Aquila_Symphony

Mampir yuk kk ke ceritaku... cerita amatiran yang masih banyak butuh kritik dan saran... feedback? Boleh... foll and back? Leh ugha...
          Gak maksa kok... moga kk suka...
          
          (Menuju kedewasaan) https://my.w.tt/JQJZGfGv4O
          
          Dan wattpad terbaru (You're my panda) 
          https://my.w.tt/SJ86Jd13ZX
          
          Dan kedua ceritanya masih berhubungan satu sama lain kok... 

opetsay

Aragian part empat sudah update
          
          
          https://my.w.tt/pRA1zlhHpV
          
          "Gue mau hubungan kita cukup sampai sini."
          
          
          Perkataan sederhana itu memiliki makna yang mendalam bagi Qiara. Ia mencerna lagi perkataan itu berusaha beranggapan pemdengarannya bermasalah. Namun setelah diulang berkali-kalipun di otaknya, perkataan itu tidak salah.
          
          
          Orang di depannya ini meninggalkannya, perlahan menjauh dari posisi semula. Langkah orang itu lambat seperti slow motion. Qiara mencoba melangkahkan kakinya menyusul tangan itu, tapi sebuah tangan berhasil menghentikan langkahnya. Orang itu menggeleng memberi isyarat agar Qiara berhenti melangkah.