasi. Namun perjalanan cintanya jauh lebih rumit dari yang ia kira. Banyak hal terjadi sejak itu, politik, bisnis, dll
          
          'apa yang akan terjadi berikutnya?'

Maharani_Sundari31

HALLO HALLO HALLO‼️
          Izin promosi yaawww
          
          ⠖◌˚ Genre : slice of life, romance, persahabatan
          ⠖◌˚ Link Cerita : https://www.wattpad.com/story/395901571
          
          ⠖◌˚ Blurb : Nggak ada yang tahu gimana rasanya jadi aku. Dan mungkin memang nggak harus tahu.
          
          Setiap hari kulalui seperti bayangan. Aku berjalan, berbicara, tertawa... tapi semua terasa palsu. Di dalam, ada ruang kosong yang nggak bisa diisi.
          
          Aku pernah punya seseorang. Dia bukan pahlawan, tapi cukup kuat untuk tetap tinggal saat aku mulai goyah. Dia nggak pernah janji apa-apa, hanya bilang, "    ,     ."
          
          Lalu dia pergi. Nggak dengan drama. Nggak dengan suara. Hanya... hilang.
          
          Hari-hariku setelah itu membisu. Aku hampir berhenti percaya pada diriku sendiri. Sampai suatu sore, aku menemukan sesuatu di laci, cup es krim plastik. Bekas. Kusam. Tapi di bagian luarnya ada tulisan spidol yang mulai pudar "   ,  .   ."
          
          Kupandangi benda kecil itu lama. Tanganku gemetar. Hatiku... sesak. Es krim itu bukan sekadar makanan. Itu adalah sisa dari masa ketika aku masih merasa hidup.
          
          Sejak hari itu, aku mencoba. Bukan karena aku sudah sembuh. Tapi karena aku sadar... aku masih punya bukti.
          
          Dan jika suatu hari kamu melihatku tersenyum sambil memegang cup kosong, jangan tanya kenapa. Karena buatku... es krim itu bukan sekadar rasa manis. Itu bukti. Bahwa aku masih di sini. Masih bernapas. Masih percaya.
          
          ⠖◌˚ Pesan Singkat : Es krim itu jadi semacam bukti.
          Bahwa di tengah dunia yang terasa terlalu keras, masih ada yang menganggapku cukup.