Hai-hai... nggak terasa sudah satu Desember. Novel 'Akankah Kita' sudah sampai di Bab 14. Kurang 7 Bab lagi tamat, lama ya? Haha...
Ini cerita mau aku edit dan perbaiki dari sisi kepenulisan, layout, de el el, terus aku lempar ke penerbit indie. Kira-kira ada yang mau pesan kalau aku buka PO?
Yah... nggak ya? Tapi tetep aku lempar ke sana. Haha, tetap optimis.
Sambil nunggu 'Akankah Kita' yang update sebulan 2x ini, aku sudah siapkan cerita yang lebih menarik lagi, sedikit spoiler nih...
"Dia... mampu membuat pria jatuh cinta dengan hanya sekali menatapnya." - Arsen Pramudya.
"Kamu pikir aku suka seperti ini? Mereka yang mendekatiku dan menatapku seakan aku adalah mangsa yang empuk. Kamu tahu bagaimana rasanya direndahkan?" - Berlian Pratista.
"Menurutmu apa yang membedakanku dengan pria kebanyakan yang mentapanya dengan mata yang menyala-nyala hingga aku bertahan dengannya sejak jaman putih abu-abu hingga detik ini? Penghormatan, penghargaan, dan pengendalian." - Rei Almazan.
Cukup! Penasaran? Tunggu tanggal publishnya ya...
Di Bab 14 ini, Aditya berpihak pada Shin. Ah, akhirnya mereka bersatu. Udah, daripada banya cing-cong, yuk mampir! Happy reading ^^